Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 1 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Warning MSCI dan Vonis Nadiem Jadi Alarm Baru, Investor Asing Makin Hati-hati ke RI
Ekonomi Bisnis

Warning MSCI dan Vonis Nadiem Jadi Alarm Baru, Investor Asing Makin Hati-hati ke RI

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Juli 1, 2026 5:30 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
4 jam lalu
Share
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim (tengah) meninggalkan Pengadilan Tipikor bersama istrinya, Franka Franklin (kanan) usai sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim (tengah) meninggalkan Pengadilan Tipikor bersama istrinya, Franka Franklin (kanan) usai sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (30/6/2026). (ANTARA FOTO/Salma Talita/wsj.)
SHARE

CNBC International melaporkan bahwa para investor diperkirakan akan semakin berhati-hati terhadap Indonesia setelah munculnya vonis kasus korupsi tingkat tinggi terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, serta peringatan dari MSCI mengenai potensi penurunan peringkat pasar Indonesia.

Daftar isi Konten
  • IHSG Tertekan, Investor Asing Mulai Kurangi Eksposur
  • Bhima Soroti Kebijakan Ekspor Satu Pintu
  • Vonis Nadiem Dinilai Kirim Sinyal Negatif ke Investor
  • MSCI Masih Pantau Indonesia hingga November

Tanda-tandanya sudah terlihat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah kehilangan 7,9 persen dalam sebulan terakhir dan anjlok hampir 35 persen sejak awal tahun.

Sejumlah faktor dinilai membebani aset Indonesia, mulai dari kekhawatiran terhadap kebijakan fiskal Presiden Prabowo Subianto, peringatan MSCI terkait tata kelola pasar saham Indonesia, hingga kasus korupsi besar yang menyeret mantan menteri dengan hukuman penjara 10 tahun dan denda ratusan miliar rupiah.

Baca juga:
Komunikasi Publik Dinilai Gagal, Respons Lambat Pemerintah Picu Gelombang Demo… Pengamat politik Firman Tendry menilai, pemerintah perlu mengubah pendekatan dalam merespons gelombang…
IHSG Menghijau, Tapi Rupiah Ambruk Usai Dapat Respons Negatif Pasar  Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak berlawanan pada penutupan perdagangan…
Koalisi Prabowo Disorot, Minim Kontribusi di Tengah Rentetan Polemik Nasional Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai, partai-partai pendukung…
  • Komunikasi Publik Dinilai Gagal, Respons Lambat Pemerintah Picu Gelombang Demo Mahasiswa
  • IHSG Menghijau, Tapi Rupiah Ambruk Usai Dapat Respons Negatif Pasar 
  • Koalisi Prabowo Disorot, Minim Kontribusi di Tengah Rentetan Polemik Nasional

IHSG Tertekan, Investor Asing Mulai Kurangi Eksposur

Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar)

Kebijakan populis pemerintahan Prabowo telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan lembaga pemeringkat kredit dan dipandang negatif oleh investor luar negeri,”

kata Kepala Riset Ekuitas ASEAN Macquarie Capital, Jayden Vantarakis, dalam sebuah catatan yang dikutip CNBC, Rabu, 1 Juli 2026.

Menurut survei Bank of America yang diterbitkan pada pertengahan Juni, Indonesia kini menjadi pasar yang paling tidak disukai oleh para manajer investasi di Asia, menggeser India dari posisi tersebut.

Pada Februari lalu, S&P Global juga memperingatkan bahwa meningkatnya tekanan fiskal, terutama akibat kenaikan biaya pembayaran utang, telah meningkatkan risiko penurunan profil kredit kedaulatan Indonesia. Investor asing pun mencatatkan penjualan bersih saham Indonesia senilai US$4,11 miliar sepanjang 2026.

Bhima Soroti Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Ilustrasi produksi batu bara RI. (Sumber: Dok. ESDM)
Ilustrasi produksi batu bara RI. (Sumber: Dok. ESDM)

Sedangkan, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, mengatakan dalam acara Squawk Box Asia CNBC bahwa salah satu kebijakan yang dinilai bermasalah adalah sistem ekspor satu pintu yang diluncurkan pada Mei lalu.

Melalui kebijakan tersebut, ekspor minyak sawit, batu bara, dan ferroalloy disalurkan melalui BUMN yang ditunjuk, yakni PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Pemerintah menyatakan kebijakan itu bertujuan mengurangi kebocoran pendapatan dan meningkatkan transparansi. Namun, menurut Bhima, kebijakan tersebut justru menimbulkan kesan bahwa pemerintah ingin mengambil alih pengelolaan sumber daya alam dan menciptakan lapisan birokrasi baru yang semakin rumit bagi investor.

