Isu mengenai kemungkinan hewan masuk surga kembali menjadi perhatian publik. Pertanyaan ini memunculkan beragam pandangan di masyarakat, terutama terkait penafsiran dalam ajaran Islam.
Sejumlah ulama memberikan penjelasan berdasarkan dalil Al-Qur’an dan hadis yang menjadi rujukan utama dalam pembahasan tersebut. Mari kita simak pembahasannya berikut ini.
Pandangan Para Ulama
Melansir dari laman BAZNAS, para ulama memiliki pandangan beragam terkait apakah hewan kurban masuk surga. Meski tidak ada dalil yang secara langsung menyebutkannya dalam Al-Qur’an atau hadis sahih, sebagian ulama menafsirkannya berdasarkan dalil syariat dan kaidah fiqih yang ada.
- Imam Al Ghazali
Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin menjelaskan bahwa hewan kurban akan dihidupkan kembali pada hari kiamat untuk menjadi saksi atas amal baik pemiliknya.
- Imam Ibnu Qayyim Al Jauziyah
Menurutnya, dalam kitab Hadi Al-Arwah menyebutkan bahwa hewan-hewan tertentu dapat masuk surga, terutama yang memiliki peran dalam ketaatan kepada Allah.
- Hadis Riwayat Tarmidzi
Dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa hewan kurban akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, bulu, dan kukunya untuk ditimbang sebagai amal ibadah.
- Syekh Yusuf al-Qaradawi
Syekh Yusuf al-Qaradawi dalam salah satu ceramahnya menyampaikan bahwa meskipun hewan tidak memiliki akal seperti manusia, mereka tetap tunduk pada ketentuan Allah.
- Tafsir Klasik
Dalam sejumlah tafsir klasik disebutkan bahwa surga dipenuhi dengan berbagai kenikmatan, termasuk segala sesuatu yang membawa kebahagiaan bagi penghuninya.
Kemudian menurut Syekh Ahmad ad-Dardiri dalam kitabnya Hasyiyah Qishah al-Mi’raj disebutkan bahwa ada 10 hewan yang kelak akan masuk surga. Namun, dalam penjelasan kitab tersebut tidak dirinci secara lengkap satu per satu.
Pandangan ini kemudian menjadi salah satu rujukan dalam pembahasan mengenai kemungkinan adanya hewan yang memiliki kedudukan istimewa di akhirat.
Daftar Hewan yang Masuk Surga
Melansir dari laman NU Online, diambil dari penjelasan dalam kitab Hasyiyah Qishah al-Mi’raj, Syekh Ahmad ad-Dardiri bahwa terdapat hewan mulia yang dipilih Allah SWT masuk surga.
Namun dalam kitan tersebut tidak tertulis hewan apa saja yang masuk surga. Maka itu, lewat berbagai literatur, berikut adalah 10 hewan yang termasuk kelak akan masuk surga.
1. Buraq Tunggangan Nabi Muhammad SAW
Buraq adalah hewan dari surga yang menjadi tunggangan Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra’ Mi’raj. Nama “Buraq” berasal dari kata barq yang berarti kilat, karena ia digambarkan bergerak sangat cepat.
2. Unta Nabi Shaleh AS
Unta Nabi Shaleh adalah mukjizat dari Allah yang diberikan kepada kaum Tsamud. Unta betina ini keluar dari batu dan menghasilkan susu untuk masyarakatnya. Namun, kaum Tsamud justru membunuhnya, sehingga Allah menurunkan azab berupa gempa dan hujan batu.
3. Anak Sapi Nabi Ibrahim AS
Dalam kisah Nabi Ibrahim AS, beliau pernah menyembelih dan menyajikan daging anak sapi panggang sebagai jamuan untuk tamu yang ternyata adalah malaikat. Kisah ini disebutkan dalam surat Adz-Dzariyat ayat 24 – 30.
4. Kambing Gunung Nabi Ismail AS
Kisah ini terjadi saat Nabi Ibrahim AS mendapat perintah Allah untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS. Keduanya menunjukkan kepatuhan penuh terhadap perintah tersebut. Peristiwa ini kemudian menjadi dasar disyariatkannya ibadah kurban pada Idul Adha
5. Burung Hudhud Ratu Bilqis
Hudhud adalah burung yang disebut dalam Al-Qur’an surat An-Naml dan dikenal sebagai utusan Nabi Sulaiman AS yang membawa kabar tentang Ratu Bilqis di negeri Saba’. Ia memiliki kemampuan luar biasa dalam menjelajah dan menyampaikan informasi penting.
6. Semut Nabi Sulaiman AS
Dalam Al Quran diceritakan bahwa Nabi Sulaiman AS melewati lembah yang dihuni semut. Seekor semut memberi peringatan kepada koloninya agar segera masuk ke sarang supaya tidak terinjak pasukan Sulaiman.
7. Anjing Ashabul Kahfi
Anjing Ashabul Kahfi adalah hewan yang menemani tujuh pemuda penghuni gua dalam kisah yang diabadikan dalam surat Al Kahfi. Ia setia menjaga di pintu gua saat para pemuda tertidur selama ratusan tahun sebagai bentuk perlindungan dari Allah.
8. Ikan yang Menelan Nabi Yunus AS
Dalam kisah Nabi Yunus AS, beliau ditelan oleh ikan besar setelah meninggalkan kaumnya yang menolak dakwah. Di dalam perut ikan tersebut, Nabi Yunus berdoa dan memohon ampun kepada Allah hingga akhirnya diselamatkan dan dikeluarkan kembali.
9. Sapi Betina Bani Israil
Kisah sapi betina ini terjadi pada masa Nabi Musa AS. Allah memerintahkan Bani Israil untuk menyembelih seekor sapi betina dengan kriteria tertentu sebagai jalan untuk mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di antara mereka.
10. Keledai Nabi Uzair AS
Allah menunjukkan kekuasaan-Nya dengan mematikan beliau selama 100 tahun lalu menghidupkannya kembali untuk membuktikan bagaimana Allah membangkitkan yang telah mati.
Dari berbagai pandangan ulama dan kisah yang bersumber dari Al-Qur’an maupun literatur keislaman, dapat dipahami bahwa pembahasan mengenai hewan yang masuk surga memiliki banyak penafsiran.
Namun demikian, tidak semua riwayat menyebutkan secara tegas bahwa hewan-hewan tersebut pasti masuk surga.
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memahami hal ini secara bijak, dengan tetap berpegang pada dalil agar menjadi pengingat akan kebesaran Allah SWT dan luasnya rahmat-Nya kepada seluruh makhluk.


