Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 14 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Makna Lagu Kicir-Kicir, Irama Betawi yang Tak Pernah Absen Saat HUT Jakarta
Hype

Makna Lagu Kicir-Kicir, Irama Betawi yang Tak Pernah Absen Saat HUT Jakarta

Ani RatnasariSyifa Fauziah
Last updated: Juni 16, 2026 3:35 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Ondel-ondel
Ondel-ondel (Foto: Pexels)
SHARE

Buat kamu yang sehari-hari naik KRL, nada lagu khas Betawi ini mungkin sudah tidak asing di telinga. Alunan khas “Kicir-Kicir” kerap terdengar di sejumlah stasiun kereta di Jakarta, sehingga tanpa sadar menjadi bagian dari perjalanan para komuter ibu kota.

Daftar isi Konten
  • Lirik Lagu Kicir-Kicir
  • Lirik nya Menyerupai Pantun
  • Makna Lagu Kicir-Kicir

Menjelang perayaan HUT Jakarta ke-499, lagu Betawi legendaris ini kembali sering diputar di berbagai acara. Namun, pernahkah kamu memperhatikan makna di balik liriknya?

Di balik iramanya yang ceria, “Kicir-Kicir” ternyata menyimpan pesan tentang kebahagiaan, kesehatan, hingga pentingnya menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Baca juga:
Dari Radio hingga Surat Kabar, Begini Kabar Proklamasi Disebarluaskan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ditandai dengan Proklamasi pada 17 Agustus 1945 menjadi…
Mengabadikan Nama Pahlawan di Gerbang Udara: Kisah di Balik Bandara-Bandara… Bandara bukan hanya menjadi tempat pesawat lepas landas dan mendarat, tetapi juga…
Napak Tilas Kemerdekaan, Ini Lima Museum Bersejarah di Jakarta yang… Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia tidak harus selalu dilakukan dengan mengikuti berbagai…
  • Dari Radio hingga Surat Kabar, Begini Kabar Proklamasi Disebarluaskan
  • Mengabadikan Nama Pahlawan di Gerbang Udara: Kisah di Balik Bandara-Bandara Indonesia
  • Napak Tilas Kemerdekaan, Ini Lima Museum Bersejarah di Jakarta yang Bisa Dikunjungi

Lirik Lagu Kicir-Kicir

Kicir-kicir ini lagunya

Lagu lama ya tuan dari Jakarta

Saya menyanyi ya tuan memang sengaja

Untuk menghibur menghibur hati nan duka

Burung dara burung merpati

Terbang cepat ya tuan tiada tara

Bilalah kita ya tuan suka menyanyi

Badanlah sehat ya tuan hati gembira

Buah mangga enak rasanya

Si manalagi ya tuan paling ternama

Siapa saya ya tuan rajin bekerja

Pasti menjadi menjadi warga berguna

Lirik nya Menyerupai Pantun

Jika kamu perhatikan lirik lagu Kicir-Kicir menyerupai pantun Melayu. Setiap bait diawali dengan sampiran, kemudian diikuti isi atau pesan utama yang ingin disampaikan.

Ini bisa diartikan sebagai kuatnya pengaruh budaya Melayu dalam tradisi Betawi. Tak heran jika banyak produk budaya Betawi, termasuk lagu daerah, memiliki ciri khas yang mirip dengan sastra Melayu.

Dari sini terlihat bahwa, Kicir-Kicir bukan sekadar lagu hiburan, melainkan media masyarakat Betawi untuk menyampaikan nasihat dengan cara yang ringan dan mudah diingat.

Baca juga:
Bukan Sekadar Nama Kota, Ini Asal-Usul Depok dan Jejak Kolonialnya Jauh sebelum berkembang menjadi kota penyangga Jakarta, Depok telah melewati perjalanan sejarah…
Tak Hanya Manis dan Segar, Ini Khasiat Buah Naga bagi… Buah naga menjadi salah satu buah yang cukup mudah ditemukan dan banyak…
Matoa, Buah Asli Papua yang Punya Cita Rasa Perpaduan Kelengkeng… Pernah membayangkan mencicipi satu buah dengan rasa manis seperti kelengkeng, tetapi memiliki…
  • Bukan Sekadar Nama Kota, Ini Asal-Usul Depok dan Jejak Kolonialnya
  • Tak Hanya Manis dan Segar, Ini Khasiat Buah Naga bagi Kesehatan
  • Matoa, Buah Asli Papua yang Punya Cita Rasa Perpaduan Kelengkeng dan Durian

Makna Lagu Kicir-Kicir

Meski terdengar sederhana, setiap bait dalam lagu ini ternyata memuat pesan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

1. Simbol Kegembiraan

Meski kata “kicir” tidak tercatat secara khusus dalam KBBI, banyak yang mengaitkannya dengan kincir atau sesuatu yang berputar secara terus-menerus.

Karena itu, Kicir-Kicir sering dimaknai sebagai simbol kegembiraan yang terus bergerak dan tidak pernah berhenti. Seperti roda yang terus berputar, manusia diajak untuk tetap optimistis dan bangkit dari kesedihan.

