Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 23 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Sefruit / Susah Nerima Pujian Bisa Jadi Tanda Self-Worth Kamu Bermasalah
Sefruit

Susah Nerima Pujian Bisa Jadi Tanda Self-Worth Kamu Bermasalah

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
Last updated: Mei 29, 2026 11:48 pm
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
2 bulan lalu
Share
SHARE

Banyak orang mengira susah menerima pujian itu cuma karena rendah hati. Padahal kenyataannya, nggak selalu sesederhana itu.

Ada orang yang kalau dipuji langsung refleks bilang “Ah enggak kok’ atau malah langsung ganti topik karena nggak nyaman. Dan anehnya, mereka jauh lebih gampang percaya kritikan dibanding pujian. Kalau dipuji satu kali, rasanya awkward. Tapi kalau dikritik satu kali, kepikiran seminggu.

Kalau relate, bisa jadi masalahnya bukan sekadar malu, tapi ada self-worth issue yang belum selesai.

Self-worth sendiri adalah bagaimana seseorang memandang nilai dirinya. Bukan soal pencapaian, bukan soal validasi orang lain, tapi apakah seseorang merasa dirinya memang layak dihargai.

Dikutip dari buku The Gifts of Imperfection karya Brené Brown (2010), banyak orang tumbuh dengan perasaan bahwa mereka harus membuktikan diri dulu untuk merasa layak dicintai atau dihargai. Akibatnya, ketika menerima pujian, otak mereka justru merasa asing atau tidak percaya.

Makanya banyak orang jadi refleks menolak pujian. Karena jauh di dalam dirinya, mereka belum benar-benar percaya bahwa dirinya memang cukup baik. Ini sering terjadi pada orang yang dari kecil terbiasa dikritik terus, dibanding-bandingkan, jarang diapresiasi, atau hanya dipuji saat berprestasi.

Akhirnya mereka tumbuh dengan pola pikir “aku berharga kalau aku berhasil.” Jadi ketika ada pujian datang tanpa “syarat,” rasanya malah aneh.

Dilansir dari jurnal Self and Identity karya Joanne V. Wood, W. Q. Elaine Perunovic, dan John W. Lee (2009), orang dengan self-esteem rendah justru cenderung merasa tidak nyaman menerima afirmasi positif karena pujian tersebut bertentangan dengan cara mereka memandang diri sendiri.

Makanya ada orang yang kalau dipuji malah defensif, bercanda buat mengalihkan, atau merasa orang lain cuma nggak enakan. Karena isi kepalanya sudah terlalu terbiasa mengkritik diri sendiri. Dan tanpa sadar, banyak orang jadi lebih mudah mengingat semua kekurangan dibanding hal baik tentang dirinya.

Dikutip dari buku Self-Compassion karya Kristin Neff (2011), self-worth yang sehat bukan berarti merasa diri paling hebat, tapi mampu menerima diri sendiri tanpa terus-menerus menghukum diri atas kekurangan yang dimiliki.

Masalahnya, banyak orang tumbuh dengan mindset bahwa menghargai diri sendiri itu egois. Akhirnya mereka lebih nyaman merendahkan diri sendiri dibanding menerima apresiasi.

Padahal menerima pujian dengan tulus bukan berarti sombong. Kadang itu cuma tanda bahwa seseorang mulai percaya “mungkin aku memang layak dihargai.”

Dilansir dari artikel ilmiah di National Library of Medicine (PubMed) tentang penelitian Positive Self-Statements: Power for Some, Peril for Others oleh Joanne V. Wood dkk. (2009), afirmasi positif justru bisa terasa tidak nyaman bagi orang dengan self-esteem rendah karena bertolak belakang dengan keyakinan negatif yang sudah lama mereka percaya tentang diri sendiri.

Dan mungkin itu kenapa sebagian orang selalu merasa awkward saat dipuji. Bukan karena mereka nggak butuh apresiasi. Tapi karena mereka belum terbiasa melihat dirinya dengan cara yang baik.

Padahal kadang, satu hal yang paling sulit dipercaya memang kalau diri kita ternyata cukup berharga untuk dihargai.

Jangan lupa follow instagram @sefruitmedia untuk konten menarik lainnya yaaa.

Tag:Kepribadian
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Dear DPR dan Prabowo! Status Quo Revisi UU Pemilu Lebih Berbahaya, Jangan Ulangi Kesalahan
By Hardani Triyoga
Warga menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak di TPS 23 Talao Mundam, Padang Pariaman, Sumatera Barat. (ANTARA FOTO/Fitra Yogi).
1
Viral Dugaan Istri Menteri PU Naik Helikopter, Segini Tarif Sewa Wisata Udara di Indonesia
By Syifa Fauziah
Ilustrasi helikopter wisata.
2
Nanik Bakal Jadi Dewas BGN Usai Mundur karena Sakit, Psikolog Forensik Beri Peringatan Keras
By Rika Pangesti
Nanik S. Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. (Sumber: IG @nanik_deyang)
3
Gaya Bicara Disemprit Publik, Menteri PU Dody Hanggodo Siap Koreksi Pola Komunikasi
By Natania Longdong
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. (Sumber: Owrite/Natania Longdong)
4
Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Dua Tudingan Viral: Soal Salaman dan Pesawat Pribadi
By Natania Longdong
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung ruas jalan Provinsi Malalak-Sicincin di Kabupaten Agam, serta Jalan Nasional Padang–Bukittinggi di kawasan yang terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatra Barat, Desember 2025.
5

BERITA LAINNYA

Sefruit

Tenang, Kamu Nggak Harus Hapus TikTok Buat Mulai Keluar dari Brainrot

Sering kebablasan scrolling di TikTok hingga berjam-jam dan sulit fokus? Bisa jadi…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
19 jam lalu
Sefruit

Makanan Bergizi Aja Nggak Cukup, Ini Cara Menjaga Jantung Tetap Sehat

Menjaga kesehatan jantung ternyata tidak cukup hanya dengan menjaga pola makan bergizi.…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
19 jam lalu
Sefruit

No Signal, No Problem! Ini Tempat Wisata yang Justru Seru Karena Nggak Ada Internet

Lelah dengan notifikasi pekerjaan dan scrolling tanpa henti? Saatnya mencoba tren wisata…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Sefruit

2026 Jadi Tahunnya Shio Babi? Ini Prediksi Soal Karier, Cinta, dan Uang

Bagaimana peruntungan Shio Babi di Tahun Kuda Api 2026? Dari peluang emas…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up