Dunia tidak hanya diisi oleh negara-negara besar dengan wilayah yang luas dan populasi jutaan hingga miliaran jiwa. Di balik itu, ada juga negara-negara berukuran sangat kecil yang tetap diakui kedaulatannya dan berdiri sebagai entitas independen.
Meski luas wilayahnya setara kota kecil, negara ini memiliki pemerintahan sendiri, sistem hukum, hingga identitas budaya yang unik. Menariknya, beberapa di antaranya justru menjadi destinasi wisata popular.
Merangkum dari berbagai sumber berikut ini adalah 7 negara terkecil di dunia yang masih berdaulat hingga saat ini.
Vatikan
Terletak di dalam kota Roma, Italia, Vatikan merupakan negara enclave (negara yang dikelilingi oleh negara lain) yang menjadi pusat spiritual Gereja Katolik Roma di seluruh dunia. Secara wilayah, luasnya sekitar 0,44 km² atau 44 hektare, yang mana luas ini bahkan lebih kecil dari beberapa taman kota besar.
Karena sangat kecil, seluruh wilayah Vatikan dapat dijelajahi dengan berjalan kaki dalam waktu sekitar 10–15 menit. Populasinya kurang dari 1.000 jiwa, yang sebagian besar terdiri dari rohaniwan, diplomat, staf administrasi, serta anggota Garda Swiss yang bertugas menjaga keamanan.
Meski kecil, Vatikan secara resmi berdiri sebagai negara melalui Perjanjian Lateran pada tahun 1929 yang ditandatangani antara Paus Pius XI dan pemerintah Italia.
Monako
Luas wilayah Monako hanya sekitar 2,02 kilometer persegi. Meski kurang lebih setara dengan luas TMII, negara ini dikenal paling mewah dan prestisius di dunia Lebih dari 30 persen penduduk Monako merupakan miliarder, yang menyebabkan harga properti di negara ini sangat tinggi.
Selain negara mewah, Monako juga terkenal sebagai pusat dunia balap lewat ajang Grand Prix Formula 1 Monako yang legendaris, yang digelar di jalanan kota. Dari laman World o Meter, per tahun 2026 jumlah penduduk Monako mencapai 38.087 jiwa, termasuk dalam kategori padat penduduk.
Uniknya jumlah Monegasque (sebutan penduduk asli Monako) hanya 20–25 persennya dari jumlah total warga penduduk. Mayoritasnya adalah penduduk asing yang berasal dari berbagai negara, terutama Prancis, Italia, dan Inggris.
Nauru
Dekat dengan Indonesia, Nauru negara pulau kecil yang terletak di Samudra Pasifik bagian tengah, tepatnya di kawasan Mikronesia, Oseania. Luas wilayah hanya sekitar 21 kilometer persegi dan jumlah penduduk sekitar 13.000 jiwa.
Keunikan sejarahnya yaitu pada era 1970-an, Nauru pernah menjadi salah satu negara terkaya di dunia berkat hasil ekspor fosfat. Namun, setelah cadangan fosfat menipis dan pengelolaan keuangan yang kurang baik, perekonomian negara ini mengalami kemunduran.
Karena letaknya yang terpencil dan akses transportasi yang terbatas, Nauru juga dikenal sebagai salah satu negara yang paling jarang dikunjungi wisatawan. Meski menghadapi berbagai tantangan, Nauru tetap menjadi salah satu negara berdaulat yang unik di kawasan Pasifik.
Tuvalu
Negara kepulauan kecil yang terletak di Samudra Pasifik Selatan, tepatnya di kawasan Polinesia, di antara Hawaii dan Australia ini hanya seluas sekitar 26 kilometer persegi. Negara ini terdiri dari sembilan atol karang yaitu pulau-pulau kecil berbentuk cincin yang terbentuk dari terumbu karang dan mengelilingi laguna di bagian tengahnya.
Uniknya, sebagian besar wilayahnya hanya berada sekitar 4–5 meter di atas permukaan laut, sehingga negara ini termasuk salah satu yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim dan kenaikan permukaan air laut.
Tuvalu juga tidak memiliki angkatan bersenjata. Keamanan negara dijaga oleh kepolisian lokal, sementara urusan pertahanan dibantu melalui kerja sama dengan negara lain. Akses trasnportasinya sangat terbatas, karena hanya memiliki satu bandara internasional yang berada di ibu kota, Funafuti.
San Marino
Dengan luas sekitar 61 kilometer persegi dan jumlah penduduk sekitar 34.000 jiwa, San Marino termasuk salah satu negara dan salah satu republik tertua di dunia yang masih bertahan hingga saat ini. Negara ini terletak di kawasan Pegunungan Appennine, Italia bagian tengah, dengan lanskap yang didominasi oleh Gunung Titano.
Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Italia, sementara mata uang yang berlaku adalah euro. Salah satu daya tarik negara ini yaitu kawasan kota tua yang berada di puncak gunung dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Namun negara ini paling unik terletak dalam sistem pemerintahannya. Negara ini dipimpin oleh dua kepala negara sekaligus yang dikenal sebagai Wali Kapten (Capitani Reggenti). Keduanya dipilih setiap enam bulan sekali untuk menjalankan tugas kenegaraan.



















