Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 8 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Sefruit / Kenapa Kamu Jadi Orang yang Berbeda Tergantung Lagi Sama Siapa?
Sefruit

Kenapa Kamu Jadi Orang yang Berbeda Tergantung Lagi Sama Siapa?

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
Last updated: Juni 3, 2026 9:12 pm
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
2 bulan lalu
Share
SHARE

Pernah nggak sih kamu merasa punya banyak versi diri sendiri?

Kalau lagi sama sahabat dekat, kamu bisa super berisik dan banyak bercanda. Tapi begitu ketemu orang baru, tiba-tiba jadi pendiam. Di rumah mungkin kamu kalem, sementara di kampus atau kantor kamu jauh lebih aktif dan percaya diri.

Kadang sampai muncul pertanyaan “Yang asli sebenarnya yang mana, ya?” 😭

Kalau kamu pernah merasakan hal ini, tenang. Itu bukan berarti kamu palsu, bermuka dua, atau nggak punya jati diri. Dalam psikologi, fenomena ini justru cukup normal.

Menurut buku The Presentation of Self in Everyday Life karya Erving Goffman (1956), manusia secara alami menyesuaikan cara mereka menampilkan diri berdasarkan situasi sosial yang sedang dihadapi. Goffman menggambarkan interaksi sosial seperti sebuah panggung, di mana setiap orang menyesuaikan perilakunya sesuai konteks dan audiens yang berbeda.

Makanya kamu bisa jadi versi yang berbeda saat bersama teman, keluarga, pasangan, atau rekan kerja. Bukan karena sedang berpura-pura, tapi karena setiap lingkungan memunculkan sisi diri yang berbeda.

Fenomena ini juga sering dikaitkan dengan istilah code-switching.

Awalnya istilah code-switching banyak digunakan dalam ilmu bahasa untuk menjelaskan perubahan cara berbicara atau penggunaan bahasa tertentu sesuai lawan bicara. Namun dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang juga mengalami bentuk “code-switching emosional”, yaitu menyesuaikan ekspresi, energi, atau perilaku agar lebih sesuai dengan lingkungan sosialnya.

Misalnya kalau lagi sama teman dekat kamu lebih ekspresif, atau sama dosen atau atasan kamu lebih formal, atau mungkin sama keluarga kamu lebih santai, dan sama orang yang membuatmu tidak nyaman kamu jadi lebih hati-hati.

Dan sering kali semua itu terjadi secara otomatis.

Dikutip dari buku The Social Animal karya Elliot Aronson (2018), perilaku manusia sangat dipengaruhi oleh konteks sosial dan keberadaan orang lain. Cara kita berpikir, berbicara, hingga bertindak sering kali berubah tergantung situasi dan kelompok tempat kita berada.

Yang menarik, perubahan ini belum tentu buruk. Justru kemampuan beradaptasi merupakan salah satu keterampilan sosial yang penting.

Masalahnya muncul ketika kamu merasa harus menjadi orang lain demi diterima. Misalnya saat kamu menyembunyikan pendapat terus-menerus, selalu berpura-pura setuju, takut menunjukkan kepribadian asli, atau merasa lelah setelah berinteraksi karena terus “berakting”.

Kalau sampai seperti itu, mungkin yang terjadi bukan lagi adaptasi, melainkan people-pleasing.

Dilansir dari penelitian Self-Monitoring: A Review and Research Agenda oleh Mark Snyder (1987), sebagian orang memiliki tingkat self-monitoring yang tinggi, yaitu kecenderungan untuk menyesuaikan perilaku mereka berdasarkan situasi sosial dan ekspektasi lingkungan. Orang dengan self-monitoring tinggi biasanya lebih mudah beradaptasi, tetapi juga lebih rentan merasa kehilangan keaslian dirinya jika dilakukan secara berlebihan.

Makanya banyak orang merasa bingung dengan identitasnya sendiri karena mereka sudah terlalu lama fokus menyesuaikan diri dengan orang lain. Padahal sebenarnya kita semua punya banyak sisi.

Kamu bisa menjadi anak yang penyayang, teman yang kocak, mahasiswa yang serius, pasangan yang lembut, dan semuanya tetap bagian dari dirimu.

Menurut buku Personality: Theory and Research karya Daniel Cervone dan Lawrence A. Pervin (2018), kepribadian manusia bersifat dinamis dan dipengaruhi oleh interaksi antara karakter individu dan lingkungan sosial. Artinya, seseorang tetap bisa memiliki identitas yang konsisten meskipun perilakunya berubah sesuai situasi.

Jadi kalau kamu merasa menjadi orang yang berbeda tergantung sedang bersama siapa, itu tidak selalu berarti ada yang salah. Mungkin kamu hanya sedang menunjukkan sisi diri yang berbeda kepada orang yang berbeda.

Yang perlu diperhatikan adalah apakah perubahan itu membuatmu tetap nyaman menjadi diri sendiri? Atau justru membuatmu merasa harus terus memakai topeng? Karena pada akhirnya, beradaptasi itu sehat. Tapi kehilangan diri sendiri demi diterima orang lain adalah cerita yang berbeda.

Follow Instagram @sefruitmedia untuk konten-konten menarik lainnya, dan share artikel ini ke teman yang pernah bilang, “Kok gue beda ya kalau lagi sama circle lain?”

 

Tag:Bersahabattemanan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Wasit Jadi Sorotan! Keputusan VAR di Laga Indonesia vs Singapura Tuai Polemik
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
1
Enam Lantai Gedung Bapenda DKI Terbakar, Titik Awal Api Masih Misterius
By Rika Pangesti
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta bersiap memadamkan kobaran api yang membakar Gedung Badang Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta
2
Bukan Wasit Elite AFC, Ini Fakta Mohammed Khalfan Salim Pimpin Laga Indonesia vs Singapura
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
3
John Herdman Buka Suara Usai Indonesia Tersingkir, Tolak Salahkan Wasit!
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman bersiap memimpin anak latihnya melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
4
Praperadilan Febrie Dimulai 18 Agustus, Pengacara Klaim Kantongi Sembilan Kejanggalan
By Rika Pangesti
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ditahan usai diperiksa sebagai tersangka.
5

BERITA LAINNYA

Sefruit

Tujuh Kartun yang Bikin Kamu Kangen Zaman Pulang Sekolah

Kangen masa-masa buru-buru pulang sekolah demi nonton kartun favorit di TV? Mulai…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
23 jam lalu
Sefruit

Ternyata Melamun Bisa Membantu Kreativitas, Benarkah?

Sering melamun di tengah aktivitas? Ternyata, kebiasaan ini bisa membantu otak memicu…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
23 jam lalu
Sefruit

Psikologi Menjelaskan, Cara Berpikir Bisa Mempengaruhi Kepribadian

Mau berubah jadi versi diri yang lebih baik? Jangan cuma ubah kebiasaan…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Sefruit

Tujuh Film Asia Terbaik yang Wajib Ditonton Minimal Sekali Seumur Hidup

Tujuh film Asia direkomendasikan untuk ditonton, menampilkan karya ikonik seperti Parasite dan…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up