Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 22 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Pemerintah Mau Kontrol Harga Komoditas, Capital Economics: Risiko Besar Mengintai
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Mau Kontrol Harga Komoditas, Capital Economics: Risiko Besar Mengintai

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Mei 22, 2026 8:57 pm
Iren Natania
Dusep
Share
Pertambangan batu bara PT Kaltim Prima Coal (KPC), berlokasi di wilayah Sangatta, Kalimantan Timur, Indonesia
Pertambangan batu bara PT Kaltim Prima Coal (KPC), berlokasi di wilayah Sangatta, Kalimantan Timur, Indonesia. (sumber: bumiresources.com)
SHARE

Capital Economics ikut mengkritisi pembentukan badan ekspor melalui badan usaha milik negara (BUMN). Perusahaan makroekonomi global itu menilai pembentukan badan ekspor milik negara berisiko menghambat investasi, melemahkan kepercayaan pasar terhadap pemerintah, dan menambah tekanan pada pasar keuangan Indonesia, meski pemerintah mengklaim kebijakan tersebut dapat meningkatkan penerimaan negara dari sektor komoditas.

Daftar isi Konten
  • Dinilai Perkuat Nasionalisme Sumber Daya
  • Tekanan Fiskal dan Risiko Defisit APBN
  • Investor Mulai Khawatir terhadap Arah Kebijakan RI
  • Rupiah dan Pasar Saham Ikut Tertekan

Wacana tersebut muncul setelah Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan perusahaan perdagangan milik negara, Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), yang akan bertindak sebagai satu-satunya eksportir berbagai komoditas utama, termasuk minyak sawit, batu bara, dan ferroalloy.

Perusahaan itu berada di bawah pengawasan dana kekayaan negara Danantara dan dijadwalkan mulai beroperasi pada 1 Juni 2026.

Berdasarkan pengaturan baru tersebut, produsen komoditas diwajibkan menjual hasil produksinya kepada DSI yang kemudian akan bernegosiasi langsung dengan pembeli luar negeri.

Ini menandai perubahan besar dari sistem saat ini, di mana produsen dan eksportir dapat bernegosiasi secara independen dengan pembeli asing. Prabowo mengatakan bahwa harga semua komoditas harus ditentukan di negara kita sendiri, menggarisbawahi keinginan pemerintah untuk melakukan kontrol yang lebih besar atas sektor sumber daya alam Indonesia,”

kata Capital Economics dalam keterangannya, Jumat, 22 Mei 2026.
Baca juga:
Rosan: Badan Ekspor BUMN Akan Berkantor di Danantara, Ini Pimpinannya Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara)…
Airlangga Bantah IHSG Anjlok Gegara BUMN Ekspor DSI, Ini yang… Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto membantah anggapan anjloknya Indeks Harga Saham…
Meski Rupiah Anjlok, OJK Sebut Tabungan-Deposito Valas di Bank Naik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut, industri perbankan nasional masih terjaga di tengah…
  • Rosan: Badan Ekspor BUMN Akan Berkantor di Danantara, Ini Pimpinannya
  • Airlangga Bantah IHSG Anjlok Gegara BUMN Ekspor DSI, Ini yang Sebenarnya
  • Meski Rupiah Anjlok, OJK Sebut Tabungan-Deposito Valas di Bank Naik

Dinilai Perkuat Nasionalisme Sumber Daya

Capital Economics menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari arah kebijakan nasionalisme sumber daya yang semakin kuat di Indonesia.

Indonesia sebelumnya juga telah melakukan intervensi pasar komoditas melalui larangan ekspor bijih nikel mentah pada era Presiden ke-7 Joko Widodo.

Kebijakan itu dinilai berhasil mendorong investasi hilirisasi nikel serta meningkatkan ekspor produk turunan berbasis nikel berkat dominasi Indonesia dalam produksi nikel global.

Baru-baru ini, pemerintahan Prabowo juga telah bergerak untuk menyita jutaan hektare lahan dari perusahaan kelapa sawit dan pertambangan, yang semakin meningkatkan peran negara di sektor tersebut,”

ujar Capital Economics.
Pemurnian dan peleburan nikel (Sumber: Dok Ifishdeco)
Pemurnian dan peleburan nikel (Sumber: Dok Ifishdeco)

Tekanan Fiskal dan Risiko Defisit APBN

Capital Economics menilai salah satu motivasi utama pembentukan DSI berkaitan dengan kondisi fiskal pemerintah yang semakin tertekan.

Pemerintah dinilai ingin memperoleh porsi penerimaan yang lebih besar dari ekspor komoditas nasional di tengah kekhawatiran defisit APBN menembus batas 3 persen. Selain itu, kenaikan subsidi energi juga dinilai memperberat tekanan fiskal negara.

Kami terus berpendapat bahwa pemerintah pada akhirnya akan terpaksa menangguhkan atau mengubah aturan fiskal jika tekanan pengeluaran terus meningkat. Meskipun demikian, kebijakan ini membawa risiko yang signifikan,”

tulis Capital Economics.
Baca juga:
POPSI: Kebijakan BUMN Ekspor Nggak Jelas, Bisa Hancurkan Pabrik dan… Perhimpunan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) menilai bahwa kebijakan baru pemerintah terkait…
IHSG Menguat Tipis, Tapi Rupiah Ditutup Anjlok ke Level Rp17.716… Nilai tukar rupiah ditutup anjlok 0,28 persen ke level Rp17.716 per dolar…
Kebijakan Ekspor Sawit ala Prabowo Bikin Harga Sawit Petani Anjlok,… Perhimpunan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) mengatakan bahwa harga Tandan Buah Segar…
  • POPSI: Kebijakan BUMN Ekspor Nggak Jelas, Bisa Hancurkan Pabrik dan Petani
  • IHSG Menguat Tipis, Tapi Rupiah Ditutup Anjlok ke Level Rp17.716 per Dolar…
  • Kebijakan Ekspor Sawit ala Prabowo Bikin Harga Sawit Petani Anjlok, Apa yang…

Investor Mulai Khawatir terhadap Arah Kebijakan RI

Menurut Capital Economics, keterlibatan negara yang semakin besar dalam ekspor komoditas dapat menghambat investasi swasta, terutama jika pelaku usaha khawatir DSI akan membatasi ekspor demi memengaruhi harga global.

