Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 17 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Banyak Dikira Keturunan Eropa, Mata Biru Suku Buton Ternyata Berkaitan dengan Sindrom Langka
Hype

Banyak Dikira Keturunan Eropa, Mata Biru Suku Buton Ternyata Berkaitan dengan Sindrom Langka

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
Last updated: Juni 16, 2026 9:51 pm
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
Share
Masyarakat Suku buton
Masyarakat Suku buton (Foto: tenteggo.id)
SHARE

Foto-foto warga Suku Buton bermata biru sempat viral di Indonesia. Potret yang diabadikan oleh geolog Indonesia Korchnoi Pasaribu, memperlihatkan warna mata biru terang yang tidak lazim ditemukan di Indonesia, sehingga muncul berbagai spekulasi.

Daftar isi Konten
  • Mengenal Suku Buton
  • Asal Usul Mata Biru pada Suku Buton
  • Apa Itu Waardenburg Syndrome?
  • Penyebab Genetik Waardenburg Syndrome
  • Mengenali Tanda dan Gejala Waardenburg Syndrome

Namun, warna mata yang mencolok tersebut bukanlah hasil percampuran ras, melainkan berkaitan dengan Waardenburg Syndrome, sebuah kondisi genetik langka yang memengaruhi pembentukan pigmen dalam tubuh.

Di balik penampilannya yang mencuri perhatian, fenomena tersebut menjadi pengingat bahwa keberagaman genetik dapat muncul di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia.

Baca juga:
Viral Polisi Musnahkan Sabu Pakai Blender, Benarkah Cara Ini Efektif… Video pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 70 gram oleh Polres…
5 Kota Bersejarah di Indonesia dengan Jejak Peradaban Islam yang… Perjalanan Islam di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari peran sejumlah kota yang…
5 Suku Paling Unik di Indonesia: Ada yang Tinggal di… Indonesia dikenal sebagai negara dengan keragaman budaya yang sangat kaya. Berdasarkan data…
  • Viral Polisi Musnahkan Sabu Pakai Blender, Benarkah Cara Ini Efektif dan Aman?
  • 5 Kota Bersejarah di Indonesia dengan Jejak Peradaban Islam yang Masih Terjaga
  • 5 Suku Paling Unik di Indonesia: Ada yang Tinggal di Atas Pohon…

Mengenal Suku Buton

Dari laman Universitas Bina Bangsa Getsempena, Suku Buton merupakan kelompok etnis Pulau Buton di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Masyarakat Buton dikenal sebagai keturunan Kesultanan Buton, salah satu kerajaan maritim yang pernah berjaya di kawasan timur Nusantara sejak abad ke-16.

Selain mendiami Pulau Buton, masyarakat Buton juga tersebar di berbagai daerah di Indonesia akibat tradisi pelayaran dan merantau yang telah berlangsung sejak lama. Mereka memiliki bahasa, adat istiadat, serta budaya yang khas.

Asal Usul Mata Biru pada Suku Buton

Masyarakat Suku buton (Foto: tenteggo.id)

Mata biru yang dimiliki sebagian warga Suku Buton kerap memunculkan berbagai spekulasi. Salah satu yang paling populer adalah anggapan bahwa warna mata tersebut merupakan warisan dari perkawinan silang antara penduduk lokal dan bangsa Portugis.

Tapi teori tersebut masih diperdebatkan, karena jika warna mata biru merupakan hasil perkawinan campuran, keturunannya umumnya juga akan menunjukkan ciri fisik kaukasoid lainnya, seperti postur tubuh yang lebih tinggi atau warna kulit yang lebih terang, sedangkan warga Suku Buton tidak.

Karena itu, banyak peneliti menilai bahwa Waardenburg Syndrome menjadi penjelasan yang lebih masuk akal. Kondisi genetik langka ini dapat menyebabkan perubahan pigmentasi pada mata sehingga menghasilkan warna biru terang, tanpa harus berkaitan dengan faktor keturunan Eropa.

Apa Itu Waardenburg Syndrome?

Melansir dari laman Halodoc, Waardenburg Syndrome merupakan kelainan genetik yang memengaruhi pembentukan pigmen pada tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan perbedaan warna pada mata, rambut, dan kulit, serta pada sebagian kasus disertai gangguan pendengaran.

Sindrom ini terjadi karena adanya gangguan pada perkembangan sel krista neuralis saat janin masih berada di dalam kandungan. Sel-sel tersebut berperan penting dalam pembentukan berbagai jaringan tubuh, termasuk melanosit, yaitu sel yang menghasilkan pigmen melanin.

Pigmen inilah yang menentukan warna kulit, rambut, dan iris mata seseorang. Ketika perkembangan melanosit terganggu, produksi pigmen dapat berubah sehingga menyebabkan ciri khas seperti mata berwarna biru terang, warna rambut yang berbeda, atau bercak putih pada kulit.

Penyebab Genetik Waardenburg Syndrome

Waardenburg Syndrome disebabkan oleh perubahan atau mutasi pada sejumlah gen yang berperan dalam perkembangan melanosit, yaitu sel penghasil pigmen pada tubuh.

