Bulan Syawal adalah bulan yang datang setelah Ramadan. Bulan ini dimaknai sebagai bulan kemenangan bagi umat Islam.
Syekh Alamud Din As-Sakhawi di dalam kitabnya Al-Masyhurfi Asmail Ayyam wasy Syuhur menyebutkan bahwa Syawal berasal dari kata syalatil ibilu aznabaha lit taraq yang artinya unta itu mengangkat ekornya untuk kawin. Jika kata Syawal dijamakkan menjadi syawawil dan syawalat.
Kata Syawal berasal dari bahwa Arab, yaitu syala yang berarti irtafa’a, naik atau meninggi. Orang Arab biasa berkata, syala al-mizan (naik timbangan), idza irtafa’a (apabila ia telah meninggi).
Sementara itu, dalam kitab Al-Bidayah wa an-Nihayah, Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menikahi Aisyah untuk membantah keyakinan yang salah sebagian masyarakat yaitu tidak suka menikah di antara dua Id (bulan Syawal termasuk di antara Idulfitri dan Idul adha), mereka khawatir akan terjadi perceraian.
Keutamaan Bulan Syawal
Bulan Syawal ini juga tidak hanya sebatas perayaan Idulfitri, tapi juga memiliki keutamaan lain, yakni sebagai awal baru untuk melanjutkan amal ibadah yang telah dibangun selama sebulan penuh.
Di bulan ini, umat muslim diuji untuk membuktikan ketakwaan dalam beribah yang sudah dijalankan selama Ramadan. Apakah ketakwaan dalam beribadah itu bersifat sementara atau mampu dipertahankan secara konsisten.
Bulan Syawal adalah bulan kembalinya umat muslim kepada fitrahnya setelah selama sebulan penuh diwajibkan menjalankan puasa dan ibadah lainnya.
Dengan catatan, ibadah puasa yang dijalaninya dilakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh keimanan.
Hal ini sesuai hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Barang siapa yang melaksanakan puasa Ramadhan dengan keimanan dan keikhlasan, maka diampuni dosanya yang telah berlalu”.
(Hadis Shahih, riwayat al-Bukhari: 37 dan Muslim: 1266).
Selama Bulan Syawal sendiri terdapat amalan-amalan istimewa yang dianjurkan untuk dikerjakan dan menjanjikan pahala yang berlipat ganda bagi umat Muslim.
Adapun amalan-amalan yang baik dilakukan di Bulan Syawal, berikut rangkumannya, Selasa, 24 Maret 2026.
- Puasa 6 Hari di Bulan Syawal
Amalan yang bisa dilakukan selama Bulan Syawal adalah puasa selama 6 hari. Puasa 6 hari pada bulan Syawal pahalanya setara satu tahun.
Puasa ini biasanya dilakukan mulai hari kedua dari bulan Syawal, karena di hari pertama adalah hari raya Idulfitri yang diharamkan untuk melaksanakan ibadah puasa. Puasa Syawal ini juga jadi penyempurna amalan pada bulan Ramadan.
من صام رمضان ثم أتبعه بست من شوال كان كصيام الدهر” رواه مسلم
Barang siapa yang telah melaksanakan puasa Ramadan, kemudian dia mengikutkannya dengan berpuasa selama 6 (enam) hari pada bulan Syawal, maka dia (mendapatkan pahala) sebagaimana orang yang berpuasa selama satu tahun.”
Dalam hadits lain disebutkan:
عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ قَالَ « مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا)
Dari Tsauban, bekas budak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
Barangsiapa berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Idulfithri, maka ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas sepuluh kebaikan semisal.”
(HR. Ibnu Majah no. 1715. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadis ini shahih).
- Bulan Baik untuk Menikah
Bagi Anda yang ingin menikah, di Bulan Syawal adalah waktu yang tepat dan baik. Seperti yang dikisahkan dalam hadits muslim dari istri Rasulullah SAW yaitu Aisyah ra.
Rasulullah SAW menikahiku saat bulan Syawal dan mengadakan malam pertama dengan aku di bulan Syawal. Manakah istri beliau yang lebih mendapatkan perhatian selain aku?”
(HR. Muslim, An Nasa’i).
- Bulan Silaturahmi
Bulan Syawal juga disebut Bulan Silaturahmi. Di bulan ini, Muslim lazim melakukan anjangsana ke rumah saudara, kerabat maupun tetangga untuk bersalam-salaman dan bermaaf-maafan.
لْتَقِيَانِ فَيُعْرِضُ هَذَا وَيُعْرِضُ هَذَا، وَخَيْرُهُمَا الَّذِى يَبْدَأُ بِالسَّلاَمِ» رواه أبو داود
Tidak halal bagi seorang muslim tidak menegur sapa terhadap saudara muslim lainnya melebihi tiga malam. Keduanya berjumpa tapi saling berpaling. Dan yang paling baik di antara keduaanya yang memulai mengucapkan salam.”
(HR. Abu Daud).
- Bulan Peningkatan Ibadah
Syawal adalah bulan peningkatan amal kebaikan, oleh karena itu, umat muslim diharapkan bisa terus meningkatkan kualitas ibadah setelah satu bulan sebelumnya menjalani ibadah puasa Ramadan dan juga di bulan-bulan selanjutnya.
