Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 19 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Pemerintah Mau Kontrol Harga Komoditas, Capital Economics: Risiko Besar Mengintai
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Mau Kontrol Harga Komoditas, Capital Economics: Risiko Besar Mengintai

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Mei 22, 2026 8:57 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Pertambangan batu bara PT Kaltim Prima Coal (KPC), berlokasi di wilayah Sangatta, Kalimantan Timur, Indonesia
Pertambangan batu bara PT Kaltim Prima Coal (KPC), berlokasi di wilayah Sangatta, Kalimantan Timur, Indonesia. (sumber: bumiresources.com)
SHARE

Capital Economics ikut mengkritisi pembentukan badan ekspor melalui badan usaha milik negara (BUMN). Perusahaan makroekonomi global itu menilai pembentukan badan ekspor milik negara berisiko menghambat investasi, melemahkan kepercayaan pasar terhadap pemerintah, dan menambah tekanan pada pasar keuangan Indonesia, meski pemerintah mengklaim kebijakan tersebut dapat meningkatkan penerimaan negara dari sektor komoditas.

Daftar isi Konten
  • Dinilai Perkuat Nasionalisme Sumber Daya
  • Tekanan Fiskal dan Risiko Defisit APBN
  • Investor Mulai Khawatir terhadap Arah Kebijakan RI
  • Rupiah dan Pasar Saham Ikut Tertekan

Wacana tersebut muncul setelah Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan perusahaan perdagangan milik negara, Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), yang akan bertindak sebagai satu-satunya eksportir berbagai komoditas utama, termasuk minyak sawit, batu bara, dan ferroalloy.

Perusahaan itu berada di bawah pengawasan dana kekayaan negara Danantara dan dijadwalkan mulai beroperasi pada 1 Juni 2026.

Berdasarkan pengaturan baru tersebut, produsen komoditas diwajibkan menjual hasil produksinya kepada DSI yang kemudian akan bernegosiasi langsung dengan pembeli luar negeri.

Ini menandai perubahan besar dari sistem saat ini, di mana produsen dan eksportir dapat bernegosiasi secara independen dengan pembeli asing. Prabowo mengatakan bahwa harga semua komoditas harus ditentukan di negara kita sendiri, menggarisbawahi keinginan pemerintah untuk melakukan kontrol yang lebih besar atas sektor sumber daya alam Indonesia,”

kata Capital Economics dalam keterangannya, Jumat, 22 Mei 2026.
Baca juga:
Prabowo Ungkap Prediksi Pakar Dunia, Indonesia Bakal Salip Jepang hingga… Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan Indonesia diproyeksikan jadi negara terkaya keempat di…
Bikin Kaget! Prabowo Sebut Banyak Menteri Ambruk Masuk Rumah Sakit… Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap banyak pejabat tinggi negara harus menjalani perawatan…
Prabowo Pertimbangkan Efisiensi Anggaran TNI-Polri Buat Atasi Kemiskinan Ekstrem Presiden Prabowo Subianto membuka peluang melakukan efisiensi anggaran TNI dan Polri untuk…
  • Prabowo Ungkap Prediksi Pakar Dunia, Indonesia Bakal Salip Jepang hingga Prancis
  • Bikin Kaget! Prabowo Sebut Banyak Menteri Ambruk Masuk Rumah Sakit karena Kerja…
  • Prabowo Pertimbangkan Efisiensi Anggaran TNI-Polri Buat Atasi Kemiskinan Ekstrem

Dinilai Perkuat Nasionalisme Sumber Daya

Capital Economics menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari arah kebijakan nasionalisme sumber daya yang semakin kuat di Indonesia.

Indonesia sebelumnya juga telah melakukan intervensi pasar komoditas melalui larangan ekspor bijih nikel mentah pada era Presiden ke-7 Joko Widodo.

Kebijakan itu dinilai berhasil mendorong investasi hilirisasi nikel serta meningkatkan ekspor produk turunan berbasis nikel berkat dominasi Indonesia dalam produksi nikel global.

Baru-baru ini, pemerintahan Prabowo juga telah bergerak untuk menyita jutaan hektare lahan dari perusahaan kelapa sawit dan pertambangan, yang semakin meningkatkan peran negara di sektor tersebut,”

ujar Capital Economics.
Pemurnian dan peleburan nikel (Sumber: Dok Ifishdeco)
Pemurnian dan peleburan nikel (Sumber: Dok Ifishdeco)

Tekanan Fiskal dan Risiko Defisit APBN

Capital Economics menilai salah satu motivasi utama pembentukan DSI berkaitan dengan kondisi fiskal pemerintah yang semakin tertekan.

Pemerintah dinilai ingin memperoleh porsi penerimaan yang lebih besar dari ekspor komoditas nasional di tengah kekhawatiran defisit APBN menembus batas 3 persen. Selain itu, kenaikan subsidi energi juga dinilai memperberat tekanan fiskal negara.

Kami terus berpendapat bahwa pemerintah pada akhirnya akan terpaksa menangguhkan atau mengubah aturan fiskal jika tekanan pengeluaran terus meningkat. Meskipun demikian, kebijakan ini membawa risiko yang signifikan,”

tulis Capital Economics.
Baca juga:
Prabowo: Yang Bilang Beras Mahal, Tanam Padi Sendiri! Presiden Prabowo Subianto meminta pihak yang mengkritik harga beras mahal untuk menanam…
Febrie Terseret Dugaan Korupsi Blackout, Hotman: Ini Yang Paling Lelucon Kuasa hukum mantan Jaksa Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah,…
Prabowo Mau Luncurkan Motor Listrik Buatan RI, Buat Petani? Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia akan memiliki motor listrik yang diproduksi di…
  • Prabowo: Yang Bilang Beras Mahal, Tanam Padi Sendiri!
  • Febrie Terseret Dugaan Korupsi Blackout, Hotman: Ini Yang Paling Lelucon
  • Prabowo Mau Luncurkan Motor Listrik Buatan RI, Buat Petani?

