Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 6 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • MBG
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Sefruit / Kalau Kamu Haus Pujian di Satu Hal Tertentu, Coba Perhatikan Ini
Sefruit

Kalau Kamu Haus Pujian di Satu Hal Tertentu, Coba Perhatikan Ini

Salsabillah Irwanda
Last updated: Juni 5, 2026 5:59 pm
Salsabillah Irwanda
Share
SHARE

Semua orang suka dipuji. Tapi pernah nggak kamu sadar kalau ada jenis pujian tertentu yang rasanya jauh lebih berkesan dibanding yang lain? Misalnya, ada orang yang biasa aja saat dibilang cantik, tapi langsung senang seharian ketika ada yang bilang dia pintar.

Ada juga yang sering dipuji prestasinya, tapi justru paling bahagia saat ada yang bilang, “Aku nyaman cerita sama kamu.”

Kalau dipikir-pikir, kenapa ya?

Ternyata, jenis pujian yang paling kita cari sering kali bukan hal yang acak. Justru itu bisa memberi petunjuk tentang kebutuhan emosional yang paling penting bagi kita.

Menurut teori Self-Determination Theory yang dikembangkan oleh Edward L. Deci dan Richard M. Ryan, manusia memiliki kebutuhan psikologis dasar untuk merasa kompeten, terhubung dengan orang lain, dan memiliki kendali atas hidupnya. Ketika salah satu kebutuhan ini terasa kurang terpenuhi, kita cenderung lebih sensitif terhadap bentuk pengakuan yang berkaitan dengan kebutuhan tersebut.

Misalnya, kalau kamu sangat senang saat dipuji karena kemampuan atau prestasi, bisa jadi kamu sedang mencari rasa kompeten dan ingin merasa bahwa usaha yang selama ini kamu lakukan memang berarti.

Sebaliknya, kalau pujian yang paling berkesan buatmu adalah saat seseorang bilang bahwa mereka merasa nyaman, aman, atau disayangi saat bersama kamu, mungkin yang paling kamu hargai adalah koneksi emosional.

Dilansir dari buku The Gifts of Imperfection karya Brené Brown (2010), salah satu kebutuhan terdalam manusia adalah rasa memiliki (belonging) dan diterima apa adanya. Banyak perilaku pencarian validasi sebenarnya berakar dari kebutuhan untuk merasa terhubung dan dihargai oleh orang lain.

Ada juga orang yang sangat haus pujian soal penampilan. Setiap komentar tentang wajah, tubuh, outfit, atau penampilannya bisa sangat memengaruhi mood sepanjang hari.

Ini bukan berarti mereka dangkal. Kadang justru karena mereka tumbuh dalam lingkungan yang terlalu sering menilai penampilan, sehingga nilai diri mereka perlahan ikut dikaitkan dengan bagaimana mereka terlihat di mata orang lain.

Penelitian Contingencies of Self-Worth oleh Jennifer Crocker dan Connie T. Wolfe (2001) menjelaskan bahwa banyak orang membangun harga dirinya berdasarkan area tertentu, seperti prestasi akademik, penerimaan sosial, penampilan fisik, atau persetujuan dari orang lain. Akibatnya, pujian dan kritik pada area tersebut terasa jauh lebih kuat dibanding aspek lainnya.

Makanya, kalau kamu merasa sangat membutuhkan pengakuan dalam satu hal tertentu, mungkin pertanyaannya bukan “Kenapa aku haus validasi?” tapi “Kenapa bagian ini terasa sangat penting buatku?”

Kadang jawabannya ada di pengalaman masa lalu. Mungkin dulu kamu jarang dipuji. Mungkin usahamu sering tidak dianggap. Mungkin kamu tumbuh dengan standar yang sangat tinggi. Atau mungkin ada kebutuhan emosional yang belum pernah benar-benar terpenuhi.

Dikutip dari buku Mindset: The New Psychology of Success karya Carol S. Dweck (2006), cara seseorang memandang nilai dirinya sering kali dibentuk oleh pengalaman, umpan balik sosial, dan lingkungan tempat ia berkembang. Hal-hal tersebut memengaruhi apa yang akhirnya dianggap penting sebagai sumber pengakuan diri.

Bukan berarti mencari pujian itu salah. Kita semua membutuhkan apresiasi. Masalahnya muncul ketika seluruh nilai diri kita bergantung pada satu jenis pengakuan saja. Karena saat pujian itu tidak datang, kita mulai meragukan diri sendiri.

Padahal nilai dirimu tidak ditentukan oleh seberapa sering orang lain mengakuinya. Kalau akhir-akhir ini ada satu jenis pujian yang terasa sangat penting buatmu, coba perhatikan lebih dalam.

Mungkin itu bukan cuma soal pujian. Mungkin itu petunjuk tentang kebutuhan emosional yang selama ini sedang kamu cari.

Follow Instagram @sefruitmedia untuk konten-konten menarik lainnya. Dan kalau artikel ini relate, coba share ke teman yang selalu bilang “aku nggak butuh validasi kok” tapi diam-diam masih kepikiran satu komentar positif selama seminggu penuh.

Share This Article
Email Salin Tautan Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Rakyat Diminta Hemat, BGN Malah Gelar Acara Mewah Hingga Makan Anggaran Rp55 Miliar
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto bersama pemilik SPPG di seluruh Indonesia. Doc: IG SetnegRI
1
Kreator TikTok Dikecam Warganet Karena Kontennya Mengejek Penyandang Disabilitas
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Kreator konten
2
Bukan Selamat Biasa, Ada Udang di Balik Surat ‘Hadiah Indah’ Eks Wakil BGN Sony Sanjaya
By Rika Pangesti
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (tengah) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
3
Giliran Kepala BGN Nanik Deyang Masuk Radar Kejagung, Bakal Dipanggil Jadi Saksi Korupsi MBG?
By Rahmat Baihaqi
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang menyapa wartawan sebelum konferensi pers di Kantor Pusat BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
4
Dugaan Jual-Beli Sertifikat Halal MBG Terkuak, Kejagung Harus Sikat Semua Pemainnya
By Rahmat Tunny
Ilustrasi sertifikat halal MBG. Dok: Owrite.id
5

BERITA LAINNYA

Sefruit

Kenapa Kamu Selalu Khawatir Salah Ngomong di Chat?

Lebih berani bicara langsung daripada kirim chat? Bisa jadi kamu terjebak overthinking…

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
18 jam lalu
Sefruit

Busy Day vs Productive Day: Banyak Orang Masih Ketuker

Merasa lelah seharian tapi tugas utama tidak selesai? Bisa jadi kamu terjebak…

Salsabillah Irwanda
By
Salsabillah Irwanda
21 jam lalu
Sefruit

Ternyata Nggak Semua Kekhawatiran Itu Overthinking

Sering meragukan perasaan sendiri karena takut dianggap overthinking? Padahal, tidak semua kecemasan…

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
21 jam lalu
Sefruit

Fenomena yang Bikin Banyak Orang Tidur Jam 2 Pagi Tanpa Sadar

Sering begadang dan asyik scrolling HP sampai jam 2 pagi? Kenali fenomena…

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up