Prospek intervensi yang didorong politik di pasar ekspor menambah lapisan ketidakpastian baru bagi investor yang sudah khawatir tentang arah kebijakan Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo,”

ungkapnya.

Perusahaan riset global itu juga menilai kebijakan ekonomi Indonesia kini semakin mengarah pada intervensi negara dan populisme yang berpotensi membebani pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Bahkan, investor disebut mulai mempertimbangkan kemungkinan MSCI menurunkan status Indonesia dari emerging market menjadi frontier market jika persoalan akses pasar dan ketidakpastian kebijakan tidak segera dibenahi.

Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/rwa)

Rupiah dan Pasar Saham Ikut Tertekan

Kekhawatiran investor itu disebut telah tercermin di pasar keuangan domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat turun hampir 30 persen sejak awal 2026, sementara premi risiko investasi terus meningkat dan menekan nilai tukar rupiah.

Bank Indonesia bahkan merespons kondisi tersebut dengan menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps), lebih tinggi dari perkiraan pasar.

Meningkatnya premi risiko juga berkontribusi pada pelemahan rupiah. Pelemahan rupiah kemungkinan tidak akan bertahan lama jika pemerintah terus memperkuat kebijakan intervensinya,”

tutup Capital Economics.
Baca juga:
Permainan Busuk CPO Terbongkar, 10 Perusahaan Diduga Permainkan Harga Ekspor Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengantongi, 10 nama perusahaan crude palm oil…
IHSG Ditutup Anjlok ke Level 6.094, Ini Saham yang Kebakaran Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada penutupan perdagangan Kamis, 21 Mei…
Rupiah Masuk 5 Mata Uang Terlemah Dunia, Indonesia Kini Sejajar… Nilai tukar rupiah jadi sorotan setelah masuk ke daftar mata uang terlemah…
  • Permainan Busuk CPO Terbongkar, 10 Perusahaan Diduga Permainkan Harga Ekspor
  • IHSG Ditutup Anjlok ke Level 6.094, Ini Saham yang Kebakaran
  • Rupiah Masuk 5 Mata Uang Terlemah Dunia, Indonesia Kini Sejajar dengan Negara…
Tag:Batu baraBUMN EksporDanataraHilirisasikomoditasMSCInikelpasar modalprabowoRupiahsawit
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Mantan Dirjen SDA jadi Tersangka, Duit Miliaran dan Mobil Mewah Diduga Mengalir dari Proyek Kementerian PU
By Rahmat
Eks Dirjen SDA Kementerian PU, Dwi Purwanto
1
Kebijakan Ekspor Sawit ala Prabowo Bikin Harga Sawit Petani Anjlok, Apa yang Salah?
By Iren Natania
Pekerja memindahkan tandan buah segar sawit yang dibeli dari petani di tempat jual beli tanda buah segar (RAM) di Desa Purnama Dumai, Riau, Rabu (13/5/2026). Dinas Perkebunan Riau menetapkan harga tandan buah segar (TBS) sawit di daerah tersebut untuk periode 13-19 Mei 2026 sebesar Rp3.900,46 per kilogram atau naik sekitar Rp25,53 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp3.874,93 per kilogram di mana kenaikan harga dipicu penguatan harga minyak kelapa sawit mentah yang naik menjadi 1.049,58 dolar AS per metrik ton.
2
Pemerintah Belum Mau Simpulkan Penyebab Tragedi Kereta Bekasi Timur, Menhub: Tunggu KNKT
By Hadi Febriansyah
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj)
3
Viral Bubur Tambun Bekasi, Gaya Motorannya Disebut Mirip Patwal
By Ossid Duha Jussas Salma
bubur rambun bekasi
4
PLN EPI Teken Kontrak LNG Jumbo Rp360 Triliun hingga 2047, Buat Apa?
By Iren Natania
Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet). (Sumber: Unsplash/Jasinthan Yoganathan)
5

BERITA LAINNYA

CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani.
Ekonomi Bisnis

Rosan: Badan Ekspor BUMN Akan Berkantor di Danantara, Ini Pimpinannya

Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara)…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
13 menit lalu
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Airlangga Bantah IHSG Anjlok Gegara BUMN Ekspor DSI, Ini yang Sebenarnya

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto membantah anggapan anjloknya Indeks Harga Saham…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
Logo Perusahan Lisrik Negara.
Ekonomi Bisnis

Listrik Sebagian Sumatra Padam Total, PLN Terjunkan Tim Teknis untuk Pemulihan Jantung Sistem

Sebagian besar wilayah Sumatra mengalami pemadaman listrik menyeluruh. Wilayah-wilayah seperti Medan, Dumai,…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
2 jam lalu
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (12/5) melemah 115 poin atau 0,66 persen menjadi Rp17.529 per dolar AS. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Meski Rupiah Anjlok, OJK Sebut Tabungan-Deposito Valas di Bank Naik

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut, industri perbankan nasional masih terjaga di tengah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up