Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 25 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Rekrutmen 30 Ribu SPPI oleh Kemhan Picu Kecurigaan, Kopdes Merah Putih Dikelola Ala Militer?
Nasional

Rekrutmen 30 Ribu SPPI oleh Kemhan Picu Kecurigaan, Kopdes Merah Putih Dikelola Ala Militer?

owrite-adi-briantikadusep-malik
Last updated: Maret 25, 2026 12:38 pm
Adi Briantika
Dusep
Share
Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
Seorang Bintara Pembina Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (19/2/2026). Kementerian Koperasi menyatakan telah selesai membangun sebanyak 1.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dari target 80 ribu unit. (ANTARA FOTO/Andry Denisah/foc.)
SHARE

Rencana Kementerian Pertahanan merekrut 30 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih memunculkan polemik. 

Langkah ini dinilai bukan sekadar urusan efektivitas birokrasi, melainkan kental dengan nuansa politis dan upaya mengamankan program strategis Presiden Prabowo melalui sistem komando militer.

Pengamat Politik dari Citra Institute, Efriza, menilai pelibatan Kemhan dan TNI yang merambah hingga ke ranah ekonomi pedesaan memiliki dua sisi. 

Pertama, pemerintah membutuhkan aparatur yang memiliki jangkauan teritorial terkuat hingga ke level terbawah demi percepatan program. Kedua, langkah ini menyingkirkan peran sipil dan ahli di bidang agribisnis maupun koperasi.

Kalau seandainya sipil, yang dikhawatirkan adalah sifatnya terbuka (banyak perdebatan). Sementara TNI sifatnya komando. Jadi memang di balik itu ada niat supaya program strategis Prabowo berstatus sistem komando hierarkis. Sangat mudah dikontrol, diawasi, dan mendapat kepastian program berjalan cepat,”

kata Efriza, kepada owrite, Rabu, 25 Maret 2026. 

Efriza menjelaskan, ketergantungan Presiden Prabowo pada instrumen militer tidak terlepas dari latar belakangnya, serta posisinya yang dikelilingi oleh purnawirawan di lingkar inti kekuasaan, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Pelibatan militer dalam program seperti Kopdes dan Badan Gizi Nasional (BGN) adalah cara pemerintah meredam gejolak dan penolakan dari publik.

Siapa yang berani untuk menggugat BGN lebih jauh? Siapa yang berani berteriak tentang program makan bergizi gratis? Tidak bisa, bukan? Supaya mengamankan program strategis pemerintah, ya, dengan menggunakan militer,”

ucap Efriza. 

Dia pun menyoroti perihal pengerahan prajurit atau struktur Kementerian Pertahanan untuk mengurus koperasi desa sudah melenceng jauh dari tugas pokok militer. Ia membantah argumen yang menyebut hal ini masuk dalam kategori Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Dari mulai proposal, pelaporan, sampai pengawasan ada di tingkat TNI. Itu terlalu jauh masuk ke ranah ekonomi. Ini mirip seperti Orde Baru. Kalau dulu ‘Militer Masuk Desa’, kalau ini ‘Militer Masuk Kopdes’,”

tegas Efriza.

Kondisi ini berpotensi menciptakan ketegangan dan intimidasi secara birokratis di tingkat akar rumput. Kehadiran aparat di urusan ekonomi desa ditakutkan menjadi alat tekan yang membuat aparat desa tidak berdaya.

Maka (pemerintah) desa-desa tidak bisa banyak berbicara. Dipotong anggarannya untuk Kopdes atau apa pun, akhirnya (pemerintah desa) terkesan mengiyakan saja karena adanya aparat keamanan sebagai alat tekan. Itu yang dikhawatirkan publik,”

papar dia. 

Perluasan Penugasan

Awalnya, Calon SPPI yang mendaftar akan melalui proses seleksi dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan. Mereka yang lolos bakal menempati posisi manajer di Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah. 

Seluruh sarjana maupun magister dari semua jurusan bisa mendaftar. Perekrutan SPPI ini dijadwalkan bakal dimulai pada Juni 2026. Mereka akan menjadi tenaga pengawak bagi 80 ribu koperasi yang ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus tahun ini.