Mutasi pada gen-gen tersebut dapat mengganggu pembentukan serta fungsi melanosit, sehingga memengaruhi warna mata, rambut, dan kulit. Pada sebagian kasus, gangguan ini juga berdampak pada perkembangan telinga bagian dalam yang berperan dalam proses pendengaran.

Sindrom ini umumnya diwariskan dalam keluarga. Sebagian besar kasus terjadi melalui pola pewarisan autosomal dominan, yang berarti seorang anak dapat mewarisi kondisi tersebut meski hanya menerima satu gen yang bermutasi dari salah satu orang tuanya.

Baca juga:
5 Jembatan Unik di Indonesia, Ada yang Berusia Lebih dari… Jembatan umumnya dikenal sebagai sarana penghubung yang memudahkan mobilitas masyarakat. Namun, di…
Resep Cheesecake Tanpa Oven ala Devina Hermawan, Lembut dan Bikin… Cheesecake salah satu dessert favorit yang memiliki tekstur lembut dan rasa creamy…
5 Potret Carol Cabrino, Istri Marquinhos yang Modis dan Selalu… Carol Cabrino dikenal luas sebagai istri dari bek sekaligus kapten Paris Saint-Germain…
  • 5 Jembatan Unik di Indonesia, Ada yang Berusia Lebih dari 100 Tahun
  • Resep Cheesecake Tanpa Oven ala Devina Hermawan, Lembut dan Bikin Ketagihan
  • 5 Potret Carol Cabrino, Istri Marquinhos yang Modis dan Selalu Setia Mendampingi…

Mengenali Tanda dan Gejala Waardenburg Syndrome

Dokter biasanya mengenali Waardenburg Syndrome melalui sejumlah ciri fisik yang khas. Seseorang dapat diduga mengalami kondisi ini jika memiliki beberapa tanda berikut:

Ciri utama:

  • Gangguan pendengaran yang sudah ada sejak lahir.
  • Mata berwarna biru terang atau kedua mata memiliki warna yang berbeda.
  • Adanya bagian rambut yang berwarna putih, terutama di bagian depan kepala.
  • Jarak antara kedua mata tampak lebih lebar dari umumnya.
  • Memiliki anggota keluarga yang juga mengalami Waardenburg Syndrome.

Ciri pendukung:

  • Bercak putih pada kulit sejak lahir.
  • Alis yang tampak menyambung di bagian tengah.
  • Pangkal hidung yang lebar dan menonjol.
  • Bentuk hidung tertentu akibat perkembangan yang tidak sempurna.
  • Rambut beruban pada usia yang lebih muda dari biasanya.

Fenomena mata biru pada sebagian warga Suku Buton menjadi bukti bahwa keragaman genetik dapat muncul dalam berbagai bentuk yang unik.

Di balik berbagai spekulasi tentang asal-usulnya, penjelasan ilmiah melalui Waardenburg Syndrome membantu masyarakat memahami bahwa kondisi tersebut bukan sekadar keunikan fisik, melainkan bagian dari variasi genetik yang dapat terjadi pada siapa saja.

Dengan demikian, mata biru Suku Buton tidak hanya menarik perhatian karena penampilannya, tetapi juga membuka wawasan tentang kekayaan dan keberagaman genetik yang dimiliki Indonesia.

Tag:mata birusuku buton
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
1
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
2
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
3
Tanpa Ikon Pemersatu, Gerakan Mahasiswa Saat Ini Tak Sehebat Reformasi 1998
By Rahmat Tunny
Aksi demonstrate mahasiswa UI di Jan. MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
4
Harga Emas Hari Ini 17 Juni 2026: Antam dan Global Kompak Berkilau
By Syifa Fauziah
Ilustrasi Emas Antam
5

BERITA LAINNYA

Viral Polres Lombok Utara musnahkan 70 gram sabu.
Hype

Viral Polisi Musnahkan Sabu Pakai Blender, Benarkah Cara Ini Efektif dan Aman?

Video pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 70 gram oleh Polres…

Ani RatnasariHardani Triyoga
By
Ani Ratnasari
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Masjid Raya Baiturrahman, Aceh
Hype

5 Kota Bersejarah di Indonesia dengan Jejak Peradaban Islam yang Masih Terjaga

Perjalanan Islam di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari peran sejumlah kota yang…

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
By
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
4 jam lalu
Anak anak suku Bajo
Hype

5 Suku Paling Unik di Indonesia: Ada yang Tinggal di Atas Pohon dan Hidup di Laut

Indonesia dikenal sebagai negara dengan keragaman budaya yang sangat kaya. Berdasarkan data…

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
By
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
4 jam lalu
Jembatan kelok 9
Hype

5 Jembatan Unik di Indonesia, Ada yang Berusia Lebih dari 100 Tahun

Jembatan umumnya dikenal sebagai sarana penghubung yang memudahkan mobilitas masyarakat. Namun, di…

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
By
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up