Investor Mulai Khawatir terhadap Arah Kebijakan RI

Menurut Capital Economics, keterlibatan negara yang semakin besar dalam ekspor komoditas dapat menghambat investasi swasta, terutama jika pelaku usaha khawatir DSI akan membatasi ekspor demi memengaruhi harga global.

Prospek intervensi yang didorong politik di pasar ekspor menambah lapisan ketidakpastian baru bagi investor yang sudah khawatir tentang arah kebijakan Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo,”

ungkapnya.

Perusahaan riset global itu juga menilai kebijakan ekonomi Indonesia kini semakin mengarah pada intervensi negara dan populisme yang berpotensi membebani pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Bahkan, investor disebut mulai mempertimbangkan kemungkinan MSCI menurunkan status Indonesia dari emerging market menjadi frontier market jika persoalan akses pasar dan ketidakpastian kebijakan tidak segera dibenahi.

Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/rwa)

Rupiah dan Pasar Saham Ikut Tertekan

Kekhawatiran investor itu disebut telah tercermin di pasar keuangan domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat turun hampir 30 persen sejak awal 2026, sementara premi risiko investasi terus meningkat dan menekan nilai tukar rupiah.

Bank Indonesia bahkan merespons kondisi tersebut dengan menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps), lebih tinggi dari perkiraan pasar.

Meningkatnya premi risiko juga berkontribusi pada pelemahan rupiah. Pelemahan rupiah kemungkinan tidak akan bertahan lama jika pemerintah terus memperkuat kebijakan intervensinya,”

tutup Capital Economics.
Baca juga:
Aneh, Tiba-tiba Hotman Bilang Rumah di Sentul Sudah Bukan Milik… Kuasa Hukum mantan Jaksa Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Hotman…
Indonesia Resmi Jadi Pendiri Organisasi AI Dunia dengan China, Ini… Indonesia resmi menjadi salah satu anggota pendiri Anggota Pendiri Organisasi Kerja Sama…
TII Soroti Pernyataan Prabowo, Narasi Antek Asing dari Pemimpin Dinilai… Direktur Eksekutif The Indonesian Institute (TII) Adinda Tenriangke Muchtar, meyoroti pembangunan nasional…
  • Aneh, Tiba-tiba Hotman Bilang Rumah di Sentul Sudah Bukan Milik Kliennya Febrie
  • Indonesia Resmi Jadi Pendiri Organisasi AI Dunia dengan China, Ini Alasannya
  • TII Soroti Pernyataan Prabowo, Narasi Antek Asing dari Pemimpin Dinilai Berbahaya
Tag:Batu baraBUMN EksporDanataraHilirisasikomoditasMSCInikelpasar modalprabowoRupiahsawit
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Drama Kasus Eks Jampidsus Febrie Cermin Mandulnya Fungsi Pengawasan DPR
By Hardani Triyoga
Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah.
1
Messi Disalip Mbappe, Perebutan Raja Gol Piala Dunia Memanas Jelang Final
By Hardani Triyoga
Kylian Mbappe pepet Lionel Messi dalam perebutan top skor sepanjang masa Piala Dunia
2
Inggris Bangkit dari Luka Semifinal, Kalahkan Prancis 6-4 demi Peringkat Tiga Piala Dunia
By Hardani Triyoga
Pemain Timnas Inggris Bukayo Saka selebrasi usai cetak gol ke gawang Timnas Prancis.
3
Bikin Kaget! Prabowo Sebut Banyak Menteri Ambruk Masuk Rumah Sakit karena Kerja Keras
By Natania Longdong
Presiden RI Prabowo Subianto
4
Final Impian: Argentina Hadapi Spanyol, Rekor Bersejarah Dipertaruhkan di MetLife
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Ilustrasi Lamine Yamal vs Lionel Messi
5

BERITA LAINNYA

Presiden RI Prabowo Subianto saat menghadiri panen raya serentak di Seluruh Indonesia bersama TNI di Malang, Jawa Timur. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden).
Ekonomi Bisnis

Prabowo Ungkap Prediksi Pakar Dunia, Indonesia Bakal Salip Jepang hingga Prancis

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan Indonesia diproyeksikan jadi negara terkaya keempat di…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
9 jam lalu
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (Sumber: Unsplash/Ruben Sukatendel)
Ekonomi Bisnis

Empat Perusahaan Antre Mau IPO Tahun Ini, Dua Beraset Jumbo

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada empat perusahaan sedang dalam antrean untuk…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
Pengeboran Lepas Pantai di Kalimantan Timur, (Sumber: Dok. Pertamina)
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak RI Terjun dari US$106 ke US$83 per Barel, ICP Juli Diprediksi Semakin Murah

Pemerintah menetapkan rata-rata Harga Minyak Mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di Seluruh Indonesia Bersama TNI, 17 Juli 2026. (Sumber: YT BPMI)
Ekonomi Bisnis

Prabowo: Yang Bilang Beras Mahal, Tanam Padi Sendiri!

Presiden Prabowo Subianto meminta pihak yang mengkritik harga beras mahal untuk menanam…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up