Timnas Meksiko menutup perjalanan fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Ceko di Stadion Azteca, Mexico City, Kamis 25 Juni 2026.
Selain hasil sempurna yang diraih El Tri, laga ini juga menghadirkan momen emosional bagi kiper veteran Guillermo Ochoa.
Sorotan utama pertandingan tertuju kepada Guillermo Ochoa. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu akhirnya menjalani debutnya di Piala Dunia 2026 setelah dua pertandingan sebelumnya hanya menghuni bangku cadangan.
Ochoa masuk pada menit ke-78 menggantikan Raul Ranger. Begitu namanya diumumkan, ribuan pendukung Meksiko yang memenuhi Stadion Azteca langsung memberikan tepuk tangan dan sorakan meriah.
Momen tersebut menjadi sangat emosional bagi sang legenda. Ochoa terlihat mencium tiang gawang sesaat setelah memasuki lapangan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang kariernya bersama Timnas Meksiko.
Usai pertandingan berakhir, rekan-rekan setimnya bahkan mengangkat dan melemparkan Ochoa ke udara sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya selama bertahun-tahun.
Rekor Bersejarah Sang Kiper Veteran
Guillermo Ochoa merupakan salah satu pemain paling ikonik dalam sejarah sepak bola Meksiko. Ia tercatat masuk skuad Piala Dunia dalam enam edisi berbeda, menyamai pencapaian yang juga diraih Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Meski sudah masuk skuad sejak Piala Dunia 2006, saat itu Ochoa belum mendapatkan kesempatan bermain. Karena itu, penampilannya di Piala Dunia 2026 menjadi momen yang sangat spesial bagi dirinya maupun para pendukung El Tri.
Pertandingan berlangsung cukup hati-hati pada paruh pertama. Ceko yang membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke babak 32 besar kesulitan membongkar pertahanan Meksiko.
Sementara itu, Meksiko yang sudah memastikan status juara Grup A memilih bermain lebih santai dan tidak terlalu memaksakan tempo permainan. Minimnya peluang membuat kedua tim gagal mencetak gol hingga turun minum dan skor tetap bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua, Meksiko mulai meningkatkan agresivitas permainan. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-55 ketika Mateo Chavez berhasil memecah kebuntuan.
Menerima umpan Luis Romo, Chavez melakukan tusukan dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan mendatar yang gagal diantisipasi Matej Kovar.
Keunggulan Meksiko bertambah enam menit kemudian melalui Julian Quinones. Penyerang tersebut sukses memanfaatkan bola liar di area penalti setelah kemelut yang diawali pergerakan overlap Jorge Sanchez. Gol tersebut membuat El Tri unggul nyaman 2-0.
Ochoa Masuk, Azteca Bergemuruh
Momen yang paling dinantikan akhirnya tiba pada menit ke-78 saat Ochoa masuk menggantikan Ranger. Sambutan luar biasa dari suporter membuat suasana Stadion Azteca semakin emosional.
Banyak pihak menilai laga ini berpotensi menjadi salah satu penampilan terakhir Ochoa di ajang Piala Dunia, sehingga momen tersebut terasa sangat bersejarah.
Gol ketiga Meksiko tercipta lewat proses yang menarik. Serangan berawal dari distribusi bola yang dibangun sejak tendangan gawang Ochoa.
Rangkaian serangan tersebut berujung pada peluang yang berhasil dimaksimalkan Alvaro Fidalgo menjadi gol sekaligus memastikan kemenangan telak 3-0.
Kemenangan ini membuat Meksiko menutup fase grup dengan catatan sempurna, yakni tiga kemenangan dari tiga pertandingan dan koleksi sembilan poin.
Sebaliknya, Ceko harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 setelah finis di posisi terbawah Grup A dan dipastikan gagal melaju ke babak gugur.




















