Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 28 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Ancaman Krisis Global, Kementan Justru Pamer Stok Beras dan Pupuk Subsidi Aman
Ekonomi Bisnis

Ancaman Krisis Global, Kementan Justru Pamer Stok Beras dan Pupuk Subsidi Aman

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: Juni 28, 2026 11:43 am
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
4 jam lalu
Share
Delegasi mengamati padi beras merah saat kunjungan lapangan rangkaian program terintegrasi sistem pangan di Desa Jatiluwih, Tabanan, Bali, Jumat (26/6/2026).
Delegasi mengamati padi beras merah saat kunjungan lapangan rangkaian program terintegrasi sistem pangan di Desa Jatiluwih, Tabanan, Bali, Jumat (26/6/2026). (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/kye)
SHARE

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengklaim sektor pertanian Indonesia terjaga di tengah perubahan iklim dan gejolak harga pupuk global. Ketersediaan pupuk subsidi dipastikan cukup dan produksi beras nasional meningkat.

Daftar isi Konten
  • Optimis
  • Cukup di Masa Tanam

Salah satu faktor utama peningkatan produksi adalah keberhasilan pemerintah dalam menjaga akses petani terhadap pupuk bersubsidi.

“Ketika petani di banyak negara menghadapi pupuk yang langka dan mahal, pemerintah Indonesia justru menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen dan memastikan pupuk mudah diakses petani,”

kata Amran dalam keterangannya, Minggu, 28 Juni 2026.
Baca juga:
Swasta Nikmati Subsidi BBM dan Listrik: Prabowo Sebut Lumrah Demi… Presiden Prabowo Subianto menyinggung sektor swasta yang ikut menikmati subsidi dari negara,…
Diduga Ada Andil TNI Aktif dalam Kematian Petani di Labura:… Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica mendesak pengusutan tuntas kasus meninggalnya…
Bukan Bikin Nasi Kebuli: Polisi Bongkar Penyelundupan Ekstasi di Karung… Tak habis akal para pengedar narkoba untuk menyamarkan aksinya agar tidak terendus…
  • Swasta Nikmati Subsidi BBM dan Listrik: Prabowo Sebut Lumrah Demi Kelangsungan Hidup…
  • Diduga Ada Andil TNI Aktif dalam Kematian Petani di Labura: DPR Desak…
  • Bukan Bikin Nasi Kebuli: Polisi Bongkar Penyelundupan Ekstasi di Karung Beras Basmati

Optimis

Amran optimis sebab ini juga tercermin dari laporan Food Outlook Food and Agriculture Organization (FAO) edisi Juni 2026. Dalam laporan itu, Indonesia tercatat sebagai produsen beras terbesar di Asia Tenggara dan menempati posisi keempat dunia. 

FAO memproyeksikan produksi beras Indonesia mencapai sekitar 38,6 juta ton. Saat yang sama, produksi beras dunia diperkirakan turun sekitar 1,6 persen akibat perubahan iklim dan gangguan pasokan di sejumlah negara produsen utama.

“Kondisi tersebut menunjukkan Indonesia mampu menjaga produksi ketika sejumlah negara menghadapi tekanan akibat cuaca ekstrem dan mahalnya sarana produksi pertanian,”

tutur dia.

Cukup di Masa Tanam

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Andi Nur Alam Syah memastikan stok pupuk bersubsidi masih mencukupi kebutuhan petani hingga musim tanam berikutnya. Sebab, hingga 25 Juni 2026 realisasi penyaluran pupuk bersubsidi mencapai 54,28 persen dari alokasi nasional 9,55 juta ton. 

“Artinya, masih tersedia sekitar 45,72 persen atau kurang lebih 5,1 juta ton pupuk bersubsidi yang siap dimanfaatkan petani di seluruh Indonesia. Pemerintah terus memastikan distribusi berjalan lancar agar pupuk tersedia tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran,”

terang Andi.

