Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 19 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • iran
  • Spill
  • BMKG
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / 5 Jurus Jitu BJ Habibie Selamatkan Rupiah Saat Krisis 1998
Ekonomi Bisnis

5 Jurus Jitu BJ Habibie Selamatkan Rupiah Saat Krisis 1998

Ani RatnasariSyifa Fauziah
Last updated: Mei 19, 2026 6:25 pm
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
Share
Cara BJ Habibie selamatkan rupiah
Cara BJ Habibie selamatkan rupiah (Foto: laman Komdigi)
SHARE

Krisis moneter 1998 menjadi salah satu masa paling berat dalam sejarah Indonesia. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) anjlok drastis, dari Rp2.500 hingga sempat menyentuh Rp16.800 per dolar AS.

Daftar isi Konten
  • 1. Mengembalikan Kepercayaan Publik dan Investor
  • 2. Menerapkan Kebijakan Moneter Ketat
  • 3. Merombak Sistem Perbankan Nasional
  • 4. Membuat Bank Indonesia Independen
  • 5. Menjaga Harga dan Pasokan Bahan Pokok

Dampaknya terasa di mana-mana. Harga bahan pokok melonjak, banyak perusahaan bangkrut, PHK massal, hingga muncul gelombang demonstrasi besar-besaran di berbagai daerah. Situasi makin panas setelah tragedi Trisakti dan berakhir dengan mundurnya Soeharto pada Mei 1998.

Di tengah kondisi penuh tekanan itu, BJ Habibie naik jadi presiden. Banyak pihak awalnya meragukan Habibie karena latar belakangnya bukan ekonom, melainkan insinyur pesawat terbang.

Namun dalam waktu singkat, pemerintahan Habibie justru berhasil membuat kondisi ekonomi perlahan stabil. Rupiah yang sempat terpuruk mulai menguat hingga berada di kisaran Rp6.500 per dolar AS.

Baca juga:
Purbaya Klaim Gelontorkan Rp2 Triliun per Hari Bantu Selamatkan Rupiah,… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan langkah intervensi untuk…
Pakar UI Bongkar Modus Love Scamming Napi Kotabumi: Dibuat Nyaman… Pakar Komunikasi Digital Universitas Indonesia (UI) Firman Kurniawan melihat kasus love scamming…
Rupiah Anjlok Lagi ke Rp17.500, Purbaya Pede Tak Akan Sejelek… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, anjloknya nilai tukar rupiah saat ini…
  • Purbaya Klaim Gelontorkan Rp2 Triliun per Hari Bantu Selamatkan Rupiah, Hasilnya?
  • Pakar UI Bongkar Modus Love Scamming Napi Kotabumi: Dibuat Nyaman hingga Terjebak
  • Rupiah Anjlok Lagi ke Rp17.500, Purbaya Pede Tak Akan Sejelek 1998

Lalu apa saja langkah yang dilakukan Habibie saat itu?

1. Mengembalikan Kepercayaan Publik dan Investor

Habibie memahami bahwa krisis 1998 bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga krisis kepercayaan. Saat itu terjadi kepanikan di masyarakat, yang membuat nasabah ramai-ramai menarik uang dari bank karena takut sistem perbankan runtuh.

Pemerintah kemudian menjamin simpanan nasabah di bank agar masyarakat merasa aman. Langkah ini penting untuk menghentikan rush atau penarikan uang besar-besaran. Selain itu, pemerintah juga berupaya membangun kembali kepercayaan investor asing yang sebelumnya banyak meninggalkan Indonesia akibat kondisi politik dan ekonomi yang tidak stabil.

2. Menerapkan Kebijakan Moneter Ketat

Untuk menahan kejatuhan rupiah dan mengendalikan inflasi, pemerintah bersama Bank Indonesia menerapkan kebijakan moneter ketat. Salah satu langkah paling terasa saat itu ialah menaikkan suku bunga deposito hingga sangat tinggi. Tujuannya agar masyarakat tetap menyimpan uang dalam rupiah dan tidak berbondong-bondong membeli dolar AS.

Pemerintah juga memperketat peredaran uang dan mengawasi kondisi perbankan agar pasar keuangan tidak semakin kacau. Meski kebijakan ini membuat kredit menjadi mahal dan dunia usaha sempat kesulitan, pemerintah menilai langkah tersebut penting demi menstabilkan rupiah terlebih dahulu.

3. Merombak Sistem Perbankan Nasional

Pada Agustus 1998, pemerintah mengeluarkan paket restrukturisasi perbankan untuk menyelamatkan bank-bank yang kolaps akibat kredit macet. Lewat kebijakan ini, sejumlah bank digabung atau merger agar menjadi lebih kuat. Dari proses tersebut kemudian lahir Bank Mandiri yang sampai sekarang menjadi salah satu bank terbesar di Indonesia.

Langkah ini dilakukan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan nasional yang saat itu sedang terpuruk.

