Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 29 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Dubes Iran Boroujerdi Ungkap Alasan Pilih Pakistan jadi Juru Damai Konflik
Internasional

Dubes Iran Boroujerdi Ungkap Alasan Pilih Pakistan jadi Juru Damai Konflik

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
Last updated: April 11, 2026 6:57 pm
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi dalam acara diskusi bertajuk "Tatanan Dunia Baru? Pasca Gencatan Senjata & 40 Hari Syahadah Ayatullah Sayyid Al Khamenei" di Gedung C Universitas Paramadina, Jakarta Timur, Sabtu, 11 April 2026.
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi dalam acara diskusi bertajuk "Tatanan Dunia Baru? Pasca Gencatan Senjata & 40 Hari Syahadah Ayatullah Sayyid Al Khamenei" di Gedung C Universitas Paramadina, Jakarta Timur, Sabtu, 11 April 2026. (Dokumen istimewa)
SHARE

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengungkap alasan negaranya memilih Pakistan menjadi juru damai atas konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. 

Pemerintah Indonesia juga menawarkan diri sebagai penengah konflik, namun akhirnya Pakistan yang terpilih menjadi mediator. 

Kami melihat Perdana Menteri Pakistan telah melakukan banyak kegiatan, banyak usaha untuk gencatan senjata di wilayah,” 

kata dia di Universitas Paramadina, Jakarta Timur, Sabtu, 11 April 2026.

Boroujerdi mengatakan, pihaknya menerima tawaran yang ditengahi oleh Pakistan karena pemerintah negara itu meyakini Iran dan lawannya untuk bernegosiasi. 

Kemudian dari usaha-usaha yang dilakukan oleh Perdana Menteri (Pakistan), dia juga berusaha meyakinkan kami serta meyakinkan lawan untuk kemudian bernegosiasi di Pakistan,”

ucap Boroujerdi.

April 2026, Pakistan muncul sebagai mediator kunci dalam konflik tiga negara ini. Pakistan memfasilitasi gencatan senjata dua pekan dan merencanakan perundingan di Islamabad. 

Beda Suara Soal Tanker RI di Hormuz: Kemenlu Klaim Aman, Dubes Iran Bongkar Fakta Sebenarnya

Alasan lain pemilihan Pakistan adalah netralitas, kedekatan geografis, dan jalur komunikasi efektif dengan kedua belah pihak, dan didukung Tiongkok.

Sementara, Sekjen PBB Antonio Guterres, menyambut baik gencatan senjata selama dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran. Hal itu disampaikan Juru Bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric, 7 April. 

(Sekjen Guterres) menyerukan kepada semua pihak yang terlibat dalam konflik di Timur Tengah untuk mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan mematuhi ketentuan gencatan senjata, guna membuka jalan menuju perdamaian yang langgeng dan komprehensif di kawasan tersebut,”

ujar Dujarric. 

Hal itu disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mengumumkan persetujuannya untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua pekan.

Guterres juga menekankan penghentian segera, menjadi sangat penting untuk melindungi nyawa warga sipil dan mengurangi penderitaan manusia di tengah krisis.

Tag:Amerika SerikatDonald Trumpduta besar iranDuta Besar Iran IndonesiaindonesiairanKapal TankerMohammad BoroujerdiPakistanperangPresidenSelat Hormuz
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Trending di OWRITE
Rupiah Babak Belur ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Gegara AS Serang Iran
By Anisa Aulia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (12/5) melemah 115 poin atau 0,66 persen menjadi Rp17.529 per dolar AS. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
1
Rupiah Anjlok, Harga Barang Naik, Benarkah RI Masih Jauh dari Krisis 1998?
By Rahmat Tunny
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/hma)
2
APBN Dipakai untuk Kurban, Prabowo Dinilai Langgar Prinsip Ibadah
By Rahmat Tunny
Sapi Kurban
3
Polsek Tamansari Gandeng Siber Polda Metro Selidiki Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari
By Rahmat
Ilustrasi anak sebagai korban.
4
MUI: Pembelian 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN Sah Secara Syariat
By Rahmat
Petugas kesehatan hewan memeriksa kesehatan sapi bantuan Presiden di Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (26/5/2026).
5

BERITA LAINNYA

Kecelakaan paralayang atau paragliding di dekat Gunung Schmittenhöhe
Internasional

Tragedi di Udara Austria: Paraglider Tabrakan dengan Pesawat Cessna

Insiden menegangkan terjadi di Austria Utara, ketika seorang wanita bernama Sabrina (44)…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan
15 jam lalu
Warga bersepeda saat Peringatan 30 Hari Pasca Serangan Air Keras terhadap aktivis Andrie Yunus di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta, Minggu (12/4/2026). Dalam aksi solidaritas tersebut, Koalisi Masyarakat Sipil menuntut para pelaku diadili melalui peradilan umum serta pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) agar penegakan hukum berlaku adil dan transparan.
Internasional

Kasus Andrie Yunus Disorot Dunia, Parlemen Uni Eropa Ketuk Resolusi Khusus HAM untuk Indonesia

21 Mei 2026, Indonesia masuk dalam daftar tiga negara yang mendapat resolusi…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
3 hari lalu
Gedung 9 Lantai di Filipina Ambruk
Internasional

Gedung 9 Lantai di Filipina Ambruk, 4 Tewas 17 Orang Dalam Pencarian

Gedung sembilan lantai yang masih dalam tahap pembangunan di kota Angeles, Filipina…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan
3 hari lalu
Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir
Internasional

Prancis ‘Blacklist’ Menteri Israel Setelah Unggah Video Aktivis Gaza Diborgol dan Dipermalukan

Prancis telah melarang Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir memasuki wilayah Prancis,…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
4 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up