Momen reaksi Presiden Prabowo saat mendengar korban bullying curhat viral di media sosial. Alih-alih menenangkan, orang nomor satu di Indonesia ini justru curhat balik tentang dirinya yang kerap diejek.
Ya, nggak apa-apa diejek. Jangankan kamu, saya sering diejek sampai sekarang. Presiden pun sering diejek, nggak apa-apa,”
kata Prabowo.
Potongan narasi tersebut pun viral di Threads. Salah satunya diunggah oleh akun @nandaarte24. Ia menuliskan unggahan dengan nada kesal.
Penyesalan terbesar dalam hidup gua, milih Prabowo, bingung gua sama nih orang, apa karena dia mantan tentara jadinya nggak punya hati ya? Sorry cuma ini cuma unek-unek rakyat jelata,”
tulisnya.
Unggahan tersebut pun viral di media sosial. Banyak netizen yang memberi komentar dan ikut kesal dengan reaksi Prabowo.
“Malah adu nasib,” kata @monyetkoneng.
“Orang tua yang cuma tua, tapi nggak bisa jadi orang tua,” ucap @veronikasirait8977.
“Wajarlah diejek, rakyat aja kerjaannya dibully sama lo,” komen @bangtoyib696.
“Langsung playing victim si Wowo,” tambah @endi_7_cf.
“Itu bukan jawaban seorang pria dewasa, jawaban anak-anak, begini ya adab kepala negara,” sambung @roman._hary.
Awal Mula Berita Viral

Kejadian tersebut bermula saat Prabowo melakukan peninjauan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 di Tabanan, Bali. Di momen itu, salah satu siswa bernama Gede Bagus Abimanyu menyampaikan keluh kesahnya kepada Prabowo karena kerap menjadi korban bullying atau perundungan.
Saya sering mendapatkan ejekan dari teman-teman karena saya dulu eh anak yang pendiam dan tidak terlalu suka berkumpul dengan teman-teman,”
kata Bagus.
Bagus juga mengaku kerap merasa putus asa karena perundungan itu. Namun di sisi lain, sang ibu terus memberikan dukungan untuk semangat belajar.
Dulu saya pernah hampir sampai putus asa dan tidak masuk sekolah selama beberapa hari. Tapi ibu saya memberikan saya dukungan sampai saya memiliki kembali semangat saya untuk belajar,”
ujarnya.
Akhirnya, ia pun melawan rasa putus asa dan trauma itu. Kini ia ditunjuk sebagai anggota dari organisasi sekolah Anti-Bullying.
Saya harap dengan gelar ini saya dapat untuk mencegah bullying di sekolah ini, dan kita, dan dapat eh menjaga teman-teman saya agar tidak merasakan hal yang saya rasakan sebelumnya,”
ujarnya.
Prabowo Malah Singgung Dirinya Diejek
Prabowo pun merespons curhatan Bagus. Ia menyinggung dirinya yang sampai saat ini juga masih mendapat ejekan. Prabowo mulanya meminta siswa-siswi Sekolah Rakyat untuk bekerja keras dan sopan terhadap orang tua serta guru.
Terima kasih tadi siapa, Bagus ya? Gede Bagus, kamu dulu diejek, nggak apa-apa. Ya, nggak apa-apa diejek. Jangankan kamu, saya sering diejek sampai sekarang. Presiden pun sering diejek, nggak apa-apa,”
kata Prabowo.
Yang penting hatimu teguh, ya. Hati kita baik. Kalau kita diejek, kita balas dengan sopan santun. Semakin dihina, semakin kau teguh, semakin berani, semakin sopan,”
sambungnya.
Prabowo pun berharap siswa di Indonesia tak berkecil hati atas ejekan yang diterima. Prabowo mengingatkan kepada para siswa untuk semangat dan pantang pernah menyerah.
Dihina sopan, ya jangan kecil hati. Terima kasih, kau nanti akan berhasil. Banyak orang yang berhasil datang dari keluarga yang sangat miskin, banyak sekali. Tapi anaknya tidak mau menyerah, anaknya tidak mau putus asa, anaknya selalu gembira di tengah kesulitan mencari yang baik. Pasti akan ada kebaikan yang datang, kita percaya itu,”
tandasnya.

