Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 29 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Bukan Karena Gas Langka! Bahlil Bongkar Alasan Harga LNG Industri Diskon Jadi US$13
Ekonomi Bisnis

Bukan Karena Gas Langka! Bahlil Bongkar Alasan Harga LNG Industri Diskon Jadi US$13

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: Juni 29, 2026 5:18 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
3 jam lalu
Share
Pengolahan Liquified Natural Gas (LNG).
Pengolahan Liquified Natural Gas. (pgnlng.co.id)
SHARE

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membeberkan alasan pemerintah memangkas harga Liquefied Natural Gas (LNG) untuk kebutuhan industri menjadi US$13 per million british thermal unit (mmbtu). 

Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga daya saing industri sekaligus mempertahankan lapangan kerja di tengah kenaikan harga gas dunia.

Menurut Bahlil, pemerintah telah menerima berbagai aspirasi dari pelaku industri, mulai dari asosiasi industri keramik hingga kalangan serikat pekerja. 

Masukan tersebut kemudian dibahas bersama DPR dan kementerian terkait untuk mencari solusi atas tingginya harga gas yang membebani industri.

“Kami berpandangan memastikan keberlanjutan lapangan pekerjaan itu merupakan bagian daripada tanggung jawab pemerintah,”

kata Bahlil dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senin, 29 Juni 2026.
Baca juga:
Pasokan Gas Industri Bermasalah, Stabilitas Ekonomi RI Diuji Ketidakpastian Global Pemerintah mengakui persoalan pasokan gas untuk industri masih jadi pekerjaan rumah yang…
Kebijakan ESDM Pangkas Batu Bara Bisa Buat Industri Tambang Lumpuh,… Kebijakan pemerintah memangkas kuota produksi batu bara pada 2026 dinilai berpotensi menekan…
Gas Industri Akhirnya Murah Cegah PHK, Bahlil: Harga LNG Turun… Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi menurunkan harga…
  • Pasokan Gas Industri Bermasalah, Stabilitas Ekonomi RI Diuji Ketidakpastian Global
  • Kebijakan ESDM Pangkas Batu Bara Bisa Buat Industri Tambang Lumpuh, Risiko PHK…
  • Gas Industri Akhirnya Murah Cegah PHK, Bahlil: Harga LNG Turun ke US$13…

Penggunaan LNG

Ia menjelaskan lonjakan harga gas yang dirasakan industri bukan disebabkan oleh kelangkaan pasokan gas nasional, melainkan meningkatnya penggunaan LNG akibat turunnya produksi gas dari sejumlah lapangan di wilayah Jawa bagian barat.

Bahlil mengatakan penurunan produksi di wilayah yang memasok kebutuhan Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta membuat industri harus beralih menggunakan LNG yang dipasok dari Papua, Sulawesi, Kalimantan, dan daerah lain di luar Jawa.

“Saat ini adalah penurunan produksi dari kilang-kilang (Indonesia)… maka yang terjadi adalah mempergunakan LNG yang diambil dari Papua, Sulawesi, Kalimantan, dan beberapa daerah luar Jawa. Kemudian harga naik, sampai dengan harga di pasaran itu 20-23 dolar per mmbtu, itulah yang menjadi penyebab kenapa (pihak) sektor industri meminta pemerintah harus turun tangan,” ujarnya.

Bahlil menegaskan secara keseluruhan produksi gas nasional masih mampu memenuhi target lifting yang ditetapkan dalam APBN. Maka persoalan yang dihadapi saat ini bukan kekurangan pasokan gas, melainkan tingginya biaya LNG yang harus ditanggung industri.

Baca juga:
Imbas Perang Timur Tengah, Harga Gas Industri Indonesia Berpotensi Ikut… Konflik bersenjata antara Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran mulai berdampak pada pasar…
Siasat Bahlil Pangkas Impor Bensin 20 Juta KL: Siap-Siap Kendaraan… Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal menerapkan program bioetanol E20…
'Diserempet' Mobil China, Volkswagen Cetak Rekor Bakal PHK 100 Ribu… Produsen mobil terbesar di Jerman, Volkswagen alias VW, berencana memutus hubungan kerja…
  • Imbas Perang Timur Tengah, Harga Gas Industri Indonesia Berpotensi Ikut Melambung
  • Siasat Bahlil Pangkas Impor Bensin 20 Juta KL: Siap-Siap Kendaraan "Minum" E20…
  • 'Diserempet' Mobil China, Volkswagen Cetak Rekor Bakal PHK 100 Ribu Karyawan
Tag:BahlilESDMgasindustriLNG
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prosesi Adat Jokowi Injak Kepala Kerbau Tuai Tafsir, Pengamat: Perang Politik Lawan PDIP!
By Rahmat Tunny
Presiden ke-7 RI Joko Widodo menginjak kepala kerbau saat menghadiri prosesi adat di Lampung. (Sumber: Istimewa)
1
‘Magnet’ Politik Jokowi Sudah Luntur, Safari di Lampung jadi Alarm untuk PSI dan Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden ketujuh Joko Widodo (tengah) menyapa relawan saat menghadiri Rakorda DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di kota Bandar Lampung, Lampung, Sabtu (27/62026).
2
Malam Reuni Bareng SBY-JK, Pagi Roy Suryo Langsung Jalani Sidang Gugat Kapolda Metro Jaya
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo gugat Kapolda Metro dan Jaksa Agung terkait penangkapan paksa dirinya kasus pencemaran nama baik Presiden Ke-7 Joko Widodo ke PN Jaksel.
3
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Telan 1.300 Nyawa, WHO Sebut Ancaman Belum Berakhir
By Ani Ratnasari
Ilustrasi cuaca panas ekstrem di Eropa.
4
RUU Keamanan Siber Mulai Dibahas, DPR Akui Banyak Celah Berbahaya
By Rika Pangesti
Gedung DPR/MPR RI.
5

BERITA LAINNYA

Proyeksi produksi beras meningkat
Ekonomi Bisnis

RI Mau Ekspor 10 Ribu Ton Beras ke Singapura? Begini Ceritanya

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berencana mengekspor 10 ribu ton beras…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
52 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Usai Tragedi Maut Bekasi, Purbaya: Kemenhub Belum Minta Anggaran Perlintasan Kereta

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima permintaan resmi dari Kementerian…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/hma)
Ekonomi Bisnis

Rupiah ‘Berotot’ di Level Rp17.876, Tapi Terancam Loyo Dibayangi Eskalasi AS-Iran

Rupiah dibuka menguat pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026. Nilai tukar 'berotot'…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Ilustrasi Petugas PT Pertamina Gas Negara (PGN) melakukan pengecekan stasiun pengaturan tekanan gas jaringan gas.
Ekonomi Bisnis

Pasokan Gas Industri Bermasalah, Stabilitas Ekonomi RI Diuji Ketidakpastian Global

Pemerintah mengakui persoalan pasokan gas untuk industri masih jadi pekerjaan rumah yang…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up