Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 29 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Trump-Xi Jinping Sepakat Hindari Konflik, Benarkah Rivalitas AS-China Berakhir?
Internasional

Trump-Xi Jinping Sepakat Hindari Konflik, Benarkah Rivalitas AS-China Berakhir?

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Mei 15, 2026 11:44 am
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
4 bulan lalu
Share
Ilustrasi Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping. (Sumber: Dibuat oleh AI)
Ilustrasi Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping. (Sumber: Dibuat oleh AI)
SHARE

Kesepakatan dan visi baru terjadi saat pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Keduanya sepakat untuk berupaya membangun hubungan bilateral yang konstruktif dan stabil untuk menghindari konfrontasi di masa depan.

Daftar isi Konten
  • Taiwan Jadi Isu Paling Sensitif
  • Xi Jinping dan Trump Bahas Masa Depan Dunia
  • Perang Dagang Disebut Tak Ada Pemenang
  • Trump Sebut Xi Pemimpin Hebat

Selama pembicaraannya dengan Trump di Balai Besar Rakyat, Xi mengatakan bahwa China berkomitmen pada perkembangan hubungan China-AS yang stabil, sehat, dan berkelanjutan.

Visi baru ini akan memberikan panduan strategis untuk hubungan China-AS selama tiga tahun ke depan dan seterusnya, dan harus disambut baik oleh rakyat kedua negara dan komunitas internasional,”

kata Xi, dikutip dari China Daily Asia, Jumat, 15 Mei 2026.

Xi mengatakan bahwa stabilitas strategis yang konstruktif, berarti stabilitas positif dengan kerja sama sebagai landasan, stabilitas yang sehat dengan persaingan yang moderat, stabilitas yang konstan dengan perbedaan yang dapat dikelola, dan stabilitas yang langgeng dengan janji perdamaian.

Membangun hubungan China-AS yang konstruktif dan stabil secara strategis seharusnya bukan sekadar slogan, tetapi tindakan nyata yang diambil oleh kedua belah pihak menuju tujuan yang sama,”

ujar Xi.

Taiwan Jadi Isu Paling Sensitif

Xi juga menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan Trump dalam menentukan arah hubungan Tiongkok-AS, agar menjadikan tahun 2026 sebagai tahun bersejarah dan penting yang membuka babak baru dalam hubungan bilateral.

Selama pembicaraan, Xi mendesak AS untuk menangani masalah Taiwan dengan sangat hati-hati, dengan mengatakan bahwa itu adalah isu terpenting dalam hubungan Tiongkok-AS.

Ia pun menekankan bahwa jika ditangani dengan benar, hubungan bilateral akan menikmati stabilitas secara keseluruhan. Jika tidak, kedua negara akan mengalami bentrokan dan bahkan konflik, yang membahayakan seluruh hubungan.

Kemerdekaan Taiwan dan perdamaian lintas Selat Taiwan tidak dapat didamaikan, seperti api dan air,”

ungkap Xi sambil menekankan bahwa menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan adalah kesamaan terbesar antara China dan AS.

Xi Jinping dan Trump Bahas Masa Depan Dunia

Xi pun menggarisbawahi perlunya China dan AS untuk menemukan cara yang tepat bagi negara-negara besar untuk bergaul dengan baik satu sama lain di era baru. Ia mengatakan bahwa kedua negara memiliki lebih banyak kepentingan bersama daripada perbedaan.

Baik Tiongkok maupun Amerika Serikat akan memperoleh keuntungan dari kerja sama dan mengalami kerugian dari konfrontasi. Kita seharusnya menjadi mitra, bukan saingan. Kita harus saling membantu untuk sukses dan makmur bersama,”

beber Xi.

Pemimpin China itu menyatakan bahwa transformasi yang belum pernah terjadi dalam satu abad terakhir sedang dipercepat di seluruh dunia dan situasi internasional bersifat dinamis dan bergejolak.

Bisakah Tiongkok dan Amerika Serikat mengatasi Perangkap Thucydides dan menciptakan paradigma baru hubungan negara-negara besar?”

kata Xi.

Ia juga mempertanyakan apakah kedua negara mampu menghadapi tantangan global bersama serta menciptakan masa depan cerah demi kesejahteraan dunia.

Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (ANTARA/Anadolu/py)

Perang Dagang Disebut Tak Ada Pemenang

Mengenai hubungan ekonomi dan perdagangan Tiongkok-AS, Xi mengatakan bahwa hubungan tersebut saling menguntungkan  dan perang dagang tidak akan ada pemenangnya.

Ia mengatakan bahwa di mana terdapat perbedaan pendapat dan gesekan, konsultasi dan perundingan adalah satu-satunya pilihan yang tepat.

