PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) alias KFC membukukan, rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp366,04 miliar pada 2025. Nilai itu turun dibandingkan periode 2024 yang sebesar Rp796,71 miliar.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 20 April 2026, total pendapatan KFC sepanjang 2025 mencapai Rp4,88 triliun, angka itu naik dibandingkan 2024 yang sebanyak Rp4,87 triliun.
Kemudian sepanjang 2025, KFC berhasil menekan beban pokok penjualan menjadi sebesar Rp1,99 triliun. Sebab, pada tahun sebelumnya beban pokok pendapatan tercatat mencapai Rp2,03 triliun.
Lalu, KFC memiliki total aset sebanyak Rp4,94 triliun. Kemudian untuk posisi liabilitas sebesar Rp 4,51 triliun, dengan ekuitas senilai Rp435,85 miliar.
Adapun KFC selama tahun 2025 telah menutup 25 gerai. Pasalnya FAST hingga 31 Desember 2025 mengoperasikan 690 gerai dari sebelumnya sebanyak 715 gerai.
Selain itu, jumlah pekerja di FAST juga berkurang ribuan. Tercatat per 31 Desember karyawan sebanyak 11.664 orang, dibandingkan tahun 2024 yang sebanyak 13.106 karyawan.


