Di tengah isu pelemahan nilai tukar rupiah yang membuat harga berbagai kebutuhan hingga hiburan ikut terkerek naik, tidak menyurutkan antusiasme penggemar BTS atau ARMY untuk berburu tiket konser BTS WORLD TOUR ‘ARIRANG’ IN JAKARTA 2026.
Konser yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada 26-27 Desember 2026 itu tetap disambut meriah oleh para penggemar.
Meski harga tiket dibanderol mulai dari Rp2,1 juta hingga Rp5 juta, banyak ARMY tetap ikut war tiket saat penjualan dibuka pada 9 dan 11 Juni 2026. Tak sedikit pula yang menyiapkan tabungan jauh-jauh hari demi bisa menyaksikan idolanya tampil secara langsung.
Fenomena ini menunjukkan bahwa bagi sebagian gen z, konser bukan hanya sekadar hiburan, melainkan pengalaman yang memiliki nilai emosional tersendiri.
Salah satunya dirasakan oleh Laura Dzaelani, seorang ARMY yang telah mengikuti perjalanan BTS sejak 2017. Di tengah kondisi ekonomi yang tengah mengalami pelemahan rupiah, ia mengaku tetap ikut war tiket konser grup asal Korea Selatan tersebut.
Kondisi rupiah melemah memang sangat disayangkan. Tapi buat aku, konser itu jadi tempat yang bisa bikin aku jadi diri sendiri,”
kata Laura kepada Owrite.id.
Melepas Penat
Menurut Laura, konser bukan hanya tentang menyaksikan penampilan musisi favorit, tetapi juga menjadi ruang untuk mengekspresikan diri tanpa takut mendapat penilaian dari orang lain.
Di sana aku bisa nyanyi sekeras mungkin tanpa ada yang peduli, bisa bebas berekspresi tanpa ada yang menghakimi. Aku bisa teriak, joget kecil, dan semua orang punya perasaan yang sama,”
ujarnya.
Ia bahkan menyebut euforia konser mampu membuat beban dan tekanan sehari-hari seolah menghilang untuk sementara waktu.
Ada yang pernah bilang, musik satu-satunya candu yang diperbolehkan negara. Dan memang luar biasa euforia dari konser itu. Semua beban dan pikiran seperti lenyap karena kecintaan kita terhadap musik,”
lanjutnya.
Laura mengaku telah menjadi penggemar BTS sejak duduk di bangku sekolah dasar. Meski sempat tidak terlalu aktif mengikuti BTS saat para member fokus pada aktivitas solo, ia kembali aktif ketika grup tersebut kembali berpromosi sebagai formasi lengkap.
Kesempatan menyaksikan BTS secara langsung juga menjadi momen yang sudah lama ditunggu olehnya. Namun, seperti banyak penggemar K-Pop lainnya, membeli tiket konser bukan keputusan yang diambil secara mendadak.
Laura mengaku dulu harus menabung selama berbulan-bulan agar bisa menghadiri konser. Sebagai pribadi yang mengaku introvert, ia lebih mudah menyisihkan uang karena jarang menghabiskan waktu untuk bepergian atau nongkrong.
Kalau dulu aku selalu nabung dulu. Walaupun banyak yang harus ditahan biar nggak jajan,”
katanya.
Kini situasinya berbeda. Selain masih mendapat dukungan dari orang tua, Laura juga telah memiliki penghasilan sendiri sehingga lebih leluasa mengatur pengeluaran untuk membeli tiket konser.
Untuk sekarang aku sudah punya pekerjaan sendiri, juga masih dinafkahi orang tua, jadi lebih mudah untuk membeli tiket konser,”
ujarnya.
Sebelumnya, Laura sudah dua kali menghadiri konser K-Pop, yakni konser TXT di Jakarta pada 2023 dan di ICE BSD pada 2024. Jadi, konser BTS pada akhir tahun ini akan menjadi pengalaman konser ketiganya.
Menurut Laura, ada kebanggaan tersendiri karena akhirnya bisa mewujudkan impian masa kecilnya dengan hasil kerja keras sendiri.
BTS ini, walaupun sekarang aku sudah nggak begitu mengikuti semuanya, tapi diriku yang kecil dulu sudah menanti cukup lama untuk kedatangan mereka. Pasti dia bangga tahu aku yang sekarang bisa ketemu artis favoritnya dengan uang hasil kerja keras sendiri,” pungkasnya.
ujarnya.


