Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 27 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Apa Itu Style Gothic? Ternyata Ini Filosofi dan Alasan Tren Gothic Kembali Populer
Hype

Apa Itu Style Gothic? Ternyata Ini Filosofi dan Alasan Tren Gothic Kembali Populer

Ani RatnasariSyifa Fauziah
Last updated: Juni 9, 2026 4:10 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Ghotic
Ghotic (Foto: Pexels)
SHARE

Kalau mendengar kata gothic, apa yang langsung terlintas di kepalamu? Baju serba hitam, eyeliner tebal, sepatu boots, atau mungkin karakter Wednesday Addams yang dingin dan misterius?

Daftar isi Konten
  • Apa Itu Gothic?
  • Identitas Gothic
  • Kenapa Gothic Selalu Identik dengan Warna Hitam?
  • Jadi Goth Bukan Berarti Depresi
  • Kenapa Gothic Kembali Tren di Kalangan Gen Z?
  • Dark Romance, Wajah Baru Gothic Modern

Nggak salah sih. Tapi sebenarnya, istilah gothic jauh lebih besar daripada sekadar gaya berpakaian. Gothic memang identik dengan warna hitam, budaya ini punya sejarah panjang, filosofi, hingga cara pandang tersendiri yang membuat gothic tetap relevan dari generasi ke generasi.

Menariknya, setelah sempat dianggap sebagai subkultur pinggiran, gothic kini kembali menjadi salah satu tren fashion terbesar di dunia. Korset, renda hitam, mantel panjang, hingga makeup bernuansa gelap mulai ramai muncul di media sosial, panggung mode, sampai outfit harian Gen Z.

Jadi, sebenarnya apa sih arti gothic? Dan kenapa tren ini kembali booming?

Baca juga:
Apa Makna Logo 5 Abad Jakarta? Ini Filosofi dan Arti… Jakarta tengah bersiap menyambut momen bersejarah. Pada 2027 nanti ibu kota bakal…
Tren Self-care Bergeser Jadi Kebutuhan, Bukan Lagi Gaya Hidup  Rutinitas merawat diri atau self-care kini tak lagi dipandang sebagai aktivitas untuk…
Makna dan Filosofi Logo HUT Ke-81 RI 2026, Mengusung Semangat… Pemerintah resmi meluncurkan logo dan identitas visual HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
  • Apa Makna Logo 5 Abad Jakarta? Ini Filosofi dan Arti Setiap Elemennya!
  • Tren Self-care Bergeser Jadi Kebutuhan, Bukan Lagi Gaya Hidup 
  • Makna dan Filosofi Logo HUT Ke-81 RI 2026, Mengusung Semangat Kolektif, Sinergi,…

Apa Itu Gothic?

Secara sederhana, gothic adalah sebuah subkultur yang lahir dari dunia musik pada akhir 1970-an dan awal 1980-an.

Budaya ini berkembang dari genre musik post-punk dan darkwave yang saat itu menawarkan sesuatu yang berbeda dari musik populer. Liriknya lebih melankolis, lebih reflektif, dan banyak membahas tema kehidupan yang sering dianggap “gelap”, seperti kehilangan, kesepian, cinta yang tragis, hingga pencarian jati diri.

Namun seiring waktu, gothic berkembang menjadi lebih dari sekadar musik. Ia berubah menjadi identitas budaya yang mencakup fashion, seni, sastra, hingga cara seseorang mengekspresikan dirinya.

Karena itu, jangan heran kalau dua orang yang sama-sama menyukai gothic bisa memiliki gaya yang sangat berbeda. Ada yang tampil seperti bangsawan era Victoria, ada yang lebih modern, bahkan ada yang memadukannya dengan gaya bohemian atau streetwear.

Identitas Gothic

Jauh sebelum menjadi tren fashion, gothic sebenarnya berasal dari dunia sastra.

Pada abad ke-18 dan ke-19, banyak penulis yang menciptakan cerita bertema kastil tua, hantu, misteri, tragedi, dan sisi gelap manusia. Nama-nama seperti Edgar Allan Poe dan Mary Shelley merupakan ikon dari genre yang dikenal sebagai Gothic Literature.

