Seorang pendamping Garuda (player escort) cilik bernama Syailendra Ahmad Budiyanto mendadak jadi perbincangan netizen Tanah Air, setelah video ia menangis saat lagu Indonesia Raya berkumandang beredar di media sosial.
Momen tersebut terjadi saat Timnas Indonesia menjamu Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Minggu, 7 Juni 2026 malam. Wajah Syailendra sebagai pendamping Nathan, tampak terharu hingga meneteskan air mata terekam kamera dan langsung mencuri perhatian warganet.
Belakangan, identitas bocah yang akrab disapa Nyonyo itu diungkap oleh sang ibu melalui akun Threads @intanafree.
Namanya Syailendra Ahmad Budiyanto aka Nyo2. Anak Manado, anak daerah berdiri di stadion GBK. Sangat terharu anaknya kaakk,”
tulis sang ibu.
Dalam unggahan lain, ia mengungkapkan bahwa putranya telah mengikuti seleksi pendamping Garuda sejak 2024. Namun, kesempatan itu baru datang pada 2026, dan sekaligus menjadi tahun terakhirnya untuk memenuhi batas usia peserta.
Syailendra Ahmad Budiyanto, akrab dipanggil Nyo2. Aktif daftar dan ikut seleksi dari tahun 2024. Alhamdulillah tahun ini, kesempatan terakhir (usia maksimal 10 tahun) dia akhirnya dipanggil,”
tulisnya.
Sang ibu juga menceritakan bahwa putranya berangkat dari Manado menuju Jakarta seorang diri dan dijemput oleh tantenya setibanya di ibu kota.
Komentar Netizen
Kisah tersebut membuat banyak netizen semakin terharu. Tidak sedikit yang memuji semangat, keberanian, serta kecintaan Syailendra terhadap Indonesia.
Ahh akhirnya sampai, salut banget sama tekad dan perjuangannya, jauh sekali dari Manado sendiri. Kelak jadi anak yang hebat ya nak,”
puji akun @antrifki.
Dari tadi aku nangisin Nyo2, hebat banget kamu nak berani naik pesawat sendirian. Kamu juga keren banget kak sebagai orang tua,”
tulis akun @callmeadianed.
Sebelum muji anaknya keren. Mau muji ibunya dulu yang jauh lebih keren. Daftar seleksi dari 2024 tapi baru keterima di 2026, keren sih ibunya mau dampingin anaknya terus. Kadang banyak orang tua yang nyuruh anaknya nyerah aja. Selamat yaa Bu buat anaknya,”
ungkap akun @sukarebahan_.
Anak baik, mandiri, dan lembut hatinya. Sehat selalu ya nak, semoga tercapai semua cita-cita. Kelak jadi anak yang selalu bangga dan membanggakan negaramu,”
ungkap @sitaelanda.
Ya Allah akhirnya ketemu sama ibunya. Sumpah kak semalem aku nangis ikut terharu. Masih kecil jiwa nasionalisnya udah membara. Semoga tumbuh jadi anak yang kuat dan hebat ya,”
tulis @mochimochiwhite89.
Hingga kini, momen haru Syailendra saat Indonesia Raya berkumandang masih ramai dibagikan di berbagai platform media sosial. Banyak warganet menilai air mata Syailendra menjadi gambaran sederhana tentang rasa bangga dan cinta terhadap Indonesia yang tumbuh sejak usia dini.

