Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan, pihaknya bakal mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II.
Akselerasi pengerjaan ditargetkan rampung pada Juni 2026, sehingga fasilitas pendidikan terpadu itu siap beroperasi menyambut tahun ajaran baru.
Saya akan mengupayakan 97 (SR) selesai semua pada Juni, saya harus kerja keras. Sehari mungkin bisa kerja 24 jam,”
kata dia di kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jumat, 17 April 2026.
Merujuk data per 14 April 2026, ia mengklaim hanya sekitar 20 persen SR titik yang progresnya mencapai kisaran 30 persen hingga 40 persen.
Kemudian, masih ada sekitar empat titik yang progresnya hanya nol persen, sementara sekitar 70 titik lainnya masih berada di bawah kisaran 20 persen.
Pemantauan terhadap pembangunan yang berada di bawah 20 persen alias yang masih tertinggal jauh, bakal dipantau intensif. Guna mengatasi perbedaan capaian tersebut, Dodi memastikan konsolidasi lintas unit.
Ini menjadi PR bersama. Saya akan pakai (kerja sama dari Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Direktorat Jenderal Bina Marga untuk juga mendukung (pembangunan), sehingga pekerjaan bisa benar-benar selesai pada Juni 2026,”
ujar dia.
Program SR Tahap II merupakan salah satu megaproyek era Presiden Prabowo yang menyasar 104 lokasi di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota.
Bila semua pembangunan selesai sesuai jadwal, kawasan ini diproyeksikan dapat menampung 112.320 peserta didik, yang terbagi dalam 3.744 rombongan belajar.
Pembangunan dilakukan di atas lahan 5–10 hektare yang telah disediakan pemerintah daerah.



