Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026. Rupiah menguat tipis 0,06 persen atau 11 poin ke level Rp17.866 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengungkapkan menguatnya rupiah itu didorong oleh data inflasi dan pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan.
Rupiah diperkirakan berkonsolidasi dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar yang terkoreksi setelah data inflasi dan pekerjaan AS yang lebih lemah,”
ujar Lukman kepada Owrite Jumat, 14 Agustus 2026.
Investor Antisipasi Pidato Prabowo

Di samping itu, Lukman mengatakan bahwa saat ini investor masih cenderung wait and see mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah.






