Tambang Emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources (PTAR) akan kembali beroperasi pada Mei 2026, setelah sempat terhenti pada Desember 2025. Hal ini disampaikan Presiden Direktur PT United Tractors Tbk (UT), Iwan Hadiantoro.
Produksi mulai lagi, mungkin dalam satu setengah bulan, pertengahan Mei bisa beroperasi lagi,”
kata Iwan dalam Konferensi Pers usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 di Jakarta, dikutip Rabu, 22 April 2026.
Iwan mengatakan pihaknya menargetkan produksi emas dari PTAR pada 2026, yang mencapai sekitar 60 ribu ounces.
Targetnya sekitar 60 ribu ons,”
beber Iwan.
Dia pun menyambut positif persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada Maret lalu yang mengizinkan Tambang Emas Martabe kembali beroperasi.
Kita sangat menyambut positif pada bulan Maret dari Kementerian LH memberi persetujuan untuk tambang emas Martabe beroperasi kembali,”
bebernya.
Meski demikian, saat ini perusahaan masih melakukan berbagai persiapan internal sebelum kegiatan operasional kembali berjalan penuh. Ia menjelaskan, pembukaan kembali tambang memerlukan kesiapan, mulai dari ketersediaan alat berat, mobilisasi ulang kontraktor tambang, hingga pemanggilan kembali karyawan yang sebelumnya sempat dirumahkan.
Saat ini secara internal kita sedang dalam proses persiapan operasional. Karena untuk membuka tambang itu banyak sekali faktor-faktor yang harus dipersiapkan. Misalnya, persiapan heavy equipment sudah harus pasti, mobilitas ulang mining contractor, karyawan-karyawan yang sempat kita rumahkan sekarang akan kita panggil kembali,”
jelasnya.
Lebih jauh, perusahaan juga akan fokus pada peningkatan kualitas operasional, khususnya dalam aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan. Dalam proses tersebut, UT terus menjalin koordinasi dan kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Yang paling penting, kita berusaha meningkatkan kualitas dan aspek keselamatan serta lingkungan hidup. Tentunya kita terus bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup,”
imbuhnya.