Dari sanalah lahir konsep romantisme gelap atau dark romanticism yang kemudian menjadi fondasi budaya gothic saat ini.

Ketika musik post-punk muncul pada akhir 1970-an, nuansa gelap dan melankolis dari sastra gothic kembali hidup dalam bentuk yang lebih modern. Band seperti Bauhaus, The Cure, dan Siouxsie and the Banshees menjadi pelopor yang membentuk identitas gothic seperti yang dikenal hingga sekarang.

Kenapa Gothic Selalu Identik dengan Warna Hitam?

Ini mungkin pertanyaan yang paling sering muncul. Namun, jawabannya adalah bukan karena para goth suka terlihat menyeramkan.

Bagi komunitas gothic, warna hitam punya banyak makna. Hitam dianggap sebagai simbol refleksi diri, ketenangan, misteri, dan penerimaan terhadap kenyataan bahwa hidup nggak selalu berjalan sempurna.

Di saat banyak orang berlomba-lomba menampilkan versi terbaik dan paling bahagia dari dirinya, gothic justru mengakui bahwa rasa sedih, kehilangan, kecewa, atau bingung adalah bagian normal dari kehidupan.

Makanya, warna hitam dalam budaya gothic bukan simbol keputusasaan, melainkan simbol kejujuran terhadap emosi manusia.

Selain itu, warna hitam juga memberikan ruang bagi seseorang untuk tampil berbeda tanpa harus mengikuti standar yang sedang populer.

Jadi Goth Bukan Berarti Depresi

Salah satu stereotip terbesar tentang gothic adalah anggapan bahwa semua orang yang menyukai budaya ini pasti murung atau depresi.

Padahal kenyataannya jauh bukan seperti itu, banyak orang tertarik dengan gothic karena menyukai seni, musik, sastra, fashion, atau sekadar merasa nyaman dengan estetika yang berbeda dari arus utama.

Bagi sebagian orang, gothic justru menjadi ruang untuk menemukan komunitas yang lebih menerima keberagaman identitas dan ekspresi diri.

Jadi, memakai pakaian hitam bukan berarti seseorang sedang sedih. Sama seperti memakai pakaian warna-warni juga tidak otomatis membuat seseorang bahagia.

Kenapa Gothic Kembali Tren di Kalangan Gen Z?

Kalau kamu sering scrolling TikTok atau Instagram, mungkin sadar kalau estetika gothic mulai muncul lagi di mana-mana.

Fenomena ini sebenarnya sudah terlihat sejak serial Wednesday dirilis pada 2022. Karakter Wednesday Addams yang diperankan Jenna Ortega membuat banyak anak muda tertarik pada fashion bernuansa gothic modern.

Setelah itu, tren semakin besar berkat film Nosferatu, Beetlejuice Beetlejuice, hingga berbagai kampanye fashion dari brand mewah dunia.

Tapi ini bukan cuma karena pengaruh film. Banyak pengamat budaya melihat kebangkitan gothic sebagai respons terhadap kondisi dunia saat ini. Ketika banyak orang merasa lelah dengan tuntutan untuk selalu terlihat sempurna, estetika gothic menawarkan sesuatu yang lebih autentik.

Alih-alih berpura-pura semuanya baik-baik saja, gothic mengajak orang menerima bahwa hidup punya sisi terang dan gelap sekaligus.

Dan bagi Gen Z yang dikenal lebih terbuka dalam membahas kesehatan mental, identitas, serta ekspresi diri, pesan ini terasa semakin relevan.

Baca juga:
Banyak Anak Muda Tinggalkan Prioritas Pacaran dan Memilih Solomaxxing, Ternyata… Belakangan ini, istilah solomaxxing mulai ramai diperbincangkan di media sosial, terutama oleh kalangan gen…
Mengenal Rumah Adat Betawi, Warisan Budaya Jakarta yang Penuh Filosofi… Salah satu warisan budaya Jakarta yang masih dapat ditemukan hingga kini adalah…
Apa Itu Slow Living? Tren Tinggal di Desa dengan Gaji… Di tengah hiruk pikuk kehidupan perkotaan yang serba cepat, semakin banyak orang…
  • Banyak Anak Muda Tinggalkan Prioritas Pacaran dan Memilih Solomaxxing, Ternyata Ini Penyebabnya
  • Mengenal Rumah Adat Betawi, Warisan Budaya Jakarta yang Penuh Filosofi dan Makna
  • Apa Itu Slow Living? Tren Tinggal di Desa dengan Gaji Dolar dari…

Dark Romance, Wajah Baru Gothic Modern

Kalau gothic era 2000-an identik dengan eyeliner tebal dan outfit serba hitam, versi 2025-2026 hadir dengan pendekatan yang lebih romantis.

