Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 2 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / RI Lirik Impor Minyak dari Rusia, Bahlil: Nggak Bisa Pilih-pilih Sekarang
Ekonomi Bisnis

RI Lirik Impor Minyak dari Rusia, Bahlil: Nggak Bisa Pilih-pilih Sekarang

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: April 6, 2026 2:43 pm
Iren Natania
Dusep Malik
Share
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber: owrite/Iren Natania)
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber: owrite/Iren Natania)
SHARE

Pernyataan Duta Besar Rusia untuk Indonesia yang membuka peluang kerja sama energi kembali memantik wacana impor minyak mentah oleh pemerintah. Di tengah tekanan harga global dan kebutuhan menjaga pasokan dalam negeri, opsi mendatangkan minyak dari Rusia dinilai semakin realistis, meski tetap dibayangi pertimbangan geopolitik dan risiko sanksi internasional.

Di tengah tekanan harga global dan kebutuhan untuk menjaga pasokan energi, Rusia membuka peluang bagi RI untuk mengimpor minyak dari Moskow. 

Lontaran mengenai peluang pembelian minyak tersebut awalnya dikemukakan oleh Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov dan direspons oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Sergei bilang, pihaknya selalu terbuka untuk melakukan pembicaraan dengan pemerintah Indonesia mengenai kebutuhan impor minyak di Nusantara. Bahlil pun menyambut positif mengenai keterbukaan peluang impor tersebut.

Kita sedang dalam kondisi seperti ini, selalu membuka opsi (impor minyak) dari negara mana saja. Karena hari ini kan kita, negara, pemerintah harus menjamin ketersediaan BBM, jadi jangan kita milih-milih sekarang,”

kata Bahlil kepada wartawan di Kementerian ESDM, Senin, 6 April 2026.

Bahlil kemudian menekankan bahwa pembelian minyak impor akhir-akhir ini mengalami tantangan sulit, salah satunya harus berebut dengan negara-negara lain. Hal itu terjadi akibat perang yang masih berlangsung antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Penutupan Selat Hormuz turut memperparah kondisi energi dunia.

Kita dari negara mana aja yang penting ada, itu pun kita masih harus berebut dengan negara lain. Bayangkan sekarang ini, orang sudah melakukan tender aja, barangnya sudah ada, tapi ketika ada orang lain yang membeli dengan harga yang lebih tinggi, perusahaan yang menjual (minyak) itu bisa berpotensi menjual ke orang yang menawar lebih tinggi,”

ujar Bahlil. 

Menteri ESDM tersebut pun berinisiatif untuk membuat beberapa alternatif agar BBM di RI tetap dalam kondisi aman. Meski demikian, Bahlil tidak menjelaskan secara rinci mengenai alternatif tersebut.

Jadi kita sekarang membuat beberapa alternatif. Yang penting bagi kita adalah, bagi pemerintah adalah menjamin agar BBM di Indonesia tetap ada,”

imbuhnya.

Serangan AS-Israel terhadap Iran secara umum mengakibatkan perubahan mendadak pada aliran energi global. Gangguan di Selat Hormuz telah menyebabkan terancamnya aliran energi sekitar 60 juta ton minyak mentah dan 7 juta ton LNG per bulan.

Imbas dari beban perang yang ditanggung adalah Asia Timur dan Selatan, keduanya menjadi wilayah yang paling terpengaruh karena ketergantungan mereka yang sangat besar pada aliran minyak dan gas melalui selat tersebut, diperkirakan 89 persen minyak mentah dan 66 persen dari total LNG yang dikirim melalui jalur sempit tersebut ditujukan untuk negara-negara Asia.

Tag:Bahlil LahadaliaBBMHarga MinyakImpor MinyakMinyak RusiaRusiaSelat Hormuz
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Teddy Sebut Kunjungan Luar Negeri Prabowo Sistem ‘Pay My Own’: Rombongan Maksimal 60 Orang
By Iren Natania
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri jamuan santap malam kenegaraan yang diselenggarakan oleh Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Salle des Fêtes, Istana Élysée, Paris, Kamis, 28 Mei 2026.
1
Jokowi Absen Upacara Pancasila: Sengaja Hindari Megawati atau Gak Mood?
By Rahmat Tunny
Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri
2
Serang Rekam Jejak, Respons Teddy soal Kritik Dino Dinilai Memalukan Pemerintah
By Rahmat Tunny
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (Sumber: Setkab.go.id)
3
Rupiah Anjlok ke Level Rp17.892 per Dolar AS Imbas Iran Keluar Meja Perundingan Damai
By Anisa Aulia
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
4
Gugatan TAUD Dikabulkan Sebagian, Polda Metro Wajib Lanjutkan Kasus Andrie Yunus!
By Rahmat Baihaqi
Hakim PN Jakarta Selatan mengabulkan sebagian permohonan gugatan TAUD kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
5

BERITA LAINNYA

gambar ilustrasi pajak
Ekonomi Bisnis

PPh Final 0,5 Persen Kini Dibatasi, HIPMI Beberkan Dampak Beratnya ke Dunia Usaha

Pemerintah merevisi kriteria penerima fasilitas pajak penghasilan (PPh) final UMKM dengan tarif…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
53 menit lalu
ilustrasi kapal Pertamina.
Ekonomi Bisnis

Impor Migas RI Melonjak 82,5 Persen, Terbanyak dari Nigeria hingga Kazakhstan

Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, impor minyak dan gas (migas) pada naik…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Pedagang Warteg Ngeluh Harga Sayuran Naik, BPS Ungkap Biang Keroknya

Pedagang warung tegal (warteg) mengeluhkan kenaikan sejumlah komoditas sayuran. Situasi ini memaksa…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Seorang petugas satuan pengamanan melakukan patroli di sekitar kapal tanker berbendera asing yang akan memuat material crude palm oil (CPO) di Dermaga B Curah Cair Pelabuhan PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Dumai, Riau, Rabu (13/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Batu Bara dan CPO Jadi Primadona Ekspor, India-Tiongkok Masih Jadi Penyumbang Cuan Terbesar

Per 1 Juni 2026, ekspor komoditas strategis seperti batu bara, CPO, dan…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up