Makna tersebut langsung terasa pada bait pertama lagu.

“Saya menyanyi ya tuan memang sengaja, untuk menghibur menghibur hati nan duka.”

Lirik itu menunjukkan bahwa musik digunakan sebagai sarana untuk menghibur dan menghilangkan kesedihan. Pesan yang sederhana, tetapi tetap relevan hingga sekarang.

2. Bernyanyi dan Menjaga Hati Tetap Gembira

Pesan berikutnya muncul pada bait kedua.

“Bilalah kita ya tuan suka menyanyi, badanlah sehat ya tuan hati gembira.”

Lewat lirik ini, masyarakat Betawi menyampaikan bahwa kegembiraan memiliki pengaruh positif bagi kehidupan. Bernyanyi bukan hanya soal hiburan, tetapi juga menjadi cara menjaga kesehatan dan suasana hati.

Jika dikaitkan dengan kehidupan masa kini, pesan tersebut terasa dekat dengan isu kesehatan mental yang banyak dibicarakan generasi muda. Di tengah kesibukan dan tekanan sehari-hari, setiap orang membutuhkan ruang untuk bersenang-senang dan menikmati hidup.

3. Ajakan Menjadi Warga yang Berguna

Bait terakhir memuat pesan yang lebih dalam tentang etos kerja.

“Siapa saya ya tuan rajin bekerja, pasti menjadi menjadi warga berguna.”

Lirik ini mengajarkan bahwa kerja keras dan ketekunan merupakan jalan untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Nilai tersebut sejalan dengan semangat masyarakat Jakarta yang sejak dulu dikenal sebagai kota para perantau dan pekerja dari berbagai daerah. Melalui kerja keras, seseorang tidak hanya memperbaiki kehidupannya sendiri, tetapi juga memberi kontribusi bagi lingkungan sekitar.

Meski sudah berusia puluhan tahun, Kicir-Kicir tetap bertahan hingga sekarang. Lagu ini sering dibawakan dalam perayaan HUT Jakarta dan terus diaransemen ulang dalam berbagai genre musik modern.

Versi aslinya menggunakan iringan gambang kromong, tetapi kini Kicir-Kicir dapat ditemukan dalam format pop, orkestra, hingga sentuhan musik elektronik.

Popularitasnya bahkan pernah menembus panggung internasional saat dibawakan dalam Asian Youth Camp 2018 di Beijing.

Hal itu membuktikan bahwa budaya tradisional tidak harus tertinggal oleh zaman. Selama terus dikenalkan kepada generasi baru, lagu-lagu daerah seperti Kicir-Kicir akan tetap hidup dan menjadi bagian dari identitas Jakarta.

Di usianya yang hampir lima abad, Jakarta mungkin terus berubah. Namun, lewat lagu Kicir-Kicir, semangat ceria dan nilai-nilai yang diwariskan masyarakat Betawi masih terus berputar, layaknya kincir yang tak pernah berhenti bergerak.

Tag:khas Jakartalagu kicir-kicirmakna lagu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Jokowi Hadir di Sidang Tahunan MPR, Megawati dan SBY Absen
By Rika Pangesti
Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung MPR/DPR/DPD. (Sumber: Dok. DPR)
1
Ilmu Dagin, Ini 10 Singkatan Sering Digunakan di Kalangan Gen Z 2026
By Ani Ratnasari
Ilustrasi Gen Z
2
Dari Challenge Jadi Perkara, Kasus Hafalan Surah Alquran Berhadiah Miras Dilimpahkan ke Polda Metro
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi minuman keras atau miras.
3
9 Demo di Jakarta Batal Bersamaan, Pengamat Curiga Ada “Dirijen” yang Atur Gerakan Massa
By Rahmat Tunny
Momen demo
4
Misteri Sutrimo dari Kebayoran ke Banyumas: Barang Raib, Jasad Tanpa Luka
By Rahmat Baihaqi
Petugas membawa peralatan untuk proses ekshumasi jenazah Sutrimo mantan kepala rumah tangga eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, di Desa Wlahar, Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Patung Soekarno di kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah
Hype

Dari Radio hingga Surat Kabar, Begini Kabar Proklamasi Disebarluaskan

Kemerdekaan Republik Indonesia yang ditandai dengan Proklamasi pada 17 Agustus 1945 menjadi…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
9 jam lalu
Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten
Hype

Mengabadikan Nama Pahlawan di Gerbang Udara: Kisah di Balik Bandara-Bandara Indonesia

Bandara bukan hanya menjadi tempat pesawat lepas landas dan mendarat, tetapi juga…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
15 jam lalu
Kuba Mas di Depok
Hype

Bukan Sekadar Nama Kota, Ini Asal-Usul Depok dan Jejak Kolonialnya

Jauh sebelum berkembang menjadi kota penyangga Jakarta, Depok telah melewati perjalanan sejarah…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
15 jam lalu
Hype

Napak Tilas Kemerdekaan, Ini Lima Museum Bersejarah di Jakarta yang Bisa Dikunjungi

Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia tidak harus selalu dilakukan dengan mengikuti berbagai…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
16 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up