Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Defisit Siklus Hidup Penduduk Capai Rp1.083,9 T, BPS Dorong Peningkatan Produktivitas Pekerja
Ekonomi Bisnis

Defisit Siklus Hidup Penduduk Capai Rp1.083,9 T, BPS Dorong Peningkatan Produktivitas Pekerja

owrite-adi-briantikadusep-malik
Last updated: April 6, 2026 7:27 pm
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
4 bulan lalu
Share
Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Buku Investasi Antargenerasi: Arah Baru Kebijakan Indonesia di Akhir Transisi Demografi. (Sumber: Dok. Bappenas)
Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Buku Investasi Antargenerasi: Arah Baru Kebijakan Indonesia di Akhir Transisi Demografi. (Sumber: Dok. Bappenas)
SHARE

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total pendapatan dari hasil kerja (labor income) penduduk Indonesia belum mampu mencukupi kebutuhan konsumsi nasional. 

Kondisi tersebut memicu defisit siklus hidup senilai Rp1.083,9 triliun pada tahun 2024. Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi berkata temuan tersebut berdasar dari laporan statistik eksperimental National Transfer Accounts (NTA) yang disusun pihaknya. 

Artinya, total pendapatan yang diperoleh dari bekerja penduduk, belum bisa mencukupi total konsumsi penduduk Indonesia,”

kata Sonny di kantor Kementerian PPN/Bappenas, Senin Senin, 6 April 2026. 

Guna mengatasi kekurangan, maka ada mekanisme pembiayaan melalui realokasi menurut usia dan transfer antargenerasi (transfer antarindividu di dalam keluarga dan masyarakat). Umpama, nafkah dari orang tua kepada anak, pemberian kepada orang tua, maupun penyaluran zakat melalui Baznas. 

Dengan menggunakan instrumen NTA, BPS juga berhasil memetakan dinamika ekonomi penduduk berdasar siklus usia. Titik potong (crossing age) penduduk berubah dari konsumen menjadi produsen yang menghasilkan nilai lebih, yaitu terjadi pada usia 25 dan kembali mengalami penurunan surplus ketika menginjak usia 60. 

Rincian capaian konsumsi dan pendapatan berdasarkan rentang usia:

  1. ​Puncak konsumsi per kapita: Usia 17 tahun;
  2. ​Defisit tertinggi: Usia 16 tahun;
  3. ​Titik potong masuk usia produktif (surplus): Usia 25 tahun;
  4. ​Puncak pendapatan per kapita: Usia 39 tahun;
  5. ​Surplus tertinggi: Usia 42 tahun;
  6. ​Kembali mengalami defisit: Usia 60 tahun ke atas.

Sonny berujar, secara agregat terdapat defisit sangat besar pada kelompok usia muda, yang mencapai Rp3.482 triliun. Defisit tersebut saat ini ditopang oleh kelom usia produktif yang menghasilkan surplus Rp3.056 triliun. 

Ketimpangan defisit usia muda dan surplus usia produktif menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Pada tahun 2025, proporsi penduduk lansia diproyeksikan melampaui 10 persen. Maka, peningkatan kapasitas pekerja menjadi kunci agar surplus usia produktif dapat menutupi defisit. 

NTA merupakan metode internasional untuk mengukur aliran sumber daya ekonomi antar kelompok usia, sehingga pemerintah dapat merancang kebijakan berbasis siklus hidup dan keadilan antargenerasi. Melalui pendekatan tersebut, analisis NTA diharapkan menjadi kompas baru bagi pemerintah dalam memetakan aliran sumber daya ekonomi lintas usia. 

Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas Maliki berkata buku berbasis NTA yang diluncurkan hari ini, hadir sebagai alat analisis lebih mendalam. 

Jika selama ini berbicara bonus demografi hanya berdasarkan jumlah anak, usia produktif, dan lansia melalui batasan usia yang sederhana (cut-off), maka melalui NTA kami dapat mengetahui produktivitas riil dari kelompok usia tersebut,”

kata Maliki. 

Pemerintah mencatat Indonesia kini memasuki fase penurunan laju pertumbuhan penduduk, dengan proporsi lansia yang terus meningkat. Alih-alih memandang lansia sebagai beban, pemerintah mulai mengoptimalkan potensi silver dividend melalui penguatan silver economy, termasuk pengembangan layanan kesehatan, hunian ramah lansia, serta teknologi pendukung.

Di sisi lain, isu ekonomi perawatan (care economy) juga mendapat perhatian serius, mengingat beban perawatan anak dan lansia selama ini belum terbagi secara proporsional dan cenderung ditanggung oleh perempuan, yang berujung pada kemiskinan waktu (time poverty). 

Kolaborasi lintas sektor penting dalam merespons dinamika transisi demografi Indonesia.

Terpenting adalah sistem pendukung. NTA ini diharapkan bisa menjadi alat bagi kami untuk menyusun kebijakan-kebijakan, terutama kebijakan aging population,”

ucap Maliki.
Tag:bappenasBPSKetimpanganKonsumsipendapatan masyarakatPendudukSiklus hidup
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
1
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
2
Ada AK-47 Hingga Narkoba: ‘Gudang Rahasia’ Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Terbongkar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruang sekolah berisi senpi dan narkotika.
3
Heboh Warga Israel Diduga Tinggal dan Punya Bisnis di Bali, Kemlu RI: Kami Cek Dulu
By Natania Longdong
Ilustrasi warga asing liburan di Bali.
4
Babak Baru Polemik Tudingan Wartawan ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Siapkan Langkah Hukum
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Ekonomi Bisnis

Dapat Saingan Jakarta Jual Surat Utang Rp3,5 T, Purbaya: Kami Lebih Kredibel dari Pemda

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak khawatir surat utang yang diterbitkan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
12 jam lalu
Anggota DPR sekaligus Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah.
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI 5,29 Persen Bikin Pemerintah Tak Boleh Cepat Puas, Industri dan Pertanian Mulai Melambat

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengingatkan pemerintah agar tak…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
12 jam lalu
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nz)
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ditutup Menguat Rp17.923 per Dolar AS, Tapi IHSG Merosot 0,12 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup tak sejalan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
13 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan situasi keuangan negara pada konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Ekonomi Bisnis

Purbaya Bantah Kabar Pemerintah Bakal Hapus Aturan Defisit APBN 3 Persen dari PDB

Pemerintah dikabarkan akan menghapus batas defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
13 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up