Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 18 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • BMKG
  • iran
  • Banjir
  • sumatera
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / 2 Kapal RI Ketahan di Selat Hormuz, Pengamat: Dampak Prabowo Ikut BoP Mulai Terasa
Ekonomi Bisnis

2 Kapal RI Ketahan di Selat Hormuz, Pengamat: Dampak Prabowo Ikut BoP Mulai Terasa

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Maret 30, 2026 2:39 pm
Iren Natania
Dusep
Share
ilustrasi kapal Pertamina.
ilustrasi kapal Pertamina (Foto: Instagram pertaminatranskontinental)
SHARE

Pengamat tambang dan energi Ferdy Hasiman mengatakan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia memengaruhi dua kapal mili PT Pertamina International Shipping (PIS) masih tertahan di Selat Hormuz. Menurut Ferdy, jika dua kapal tersebut masih terus tertahan di wilayah tersebut, maka akan memengaruhi pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas di dalam negeri. 

Selat Hormuz ini kan (memasok) untuk Indonesia di kisaran 15-20 persen. Kalau saya tidak salah di Pertamina itu pasokannya paling besar dari Timur Tengah itu kilang Cilacap crude-nya dari daerah Qatar, Bahrain atau apa gitu. Selain itu LPG kita impornya kan di angka 70 persen, tentu sangat berpengaruh secara nasional (jika kapal RI tertahan di Selat Hormuz),”

kata Ferdy pada Owrite, Senin, 30 Maret 2026.

Ferdy kemudian menggarisbawahi bergabungnya Indonesia dengan Board of Peace (BOP) yang dianggap memengaruhi keputusan Iran dalam mengizinkan kapal Indonesia untuk melintasi Selat Hormuz.

Kapal kita yang ditahan di Selat Hormuz dampak dari Presiden (Prabowo Subianto) untuk bergabung dengan BOP. Lalu hubungan diplomasi Indonesia di zaman Prabowo nggak terlalu bagus. Saya melihat bahwa Prabowo tidak serius untuk melakukan komunikasi intens dengan Iran, selain untuk pencitraan doang yang di awal-awal perang dia (Prabowo) bilang mau ke Iran, akhir-akhir juga nggak ke sana,”

ujar Ferdy.

Peneliti asal NTT tersebut kemudian menyoroti kedekatan Prabowo dengan Presiden AS Donald Trump, yang juga menjadi salah satu sumber alotnya pembahasan dua kapal RI di Selat Hormuz dengan pemerintah Iran.

Ferdy pun memberikan strategi untuk menjaga ketahanan energi di dalam negeri. Menurutnya, produksi minyak mentah RI per 2024-2025 yang berada di kisaran 600.000 hingga lebih dari 800.000 barel per hari (BPH), harus digunakan secara bijak. 

Untuk itu perlu langkah-langkah konkrit dari pemerintah, (yakni) prioritas penggunaan BBM itu penting, misalnya hanya untuk transportasi publik, lalu rumah sakit. Pokoknya yang terkait dengan hajat hidup orang banyak, itu menjadi prioritas. Lalu kalau masih ada daerah yang kelistrikannya masih menggunakan BBM ya diupayakan harus menggunakan batu bara. Di beberapa daerah itu kan dieselnya masih sangat tinggi diangka 60 persen,”

beber Ferdy.

Meski demikian, ketahanan energi Indonesia saat ini tidak separah Filipina dan Taiwan karena kedua negara tersebut sangat bergantung pada Selat Hormuz. Filipina sendiri telah mendeklarasikan darurat energi.

Ferdy menekankan bahwa Indonesia masih memiliki negara lain untuk menjadi opsi impor untuk memenuhi kebutuhan energi di dalam negeri. Namun, opsi tersebut dinilai tidak begitu efisien karena akan memakan waktu lebih lama jika mengandalkan impor dari AS.

Kalau kita mendatangkan minyak dari luar, kalau dari Amerika kan jauh ya bisa sampai 40-45 hari, kan gak mungkin. Jadi paling aman (produksi minyak kita) harus digunakan dengan bijak seperti yang tadi saya bilang,”

tutupnya.
Tag:BBMBoard of PeaceBOPHarga MinyakPasokanpertaminaprabowoSelat Hormuz
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir
Olahraga

Belajar dari Kuwait, PSSI Tak Mau Asal Pilih Lawan FIFA Matchday

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam menentukan lawan Timnas Indonesia untuk agenda FIFA Matchday Juni 2026. Ia menekankan pentingnya kepastian sebelum pengumuman resmi agar…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Jajanan Khas Betawi
Hype

Wajib Coba! Ini 5 Jajanan Khas Betawi yang Mulai Langka

Di tengah gempuran kuliner modern yang terus bermunculan, jajanan tradisional khas Betawi tetap punya tempat tersendiri di hati masyarakat. Cita rasanya yang autentik, resep turun-temurun, hingga nilai budaya yang melekat…

By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan
3 Min Read
Ilustrasi Hubungan Pasangan
Hype

Kenali Hubungan Red Flag dan Green Flag

Dalam memulai suatu hubungan, setiap individu pastinya memiliki rasa ingin tahu terhadap pasangannya masing-masing. Bagi generasi muda, tahap awal hubungan bukan hanya soal daya tarik, melainkan juga tentang memahami bagaimana…

By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Rahmat
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (Sumber: Unsplash/Ruben Sukatendel)
Ekonomi Bisnis

10 BUMN Ditegur BEI Gegara Telat Laporan Keuangan

Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan sanksi peringatan tertulis I kepada 204 emiten.…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
6 jam lalu
Pengendara melakukan pembayaran non tunai di Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat.
Ekonomi Bisnis

Bayar Tol Tanpa Setop Belum Juga Terealisasi di Indonesia, Ada Apa?

Pemerintah mengungkapkan, implementasi sistem transaksi tol nirsentuh atau Multi Lane Free Flow…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
7 jam lalu
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan perkembangan sejumlah proyek strategis dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 11 Februari 2026.
Ekonomi Bisnis

Bahlil Lapor Presiden Prabowo Soal Penertiban Tambang Ilegal, Begini Hasilnya

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, melaporkan perkembangan penataan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
8 jam lalu
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers terkait perjanjian perdagangan timbal balik (ART) Indonesia-AS di bidang ESDM di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2/2026).
Ekonomi Bisnis

RI Pastikan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil: Bulan Ini Dikirim

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa Indonesia…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up