Xi mencatat bahwa pembicaraan antara tim ekonomi dan perdagangan kedua negara, yang diadakan di Republik Korea pada Rabu, 13 Mei 2026, menghasilkan hasil yang seimbang dan positif.

Kedua pihak juga harus bersama-sama mempertahankan momentum baik yang telah mereka upayakan dengan keras untuk ciptakan.

Xi menyerukan kedua negara untuk memanfaatkan saluran komunikasi dengan lebih baik di bidang politik, diplomatik, dan militer, serta memperluas pertukaran dan kerja sama di bidang-bidang seperti ekonomi dan perdagangan, kesehatan, pertanian, pariwisata, hubungan antar masyarakat, dan penegakan hukum.

Trump dan xI jinping Sepakat Jaga Perdamaian dunia. (Sumber: X @Watcher.Guru)

Trump Sebut Xi Pemimpin Hebat

Sementara itu, Trump menyebut Xi sebagai pemimpin hebat dan China sebagai negara hebat. Trump juga mengatakan bahwa ia sangat menghormati presiden China dan rakyat China.

Presiden AS itu menekankan bahwa pertemuan antara Xi dan dirinya adalah pertemuan puncak terbesar yang disaksikan dunia. Ia pun akan bekerja sama dengan Xi untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama, menangani perbedaan dengan tepat, membuat hubungan bilateral lebih baik dari sebelumnya, dan menyongsong masa depan yang cerah.

Ia mengatakan bahwa AS dan China adalah negara-negara terpenting dan terkuat di dunia, dan bersama-sama kedua presiden hal besar dapat dengan mudah untuk dicapai.

Selama pembicaraan, kedua presiden juga bertukar pandangan tentang isu-isu internasional dan regional utama, seperti situasi Timur Tengah, krisis Ukraina, dan Semenanjung Korea.

Mereka sepakat untuk saling mendukung dalam menyelenggarakan Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC dan KTT G20 yang sukses tahun ini.

Sebelum pembicaraan mereka, Xi mengadakan upacara penyambutan besar untuk Trump di lapangan di luar pintu masuk timur Gedung Agung Rakyat. Tembakan salvo 21 kali dilakukan di Lapangan Tian’anmen. Kedua pemimpin juga meninjau barisan kehormatan Tentara Pembebasan Rakyat.

Tag:AS-ChinaHubungan BilateralPerang dagangtimur tengahTrumpXi Jinping
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil DTSEN
By Natania Longdong
Tumpukan tabung gas elpiji 3 kg di Lumajang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Irfan Sumanjaya/wsj)
1
Gempa Susulan Flores NTT Tembus 9.278 Kali, BMKG Mulai Petakan Wilayah Rawan
By Dusep Malik
Update gempa susulan di Flores NTT. (Sumber: BMKG)
2
Demo Rusuh di Sekitar DPR, Polisi Ungkap Kerusakan dan Mulai Lakukan Inventarisasi
By Rahmat Tunny
Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
3
BMKG Ungkap Rahasia di Balik Gempa M7,7 NTT, Ribuan Gempa Susulan Jadi Petunjuk
By Syifa Fauziah
Sejumlah anak korban gempa di area pengungsian SMK Muhammadiyah Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
4
Akun WhatsApp Tiba-tiba Kena Blokir Massal, Ini Pengakuan Mengejutkan dari Meta
By Ani Ratnasari
Ilustrasi WhatsApp diblokir.
5

BERITA LAINNYA

Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
Internasional

Demo Rusuh Jakarta Disorot Media Singapura, CNA Sebut Ujian Besar Prabowo

Kerusuhan yang mewarnai aksi demonstrasi di Jakarta pada Kamis malam, 27 Agustus…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
24 jam lalu
Banjir Bandang di Nepal-China. (Sumber: X)
Internasional

Banjir Bandang Nepal-Tibet: Hampir 900 Wisatawan Masih Hilang

Hampir 900 wisatawan asing masih dinyatakan hilang di Nepal dan wilayah Tibet,…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
1 hari lalu
Banjir Bandang di Nepal-China. (Sumber: X)
Internasional

Banjir Bandang Perbatasan Nepal – China, Kemlu Konfirmasi 45 WNI Dalam Kondisi Aman

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI angkat suara terkait kondisi warga negara Indonesia…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
2 hari lalu
Banjir Bandang di Nepal-China. (Sumber: X)
Internasional

Banjir Bandang Hantam Nepal-China, 160 Orang Tewas dan Ratusan Hilang

Sedikitnya 160 orang tewas dan ratusan lainnya hilang setelah banjir bandang dan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up