Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Kenaikan BBM-LPG Nonsubsidi Bebani Kelas Menengah RI, ‘Makan Tabungan’ Buat Hidup
Ekonomi Bisnis

Kenaikan BBM-LPG Nonsubsidi Bebani Kelas Menengah RI, ‘Makan Tabungan’ Buat Hidup

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: April 21, 2026 2:50 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
4 bulan lalu
Share
Truk Tangki Minyak Pertamina pembawa BBM Pertamax Series. (Sumber: Dok. Pertamina)
Truk Tangki Minyak Pertamina pembawa BBM Pertamax Series. (Sumber: Dok. Pertamina)
SHARE

Masyarakat kelas menengah menjadi kelompok yang paling terdampak, karena kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi. Kelompok masyarakat ini diperkirakan akan ‘makan tabungan’.

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda mengatakan memang sudah sewajarnya harga BBM dan LPG nonsubsidi naik mengikuti harga pasar. Menurutnya, daya beli masyarakat kelas menengah akan turun, namun tidak akan signifikan.

Harga BBM Pertamax Turbo ataupun LPG 12 kg memang targetnya bukan untuk kelas menengah ke bawah, melainkan kelas menengah ke atas. Daya beli mereka memang akan menurun namun tidak akan signifikan,”

ujar Huda saat dihubungi Owrite.id Selasa, 21 April 2026.

Huda menilai, yang harus menjadi perhatian adalah bantalan stok produk untuk kelas menengah. Sebab, masyarakat kelompok ini konsumsi BBM-nya adalah Pertamax, dan LPG ukuran 5,5 kg. 

Pasti akan terjadi rebutan barang dengan kelas menengah atas, maka kepastian stok menjadi konsen kelas menengah. Jangan sampai mereka tidak bisa menggunakan BBM bersubsidi, BBM non subsidi kelas menengah juga langka. Ini yang selalu saya khawatirkan terjadi shifting sehingga barang menjadi langka,”

katanya.

Kelas Menengah Makan Tabungan

Huda mengatakan, akibat kenaikan harga BBM dan LPG, kelompok masyarakat kelas menengah awalnya akan makan tabungan untuk menutup biaya transportasi. Namun, mereka akan beradaptasi dengan mengurangi konsumsi leisure atau di luar aktivitas produktif seperti jalan-jalan, makan di kafe dan lainnya.

Kecenderungan awal tahun ini, kelas menengah atas ini menabung cukup besar. Mereka menyisihkan uang karena ada ketidakpastian ekonomi. Saya rasa, mereka akan menggunakan tabungannya terlebih dahulu sebelum mengurangi konsumsi mereka,”

imbuhnya.

Sementara itu, Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), Ronny P. Sasmita mengatakan kenaikan harga LPG 12 kg dan 5,5 kg secara langsung menghantam pendapatan disposabel (disposable income) rumah tangga menengah atas. 

Bagi rumah tangga di desil 9 dan 10, pengeluaran energi mungkin hanya mencakup 5 persen hingga 10 persen dari total expenditure. Namun, kenaikan harga energi yang bersifat simultan dengan kenaikan BBM nonsubsidi dan harga pangan menciptakan efek akumulasi biaya hidup yang signifikan,”

ujar Ronny.
Tag:BBM NonsubsidiDaya BeliHarga BBMHeadlineKelas menengahKenaikan BBMLPGpertamax
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Persib Gagal Adu Penalti! Persebaya Cetak Sejarah Jadi Juara Baru Piala Presiden 2026
By Hadi Febriansyah
Persebaya Juara Piala Presiden 2026. (Sumber: Media Piala Presiden)
1
Aksi Mulia Numan Nomad: Jelajah Nusantara Sambil Bantu Mahasiswa Lulus Skripsi Tanpa Biaya
By Ossid Duha Jussas Salma
Numan Nomad
2
Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
3
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
4
Ada AK-47 Hingga Narkoba: ‘Gudang Rahasia’ Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Terbongkar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruang sekolah berisi senpi dan narkotika.
5

BERITA LAINNYA

Ekonomi Bisnis

IHSG Dibuka Menguat ke 6.352, Investor Mulai Sumringah! Ada Sinyal Bakal Terbang Lagi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada pembukaan perdagangan Jumat pagi, 7…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
11 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Ekonomi Bisnis

Dapat Saingan Jakarta Jual Surat Utang Rp3,5 T, Purbaya: Kami Lebih Kredibel dari Pemda

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak khawatir surat utang yang diterbitkan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
16 jam lalu
Anggota DPR sekaligus Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah.
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI 5,29 Persen Bikin Pemerintah Tak Boleh Cepat Puas, Industri dan Pertanian Mulai Melambat

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengingatkan pemerintah agar tak…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
17 jam lalu
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nz)
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ditutup Menguat Rp17.923 per Dolar AS, Tapi IHSG Merosot 0,12 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup tak sejalan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
17 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up