Namun, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait berkata perluasan peran tersebut, kini sedang dimatangkan bersama lintas kementerian dan lembaga.

Pemerintah juga tengah merumuskan skema penempatan dan penugasan SPPI yang lebih luas dalam berbagai program prioritas nasional, sehingga tidak terbatas pada Koperasi Desa Merah Putih saja,”  

kata Rico kepada owrite.

Mengingat cakupan tugas SPPI yang direncanakan semakin luas dan melibatkan banyak sektor, Rico menekankan pentingnya sinkronisasi kewenangan antar-instansi. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih peran saat para sarjana ini diturunkan ke lapangan.

Seluruh proses ini dilakukan melalui koordinasi erat antar kementerian/lembaga untuk memastikan adanya sinkronisasi peran, tata kelola yang jelas, serta dukungan kelembagaan di tingkat pusat dan daerah,”

ucap Rico.

Tag:BGNKemhanKopdesMiliterprabowoSarjana Penggerak Pembangunan IndonesiaTNI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Keluarga Ermanto Usman didampingi kuasa hukum Dharma Pongrekun melaporkan ulang kasus kematian Ermanto ke Polda Metro Jaya dengan dugaan pembunuhan berencana
Daerah

Ragu Hasil Penyelidikan Polisi, Keluarga Ermanto Usman Duga Ada Rencana Pembunuhan

Keluarga Ermanto Usman menyatakan ketidakpuasannya terhadap hasil penyelidikan Polda Metro Jaya, terkait kasus pembunuhan aktivis pekerja pelabuhan, pada 2 Maret 2026. Polisi sebelumnya menyimpulkan bahwa Ermanto (65) dan istrinya, Pasmilawati…

By
Ivan
3 Min Read
Sop Sengkel
Hype

Gurihnya Meresap Hingga ke Tulang, Sop Sengkel Incaran Pecinta Kuliner Berkuah

Sejak beberapa hari terakhir cuaca di Jabodetabek tak menentu, kadang panas terik, kadang hujan deras yang membuat suhu udara terasa lebih dingin dan tubuh cepat kehilangan kehangatan. Dalam kondisi seperti…

By
Syifa Fauziah
Ivan
3 Min Read
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Nasional

Gegara Coretax, Purbaya Perpanjang Pelaporan SPT Orang Pribadi hingga April 2025

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang batas waktu pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan untuk wajib pajak orang pribadi hingga akhir April 2025. Perpanjangan dilakukan menyusul sejumlah kendala teknis, khususnya terkait…

By
Anisa Aulia
Amin Suciady
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Gambar ilustrasi tekanan kesehatan mental pada. (Gambar dibuat oleh AI)
Nasional

Darurat Kesehatan Mental Anak Indonesia: Terhimpit Tekanan Hidup yang Tak Pernah Mereka Pilih

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memaparkan hasil temuan dari pogram Cek Kesehatan Gratis (CKG)…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
48 menit lalu
Acara GoMudik di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta
Nasional

(Part II) Tarif Meroket, Driver Ojol Nyaris Kolaps “Dicekik” Aplikator, Pemerintah Kemana?

Perubahan Pola Pemesanan Di sisi lain, salah satu perusahaan ojek online terbesar…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
2 jam lalu
Pekerja menyelesaikan pembangunan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Mangasa, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (6/2/2026). Pemerintah menargetkan 60 ribu Koperasi Merah Putih dapat beroperasi hingga akhir Desember 2026.
Nasional

Polemik 30 Ribu SPPI Kemhan: Waspada Celah Hukum Korupsi dan Kemunduran Reformasi

Pengamat Politik dari Citra Institute, Efriza, menyorot rencana Kementerian Pertahanan merekrut 30…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
2 jam lalu
Kendaraan roda empat melaju di Tol Trans Jawa, Semarang-Solo KM 443 B, Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah
Nasional

Korlantas Resmi Cabut One Way di Tol Trans Jawa KM 414 – KM 263

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menghentikan skema one way nasional saat arus…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteIvan OWRITE
By
Rahmat
Ivan
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up