Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 13 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Tentara Prancis Tewas di Lebanon, Kemlu: Serangan ke UNIFIL Adalah Kejahatan Serius
Internasional

Tentara Prancis Tewas di Lebanon, Kemlu: Serangan ke UNIFIL Adalah Kejahatan Serius

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
Last updated: April 19, 2026 3:14 pm
Hadi Febriansyah
Dusep Malik
Share
Gedung Pancasila Kemlu. (sumber: Kemlu)
Gedung Pancasila Kemlu. (sumber: Kemlu)
SHARE

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan pernyataan resmi terkait serangan terhadap tentara Prancis yang tergabung dalam misi penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon pada Sabtu 18 April 2026.

Daftar isi Konten
  • Dorongan untuk Hormati Gencatan Senjata
  • Kronologi Insiden di Lebanon Selatan

Melalui akun resmi X @Kemlu_RI, pemerintah menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Prancis atas insiden yang menyebabkan satu tentara tewas dan beberapa lainnya mengalami luka serius. 

Dalam pernyataan itu juga, Kemlu RI menegaskan bahwa serangan tersebut tidak dapat dibenarkan, terlebih terjadi di tengah situasi gencatan senjata.

Serangan tersebut, yang terjadi selama gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon, tidak dapat diterima. Semua pihak harus menahan diri secara maksimal, menghormati kedaulatan negara, dan menjunjung tinggi hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional,”

demikian pernyataan Kemlu melalui akun resmi X pada Sabtu, 18 April 2026.

Dorongan untuk Hormati Gencatan Senjata

Kemlu RI juga menekankan pentingnya menghormati proses negosiasi dan gencatan senjata yang sedang berlangsung. Tindakan kekerasan dinilai berpotensi memperburuk situasi dan meningkatkan eskalasi konflik di kawasan.

Selain itu, keselamatan pasukan penjaga perdamaian menjadi perhatian utama, mengingat mereka berada di garis depan dalam menjaga stabilitas wilayah.

Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan berulang terhadap UNIFIL. Dalam pandangan pemerintah, pasukan penjaga perdamaian tidak boleh menjadi target serangan karena tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.

Indonesia berdiri dalam solidaritas dengan Prancis dan negara-negara penyumbang pasukan lainnya. Kami menegaskan kembali komitmen bersama kami untuk memperkuat perlindungan penjaga perdamaian PBB, sebagaimana tercermin dalam Pernyataan Bersama tentang Keselamatan dan Keamanan Personel PBB pada 9 April 2026,”

tulis pernyataan Kemlu RI lagi.

Kronologi Insiden di Lebanon Selatan

Sebelumnya, seorang tentara Prancis dilaporkan tewas dalam serangan yang terjadi di Desa Ghandouriyeh, Lebanon selatan. Menurut UNIFIL, korban meninggal akibat tembakan senjata ringan langsung. Selain korban jiwa, tiga personel lainnya mengalami luka, dengan dua di antaranya dalam kondisi serius.

Pemerintah Prancis menyebut kemungkinan besar serangan dilakukan oleh Hezbollah, kelompok milisi yang didukung Iran. Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengecam keras insiden tersebut dan mendesak otoritas Lebanon untuk mengambil tindakan tegas.

UNIFIL sendiri menyatakan bahwa hasil penilaian awal mengarah pada keterlibatan aktor non-negara dan menyebut insiden tersebut sebagai “serangan yang disengaja.”

Kematian tentara Prancis ini menambah daftar korban dari pasukan internasional dalam misi UNIFIL. Sebelumnya, tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia juga dilaporkan gugur akibat serangan terhadap pos penjagaan di Lebanon selatan.

Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa dan simpati yang mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Prancis atas gugurnya peacekeepers Prancis dan beberapa lainnya mengalami luka-luka dalam insiden terhadap UNIFIL pada tanggal 18 April 2026.

Serangan yang terjadi di tengah…

— MoFA Indonesia (@Kemlu_RI) April 18, 2026
Tag:Emmanuel MacronGencatan SenjataKemluLebanonPasukan PerdamaianPBBPrancistewasunifil
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
DPR Minta Warga Tak Lagi Berobat ke Luar Negeri, Sebut Layanan Rumah Sakit di Dalam Negeri Sudah Canggih
By Rika Pangesti
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Indah Kurniawati saat mengikuti kunjungan BURT DPR RI ke National Hospital Surabaya
1
DPR Bongkar Dugaan Pansel Formalitas, Pejabat Daerah Disebut Bisa Diatur Sesuai Kedekatan Politik
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI, Fauzan Khalid
2
Bantah Sengaja Bikin Sinyal Demo ‘Indonesia Bangkrut’ Jadi Lemot, Polisi: Karena Kebanyakan Orang
By Rahmat Tunny
Aksi 'Menuju Indonesia Bangkrut', 12 Juni 2026, di Jakarta.
3
Polemik UU Polri Baru, Feri Amsari Beberkan Dampak yang Dinilai Berbahaya bagi Negara
By Hardani Triyoga
Pakar hukum tata negara Feri Amsari.
4
Pertamax Green Makin Mahal, Bioetanol Tak Bikin BBM Lebih Murah dan Ramah APBN
By Natania Longdong
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
5

BERITA LAINNYA

Internasional

Trump Klaim Perang AS-Iran Kelar Dalam Waktu Dekat, Teheran: Jangan GR, Belum Sepakat

Pemerintah Iran mengatakan belum mencapai keputusan akhir mengenai kesepakatan untuk mengakhiri konflik…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
1 hari lalu
Grup Band BTS asal Korea Selatan. (Sumber: IG @bts.bighitofficial)
Internasional

Fenomena Bangtan-nomics! Konser BTS yang Diklaim Dongkrak PDB Korea Selatan

Pada Jumat, 12 Juni 2026, puluhan ribu penggemar BTS atau Army akan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
Gempa bumi berkekuatan 7,8 skala Richter di lepas pantai Mindanao. (Foto: Istimewa).
Internasional

Gempa Maut Filipina Picu Krisis Kemanusiaan, Ribuan Warga Kehilangan Rumah

Tim pencarian dan penyelamatan di Filipina, pada Kamis, 11 Juni 2026 masih…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz.
Internasional

Selat Hormuz Ditutup Total, Iran Keluarkan Peringatan Keras untuk Semua Kapal

Komando militer gabungan tertinggi Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz sepenuhnya, pada Kamis,…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up