Andi menuturkan pemerintah terus mempercepat distribusi pupuk agar petani dapat segera memanfaatkannya untuk mendukung peningkatan produksi. Pemerintah juga mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang berpotensi mempengaruhi produksi pertanian di sejumlah daerah.

Maka, pemerintah daerah, penyuluh, hingga seluruh petani dapat melakukan percepatan tanam. 

“Semakin cepat tanam dilakukan pada kondisi yang masih memungkinkan, semakin besar peluang menjaga bahkan meningkatkan produksi pangan nasional,”

ujar dia.
Baca juga:
Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Urus Pertanian, Tentara Sering di… Presiden Prabowo Subianto menyinggung fenomena unik yang menurutnya hanya bisa ditemukan di…
Rasuah Merajalela: Prabowo Tak Punya Tongkat Nabi Musa buat Musnahkan… Presiden Prabowo Subianto mengakui tidak mudah mengentaskan korupsi di Indonesia. Sebab itu…
Dunia Mulai Melirik RI, Prabowo Sebut Ada Negara Minta Pasokan… Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan peningkatan produksi pangan nasional mulai mendapat perhatian…
  • Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Urus Pertanian, Tentara Sering di Sawah
  • Rasuah Merajalela: Prabowo Tak Punya Tongkat Nabi Musa buat Musnahkan Koruptor
  • Dunia Mulai Melirik RI, Prabowo Sebut Ada Negara Minta Pasokan Beras dan…
Tag:amran sulaimanberasFAOKementanPertanianpetaniPupukSubsidi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Contek Inggris, KLH Bakal Bikin Badan Independen Pengendali Iklim Nasional, Biar Bebas Drama Sektoral?
By Adi Briantika
Pemerintah Indonesia bertemu dengan Climate Change Committee di London, Juni 2026.
1
Tak Cuma Cari Keringat, Mahasiswa UI-Trisakti Gelar Aspirasi ‘Indonesia Bangkrut’ di CFD
By Rahmat Tunny
Gabungan mahasiswa menggelar aksi CFD and Solidarity Campaign di kawasan Car Free Day, Minggu, 28 Juni 2026.
2
Latsarmil Kopdes Cacat Sejak dalam Pikiran: Mereka Urus Koperasi, Bukan Mau Perang!
By Adi Briantika
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
3
‘Diserempet’ Mobil China, Volkswagen Cetak Rekor Bakal PHK 100 Ribu Karyawan
By Anisa Aulia
Pabrik Volkswagen.
4
Raja Charles III Puji Visi Lingkungan Prabowo, Lupa Banjir Kayu Gelondongan di Sumatra?
By Adi Briantika
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat bertemu dengan Raja Charles III di Istana St. James, London, Juni 2026.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) bersama Sekretaris Jenderal Kemenkeu Robert Leonard Marbun (kiri) mengikuti rapat kerja dengan Komite IV DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Ekonomi Bisnis

Bumi Boleh Gonjang-Ganjing, Purbaya Optimis Ekonomi RI Tembus 8%: Cuma Butuh Reformasi Fiskal?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai target pertumbuhan ekonomi 6 persen dan…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
4 jam lalu
Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Ekonomi Bisnis

IHSG Jeblok ke Level 5.800: Investor Asing Jual Bersih Rp537 Miliar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mencatatkan pelemahan. Akibatnya, investor asing…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
8 jam lalu
Pabrik Volkswagen.
Ekonomi Bisnis

‘Diserempet’ Mobil China, Volkswagen Cetak Rekor Bakal PHK 100 Ribu Karyawan

Produsen mobil terbesar di Jerman, Volkswagen alias VW, berencana memutus hubungan kerja…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
9 jam lalu
Proses transfer dari Bank Mandiri ke DANA
Ekonomi Bisnis

Bank Mandiri Kantongi Laba Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp23,3 triliun selama…

Nisa-OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up