Cristiano Ronaldo akhirnya berhasil “pecah telur” di Piala Dunia 2026 setelah mencetak dua gol ke gawang Uzbekistan.
Namun di balik performa gemilangnya, pelatih Portugal Roberto Martinez justru memberikan pernyataan tegas terkait isu rivalitas Ronaldo dengan Lionel Messi.
Portugal tampil dominan saat menghadapi Uzbekistan pada lanjutan Grup K Piala Dunia 2026 di Houston, Rabu 24 Juni 2026 dini hari WIB.
Selecao das Quinas menang telak 5-0, dengan Cristiano Ronaldo menjadi bintang utama lewat dua golnya. Gol cepat dicetak Ronaldo pada menit keenam, sebelum ia kembali menambah skor di menit ke-39.
Sebelumnya, Nuno Mendes juga turut menyumbang gol pada menit ke-17 untuk memperlebar keunggulan Portugal.
Babak pertama ditutup dengan skor 3-0, sebelum Portugal menambah dua gol lagi di babak kedua melalui gol bunuh diri Abduvohid Nematov (60’) dan Rafael Leao (87’).
Kemenangan ini menjadi respons sempurna Portugal setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di laga pembuka. Selain membawa tiga poin penting, dua gol Ronaldo juga mengakhiri puasa golnya di Piala Dunia 2026.
Torehan Ronaldo kembali memunculkan perbandingan dengan Lionel Messi, yang saat ini memimpin daftar top skor sementara dengan lima gol.
Messi sebelumnya mencetak hattrick ke gawang Aljazair dan dua gol saat menghadapi Austria, sehingga namanya kembali dikaitkan dalam persaingan pencetak gol terbanyak. Namun pelatih Portugal, Roberto Martinez, menegaskan bahwa narasi tersebut tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.
Martinez: Ronaldo Tidak Mengejar Messi
Martinez secara terbuka menolak anggapan bahwa Ronaldo sedang mengejar Messi dalam urusan gol.
Saya selalu merasa aneh ketika orang-orang mengatakan bahwa Cristiano Ronaldo sedang mengejar Lionel Messi,”
ucap Martinez, dikutip dari beIN SPORT.
Ia menegaskan bahwa Ronaldo sudah lama berada di level yang berbeda dalam hal konsistensi, rekor, dan kontribusi jangka panjang.
Kami sedang membicarakan seorang pemain yang telah menghabiskan hampir dua puluh tahun mencetak rekor, menembus batas, dan mendefinisikan ulang arti ketahanan dalam sepak bola,”
tambahnya.
Martinez juga menilai bahwa Messi memang tampil luar biasa di turnamen ini, namun sepak bola tidak hanya diukur dari satu kompetisi saja.
Ronaldo Dinilai Bermain untuk Tim, Bukan Rivalitas
Lebih lanjut, Martinez menegaskan bahwa fokus Ronaldo bukanlah kompetisi individu, melainkan kontribusi untuk tim.
Cristiano tidak pernah berfokus pada persaingan dengan pemain lain. Mentalitasnya selalu berorientasi pada pengembangan diri, membantu timnya, dan mendobrak batas-batas yang dianggap mungkin oleh orang lain,”
ucap Martinez.
Ia juga menambahkan bahwa nama Ronaldo akan selalu berada dalam pembicaraan besar sepak bola dunia karena konsistensinya selama bertahun-tahun.
Martinez bahkan menyampaikan pandangan yang cukup mengejutkan terkait rivalitas dua legenda tersebut.
Ronaldo tidak mengejar siapa pun. Justru sebaliknya, Messi-lah yang mengejar Ronaldo, dan banyak rekor dalam sepak bola yang masih mengejar Cristiano Ronaldo,”
ucapnya.
Selain mencetak dua gol, Ronaldo juga menorehkan sejarah baru di Piala Dunia 2026. Ia menjadi pemain pertama yang berhasil mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda.
Tak hanya itu, Ronaldo kini resmi melampaui legenda Portugal, Eusebio, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Portugal di Piala Dunia dengan total 10 gol.
















