Salat qobliyah Subuh merupakan salat sunnah yang dikerjakan sebelum salat Subuh. Ibadah ini sangat dianjurkan dan disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Aisyah RA.
Salat qobliyah Subuh disebut juga sebagai salat Fajar, karena waktu pelaksanaan salat yang dilakukan kala fajar telah terbit.
Hanya ada dua salat yang terkhusus dilakukan kala fajar telah terbit, yakni salat sunnah qabliyah subuh dan salat subuh.
Dalam beberapa hadits dijelaskan berbagai keutamaan melaksanakan salat qobliyah Subuh. Hadits yang cukup masyhur adalah hadits yang diriwayatkan oleh Sayyidah ‘Aisyah berikut:
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِي
“Dua rakaat shalat fajar lebih utama dari dunia dan seisinya” (HR. Muslim).
Imam Abu Hasan al-Mubarakfuri mengartikan dua rakaat shalat fajar pada hadits di atas pada makna shalat sunnah fajar, sehingga yang dimaksud adalah shalat qabliyah subuh. Hal ini seperti yang dijelaskan dalam karya beliau, Mir’ah al-Mafatih Syarah Misykat al-Mashabih:
قوله (ركعتا الفجر) أي سنة الفجر هي المشهورة بهذا الاسم
“Makus dari perkataan ‘dua rakaat salat fajar’ (dalam hadits) adalah salat sunnah (qabliyah) fajar. Penyebutannya memang masyhur dengan nama ini” (Abu al-Hasan al-Mubarakfuri, Mir’ah al-Mafatih Syarah Misykat al-Mashabih, juz 4, hal. 137).
Pemaknaan salat fajar sebagai shalat qabliyyah subuh juga dikuatkan dengan berbagai kata “rak‘atai-l-fajr” (dua rakaat salat fajar) yang terdapat dalam beberapa hadits, misalnya dalam dua hadits berikut ini:
عن حفصة قالت: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصلي ركعتي الفجر قبل الصبح في بيتي يخففهما جدا
“Diriwayatkan dari Sayyidah Hafshah, beliau berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaksanakan salat dua rakaat fajar sebelum melaksanakan salat subuh di rumahku dengan sangat cepat” (HR. Ahmad).
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ لَمْ يَكُنْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَيْءٍ مِنْ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مِنْهُ تَعَاهُدًا عَلَى رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ
“Diriwayatkan dari Sayyidah ‘Aisyah radliyallahu ‘anha, beliau berkata: Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam belum pernah dalam melakukan salat sunnah lebih diperhatikan dari dua rakaat fajar” (HR. Bukhari).
Niat Salat Qobliyah Subuh
Berikut niat salat qobliyah Subuh yang dikutip dari Buku Tuntunan Super Mudah & Lengkap Salat wajib & Sunah Sesuai Tuntunan Rasulullah karya Abd Hamid dkk.
أُصَلِّي سُنَةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatash shubhi rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’aala
Artinya: “Aku niat salat sunnah sebelum Subuh dua rakaat karena Allah ta’ala.”
Tata Cara Salat Qobliyah Subuh
Berikut tata cara salat qobliyah Subuh yang dinukil dari buku Dirasah Islamiyah Jilid 2 Kelas VIII oleh Al Mubdi’u dkk.
- Membaca niat sholat qobliyah Subuh
- Takbiratul ihram
- Membaca surah Al Fatihah
- Membaca surah Al Insyirah
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Berdiri untuk melakukan rakaat kedua
- Membaca surah Al Fatihah
- Membaca surah Al Fil
- Rujuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Duduk tasyahud
- Salam


