Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 16 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Megapolitan / Pasca Tragedi Bekasi Timur, Gerbong Wanita Tetap Jadi Pilihan Meski ada Rasa Khawatir
Megapolitan

Pasca Tragedi Bekasi Timur, Gerbong Wanita Tetap Jadi Pilihan Meski ada Rasa Khawatir

Hilwa UrwatulAmin-Suciady-Owrite
Last updated: April 29, 2026 12:15 pm
Hilwa Urwatul Wutsqa
Amin Suciady
Share
Suasana di dalam rangkaian KRL Commuterline
Suasana di dalam rangkaian KRL Commuterline. (Foto: owrite/Hilwa)
SHARE

Kecelakaan antara kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line baru-baru ini menyita perhatian publik, khususnya para pengguna Kereta Rel Listrik (KRL).

Peristiwa tersebut tidak hanya viral di media sosial, tetapi juga memicu berbagai tanggapan dari penumpang, terutama penumpang perempuan yang sehari-hari mengandalkan gerbong khusus wanita.

Meski insiden tersebut menimbulkan rasa takut dan kekhawatiran, sebagian penumpang mengaku masih merasa aman menggunakan KRL, khususnya di gerbong wanita.

Salah satu penumpang KRL Nambo – Jakarta Kota, Raissa (21), mengungkapkan bahwa kejadian itu memang mengagetkan, namun tidak sampai membuatnya trauma.

Kalau aku sih tetap ya ngerasa aman naik KRL, termasuk di gerbong perempuan. Jujur, kejadian kemarin itu emang bikin kaget banget sih, karena sesama pengguna KRL juga loh. Tapi nggak sampai bikin aku trauma atau takut naik KRL lagi,”

ujarnya.

Ia juga menegaskan, bahwa gerbong wanita masih menjadi pilihan utama karena faktor kenyamanan dan keamanan, terutama untuk menghindari risiko pelecehan di transportasi publik.

Kalau soal pilih gerbong, aku tetap bakal pilih gerbong perempuan karena dari segi kenyamanan dan keamanan dari risiko pelecehan juga. Dan ini jadi alasan utama aku sih untuk bakal tetap naik di gerbong perempuan,”

lanjutnya.

Namun demikian, insiden di Stasiun Bekasi Timur tetap memberikan dampak berupa meningkatnya kewaspadaan di kalangan penumpang. Ia mengaku kini menjadi lebih berhati-hati saat menggunakan transportasi umum.

Cuma ya setelah kejadian ini, aku jadi lebih aware aja sih, lebih merhatiin keselamatan. Berharap kejadian ini nggak terulang lagi dan pastinya tetap berharap ada evaluasi dan peningkatan ke depannya perihal keamanan,”

tambahnya.

Cari Gerbong yang Lebih Aman

Hal serupa juga disampaikan oleh penumpang lain Ardellia (20). Ia mengaku sempat merasa takut setelah kejadian tersebut, bahkan keluarganya menyarankan untuk memilih posisi gerbong yang lebih aman. 

Kalau dari kejadian yang kemarin, sebenarnya aku jadi sedikit takut dan keluarga aku juga nyuruh aku di tengah aja gerbongnya. Tapi karena aku udah kebiasaan di gerbong wanita, apalagi kalau lagi padat-padatnya, aku lebih ngerasa aman aja kalau di situ. Jadi aku nggak yang parno banget,”

ungkapnya.

Ardellia juga menceritakan bahwa dirinya tetap menggunakan KRL seperti biasa, bahkan di waktu padat.

Tadi pagi aku juga naik KRL, tetap di gerbong wanita paling depan. Di situ juga masih padat dan sempit-sempitan pas pagi tadi,”

tambahnya.

Meski merasa aman, insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur kemarin membuatnya lebih mempertimbangkan waktu dan posisi saat berada di dalam rangkaian kereta.

Iya kak, tapi kalau misalnya sudah agak menjelang sore atau malam aku lebih pilih di tengah aja,”

ujarnya.

Selain itu, tingkat kewaspadaan juga meningkat. Ia mengaku kini sudah memiliki antisipasi jika terjadi situasi darurat di dalam kereta.

Pasti jadi lebih aware. Aku juga sudah kepikiran kalau ada kejadian aneh di kereta, misalnya tiba-tiba berhenti atau gimana, aku sudah punya rencana bakal lari ke gerbong tengah,”

jelasnya.

Selain itu, berdasarkan pantauan pagi tadi, gerbong wanita yang biasanya dipenuhi penumpang KRL relasi Nambo–Jakarta Kota terpantau lebih sepi.

Hal serupa juga terjadi pada KRL relasi Bekasi–Kampung Bandan yang tampak lengang, imbas penutupan Stasiun Bekasi Timur.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak, baik operator transportasi maupun penumpang, untuk terus meningkatkan kesadaran terhadap keamanan.

Evaluasi sistem keamanan serta pengawasan di area stasiun dan dalam gerbong dinilai perlu diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Tag:Commuter Linekereta
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Anggaran Boros MBG Dibongkar, Insentif Rp6 Juta untuk Semua Dapur Bakal Disikat Habis
By Rika Pangesti
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari
1
Jurus Bahlil Kurangi Elpiji-Bensin: Usulkan Rp1,45 Triliun demi Kompor & Motor Listrik
By Natania Longdong
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) berjabat tangan dengan anggota Komisi XII DPR usai rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
2
Anggota DPR Curhat ‘Hilang Wibawa’ Gegara RKAB, Bahlil: Saya Enggak Bisa Digertak!
By Natania Longdong
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (tengah) melambaikan tangan usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
3
AS-Iran Berdamai, Purbaya Sebut Dana Subsidi APBN Bisa Dialihkan demi Program Prabowo
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) bersama Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kanan) bersiap menyampaikan konferensi pers APBN KiTa edisi Juni 2026 di Jakarta, Jumat (5/6/2026).
4
Anggaran MBG Rp268 Triliun, BGN Pastikan Masih Masuk Pos Pendidikan dan Kesehatan
By Rika Pangesti
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi kejadian dibuat oleh AI.
Megapolitan

Ganti 2 Pelat Nomor, Mantan Pacar Anak Jadi Otak Percobaan Penculikan di PIK

Kasus percobaan penculikan seorang lansia inisial GH (70) di kawasan Pantai Indak…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
2 jam lalu
Gambar Ilustrasi Jakarta berawan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Selasa 16 Juni 2026: Seluruh Wilayah Jakarta Berawan, Suhu Capai 32 Derajat

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
14 jam lalu
Polsek Penjaringan membongkar aksi percobaan penculikan di kawasan PIK, Jakarta Utara.
Megapolitan

Diblokir karena Sudah Beristri, Trader Ini Ajak Satpam Gym Culik Kakek di PIK

Seorang lansia berinisial GH (70) berhasil menggagalkan aksi percobaan penculikan terhadap dirinya…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
16 jam lalu
Suasana malam saat mati lampu di Jakarta
Megapolitan

Jakarta Hemat Rp108 Juta dari Hasil Pemadaman Serentak Selama 1 Jam

Aksi pemadaman lampu selama satu jam yang digelar Pemprov DKI Jakarta berhasil…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
18 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up