Tinggal menghitung hari masyarakat yang hidup merantau pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga dan sanak saudara.
Pemerintah memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi dua gelombang, yakni pada 14-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026.
Sedangkan untuk arus balik mudik Lebaran juga akan terjadi dua gelombang, yakni pada 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026.
Menurut data, diperkiraan sebanyak 143,9 juta orang melakukan perjalanan mudik Lebaran. Hal itu tentu memicu lonjakan kendaraan di sejumlah jalur utama, khususnya di tol Trans Jawa dan jalan arteri menuju daerah tujuan pemudik.
Agar perjalanan mudik dan balik Lebaran 2026 tetap aman dan lancar tanpa macet, owrite memiliki beberapa tips nih. Berikut tips agar terhindar macet saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, seperti dilansir dari berbagai sumber, Kamis, 12 Maret 2026.
- Hindari Perjalanan Saat Puncak Arus Mudik dan Arus Balik
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pemerintah sudah menetapkan prediksi puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Agar terhindari dari kemacetan, sebaiknya Anda menghindari waktu-waktu tersebut. Sebisa mungkin berangka dan pulang lebih awal sebelum puncak arus mudik dan arus balik.
- Pastikan Saldo Tol Elektronik Cukup
Sebelum berangkat, pastikan saldo tol elektronik Anda cukup. Sebab kemacetan bisa terjadi di gerbang tol akibat kendaraan yang mengalami kendala pembayaran. Dengan begitu perjalanan Anda akan lebih nyaman tanpa harus antre panjang.
- Gunakan Aplikasi Navigasi Berbasis Data Real Time
Ketika Anda membutuhkan aplikasi navigasi, pastikan yang berbasis data real time. Tujuannya adalah untuk membantu pengemudi memantau kondisi lalu lintas secara langsung. Biasanya navigasi ini akan memberikan informasi jalur alternatif ketika terjadi kemacetan di rute utama.
- Pilih Waktu Keberangkatan
Kebanyakan pemudik memilih keberangkatan saat malam hari atau setelah sahur. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan kendaraan di tol. Anda bisa coba alternatif berangkat siang atau sore hari untuk menghindari kemacetan panjang.
- Ikuti Aturan Rekayasa Lalu Lintas
Selama periode mudik, pemerintah biasanya menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas seperti sistem ganjil-genap, one way, dan contraflow. Mematuhi aturan tersebut sangat penting agar arus kendaraan tetap terkontrol dan tidak menimbulkan kemacetan tambahan.