Tren ini dikenal sebagai dark romance. Ciri khasnya adalah perpaduan antara elemen klasik dan modern seperti:

  • Korset
  • Renda transparan
  • Rok berlapis tulle
  • Mantel panjang dramatis
  • Perhiasan vintage
  • Warna hitam, merah marun, dan ungu gelap

Estetika ini menghadirkan kesan misterius, elegan, sekaligus berani. Nggak heran kalau banyak brand fashion mulai mengadaptasinya ke koleksi mereka.

Saat ini, gothic bisa dibilang jadi pengingat bahwa tidak semua hal harus terlihat sempurna.

Budaya ini mengajarkan bahwa keindahan bisa ditemukan dalam hal-hal yang tidak biasa. Bahwa menjadi berbeda bukan sesuatu yang harus disembunyikan. Dan bahwa setiap orang berhak mengekspresikan dirinya tanpa harus mengikuti standar yang ditentukan orang lain.

Mungkin itu alasan kenapa gothic tidak pernah benar-benar hilang. Ia terus berevolusi mengikuti zaman, tetapi tetap membawa pesan yang sama yaitu menjadi diri sendiri, bahkan ketika dunia mengharapkan kamu menjadi orang lain.

Tag:FilosofighoticTren
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Pamit Setelah 7 Tahun, Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Gubernur BI
By Anisa Aulia
Konferensi Pers pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Senin, 27 Juli 2026.
1
Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur, Intip Proyeksinya Hari ini
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026).
2
Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi, Destry Damayanti Jamin Stabilitas BI
By Anisa Aulia
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Senin, 27 Juli 2026.
3
Piala AFF 2026: Kamboja Mencoba Melawan Takdir, Skuad Garuda Bertekad Pesta Gol di Pakansari
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia mengikuti sesi latihan di Stadion Madya, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/7/2026).
4
Bukan Kesehatan, Ini Kata Istana Kenapa Perry Warjiyo Mundur dari Kursi Gubernur BI
By Anisa Aulia
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (tengah) didampingi jajaran Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (kiri) dan Ricky P. Gozali (kanan) menyampaikan keterangan pers terkait pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Marco/rwa/wsj)
5

BERITA LAINNYA

Chicken & shrimp roll di sebuah piring.
Hype

Trik Bekal Sekolah Kilat: Resep Chicken Shrimp Roll Gurih Renyah, Tinggal Cemplung dari Freezer!

Akhir pekan menjadi waktu yang tepat bagi para orang tua untuk menyiapkan…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
16 jam lalu
Ilustrasi gedung Kopdes Merah Putih dijadikan lokasi pernikahan.
Hype

Gedung Kopdes Merah Putih di Solo Disulap Buat Nikahan: Kondangan Penduduk Desa!

Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Banjarsari, Kota Solo, Jawa…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
18 jam lalu
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda ketika bertemu warga Bacan, Halmahera Selatan, Februari 2026.
Hype

Maksud Hati Puji Sherly Tjoanda, Ahmad Sahroni Disentil Warganet: Uang Tak Bisa Beli Etika

Ungkapan bernada seksisme yang disampaikan anggota DPR RI Ahmad Sahroni kepada Gubernur…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
20 jam lalu
Ilustrasi SDN 112329 Padang Nabidang dan Dapur MBG.
Hype

Sepekan Bangun Dapur, Bertahun Tatap Reruntuhan: Kontras SDN Padang Nabidang di Depan Dapur MBG

Seorang konten kreator menyoroti kondisi SDN 112329 Padang Nabidang yang berlokasi di…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
22 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up