Baca juga:
(Part I) Kala Beton Hayam Wuruk Menyimpan Bangkai Deposit: Invasi… Di balik deret gedung perkantoran yang sibuk di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta…
Tak Ada Lebaran, Ekonom Mandiri Ramal Ekonomi Kuartal II-2026 Bakal… Head of Macroeconomics and Financial Market Research Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina…
(Part I) Wacana Revisi UU Perlindungan Anak Pasca Viral Kasus… Dalam diskusi bersama Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Komisi Perlindungan Anak Indonesia…
  • (Part I) Kala Beton Hayam Wuruk Menyimpan Bangkai Deposit: Invasi Sindikat Judol…
  • Tak Ada Lebaran, Ekonom Mandiri Ramal Ekonomi Kuartal II-2026 Bakal Melambat
  • (Part I) Wacana Revisi UU Perlindungan Anak Pasca Viral Kasus Kekerasan: Solusi…

4. Membuat Bank Indonesia Independen

Habibie juga mengambil keputusan dengan memisahkan Bank Indonesia dari pengaruh langsung pemerintah.

Sebelumnya, bank sentral dinilai terlalu mudah dipengaruhi kepentingan politik penguasa. Setelah dibuat independen, BI memiliki kewenangan lebih besar untuk menjaga stabilitas moneter tanpa tekanan politik. Kebijakan ini terbukti dapat meningkatkan kepercayaan pasar dan investor, perlahan aliran modal asing mulai kembali masuk dan rupiah ikut menguat.

5. Menjaga Harga dan Pasokan Bahan Pokok

Di tengah inflasi tinggi, pemerintah juga berupaya menjaga harga kebutuhan pokok agar tidak semakin membebani masyarakat. Pemerintah melakukan operasi pasar, menjaga distribusi pangan, serta memperkuat stok logistik nasional melalui Bulog.

Tujuannya bukan membuat harga langsung murah, melainkan mencegah lonjakan harga yang tidak terkendali dan menjaga kondisi sosial tetap stabil.

Yang membuat Habibie berbeda adalah cara pandangnya terhadap ekonomi. Ia melihat krisis ekonomi seperti pesawat yang sedang kehilangan keseimbangan atau stall. Menurut Habibie, pesawat yang sedang kehilangan kendali tidak bisa langsung dipaksa melaju cepat. Yang paling penting ialah menstabilkan kondisi lebih dulu agar tidak jatuh.

Pendekatan itu kemudian diterapkan dalam kebijakan ekonominya, yaitu dengan fokus menjaga keseimbangan, memulihkan kepercayaan, dan menenangkan pasar sebelum mendorong pertumbuhan lebih jauh.

Meski masa pemerintahannya singkat, kondisi ekonomi Indonesia mulai menunjukkan perbaikan. Pertumbuhan ekonomi yang sempat minus 13,13 persen pada 1998 mulai membaik menjadi 0,79 persen pada 1999. Rupiah juga perlahan menguat dan kepanikan ekonomi mulai mereda.

Tag:Berita Pentingbj habibieDolar Amerika Serikatkrisis 1998Krisis Moneter
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Pelemahan Rupiah Belum Berhenti dan Cetak Sejarah Lagi, Pagi Ini Rp17.706 per Dolar AS
By Anisa Aulia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (12/5) melemah 115 poin atau 0,66 persen menjadi Rp17.529 per dolar AS. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
1
Gegara Perang di Timur Tengah, Harga Minyak RI April 2026 Tembus US$117 per Barel
By Iren Natania
Pengeboran Lepas Pantai di Kalimantan Timur, (Sumber: Dok. Pertamina)
2
Defisit APBN Terancam Lewati 3 Persen, Krisis Fiskal dan Lanjutannya Mengintai RI
By Anisa Aulia
Ilustrasi Uang Rupiah.
3
Mimpi Gigi Copot, Benarkah Pertanda Buruk?
By Ossid Duha Jussas Salma
Mimpi gigi copot
4
IHSG Ditutup Merosot 3,46 Persen, Asing Jual Saham-saham Ini
By Anisa Aulia
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026). IHSG pada Jumat (24/4) ditutup melemah 249,12 poin atau 3,38 persen ke posisi 7.129,49, sementara indeks LQ45 turun 25,12 poin atau 3,51 persen ke posisi 690,76.
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Kota Jakarta dan Gedung Pencakar Langitnya. (Sumber: Unsplash/ Iqro Rinaldi)
Ekonomi Bisnis

Ekonom Peringatkan Risiko Ekonomi RI, Jangan Hanya Bangga Rasio Utang Rendah

Yanuar Rizky menilai kondisi ekonomi sebuah negara tidak bisa langsung dianggap aman…

Ani Ratnasaridusep-malik
By
Ani Ratnasari
Dusep
1 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di APBN KiTA April 2026.(sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Ungkap Defisit APBN April 2026 Cuma 0,64% PDB, Sindir Prediksi Ekonom?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
1 jam lalu
Ilustrasi uang rupiah.
Ekonomi Bisnis

Pengamat: Cara Prabowo Perbesar Peran Negara Tak Cocok Diterapkan, APBN Masih Defisit

Pengamat Ekonomi, Yanuar Rizky menilai pemerintah saat ini semakin ketergantungan pada utang…

Ani Ratnasaridusep-malik
By
Ani Ratnasari
Dusep
2 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pers terkait kebijakan transportasi dan BBM di Jakarta (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/agr)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Akui Sulit Capai Target Serapan Obligasi Rp2 Triliun per Hari, Ini Dalihnya?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, target Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menyerap…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up