Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengklaim dirinya masih menunggu keputusan Presiden Prabowo, perihal kelanjutan jabatan dua Direktur Jenderal di instansinya.
Para calon pejabat anyar tersebut kini tengah menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Hal ini merupakan buntut Direktur Jenderal Cipta Karya Dewi Chomistriana dan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Dwi Purwantoro yang mengundurkan diri.
(Calon) dua Dirjen itu, saya masih menunggu keputusan Pak Presiden. (Nanti pengangkatan mereka dalam) bentuk Keputusan Presiden. Sampai sekarang saya masih menunggu,”
kata Dody di kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jumat, 17 April 2026.
Dewi dan Dwi mengundurkan diri usai pemeriksaan internal oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum ihwal dugaan kerugian negara yang mencapai hampir Rp3 triliun pada temuan Januari 2025, yang kemudian menyusut menjadi sekitar Rp1 triliun pada Agustus 2025.
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menegur keras terkait dugaan penyimpangan anggaran tersebut. Temuan ini berkaitan dengan dugaan pelanggaran berat–namun belum disebutkan gamblang perihal apa. Akhirnya, Dewi dan Dwi memilih melepas jabatannya pada awal tahap pemeriksaan internal.
Sebagai upaya perbaikan, Dody membentuk Majelis Ad-hoc dan tim baru dalam Satuan Kerja agar pengembalian kerugian negara bisa lebih cepat dan tidak mengganggu pekerjaan.