Vonis Nadiem Dinilai Kirim Sinyal Negatif ke Investor

Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek Nadiem Anwar Makarim (tengah) menemui pengemudi gojek seusai mengikuti sidang pembacaan putusan (vonis) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek Nadiem Anwar Makarim (tengah) menemui pengemudi gojek seusai mengikuti sidang pembacaan putusan (vonis) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (30/6/2026). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz)

Di saat yang sama, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim dijatuhi hukuman 10 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi program digitalisasi pendidikan nasional.

Nadiem, yang juga merupakan salah satu pendiri Gojek, didenda Rp1 miliar serta diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp809,6 miliar.

Jaksa menilai Nadiem bersama sejumlah pejabat mengarahkan spesifikasi teknis pengadaan kepada produk Google sehingga Kemendikbud membeli Chromebook dengan harga jauh lebih tinggi. Padahal, hasil uji coba sebelumnya menunjukkan perangkat tersebut tidak cocok digunakan di daerah terpencil.

Sinyal kepada komunitas bisnis sangat jelas. Anda harus sangat, sangat berhati-hati ketika berurusan dengan anggaran pemerintah dan pengadaan pemerintah,”

ujar Bhima.

Menurutnya, kasus tersebut juga membuat investor di sektor startup berpikir ulang untuk bekerja sama dengan perusahaan yang memiliki kedekatan dengan pemerintah.

MSCI Masih Pantau Indonesia hingga November

Seorang pengunjung mengambil gambar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024).
Seorang pengunjung mengambil gambar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.)

Kasus tersebut muncul tidak lama setelah MSCI pekan lalu memperpanjang peninjauan terhadap pasar Indonesia hingga November mendatang. Beberapa bulan sebelumnya, MSCI juga telah memperingatkan bahwa Indonesia berpotensi diturunkan statusnya dari pasar berkembang (emerging market) menjadi pasar perbatasan (frontier market).

Pada awal tahun, MSCI telah membekukan saham-saham Indonesia dari sejumlah indeksnya dengan alasan masih terdapat persoalan aksesibilitas dan kelayakan investasi.

Bhima menyebut kondisi tersebut sebagai situasi yang menantang. Namun, ia menilai pemerintah masih belum cukup terbuka dalam memberikan informasi kepada pasar.

Jika kita melewatkan kesempatan ini untuk mereformasi pasar saham, Indonesia mungkin akan masuk dalam daftar konsultasi atau daftar pantauan. Langkah selanjutnya setelah November adalah penurunan peringkat menjadi pasar frontier,”

imbuhnya.
Baca juga:
Dissenting Opinion Vonis Nadiem: Hakim Boleh 'Beda Jalan', tapi Mayoritas… Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai perbedaan pendapat (dissenting opinion) di…
Kinerja Ekspor Mei 2026 Lesu Tapi Impor Melonjak 22,16%, Ada… Kinerja ekspor Indonesia pada Mei 2026 mencapai US$23,20 miliar atau turun 5,73…
Feri Amsari Soroti Vonis 10 Tahun Nadiem: Perkara Ini dari… Majelis hakim memvonis eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknonologi (Mendikbudristek) Nadiem…
  • Dissenting Opinion Vonis Nadiem: Hakim Boleh 'Beda Jalan', tapi Mayoritas Tetap Menang
  • Kinerja Ekspor Mei 2026 Lesu Tapi Impor Melonjak 22,16%, Ada Apa dengan…
  • Feri Amsari Soroti Vonis 10 Tahun Nadiem: Perkara Ini dari Awal Unik…
Tag:eksporIHSGInvestor AsingMSCINadiem Makarimpasar sahamPrabowo SubiantoVonis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Feri Amsari Soroti Vonis 10 Tahun Nadiem: Perkara Ini dari Awal Unik dan Agak Aneh
By Hardani Triyoga
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek Nadiem Anwar Makarim (tengah) menemui pengemudi gojek seusai mengikuti sidang pembacaan putusan (vonis) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
1
Tambang Bodong Tanpa AMDAL, DPR Sindir Pemerintah Bungkam Saat Warga Adat Ditindas
By Rahmat Tunny
Anggota Komisi XIII DPR RI, Saadiah Uluputty.
2
RUU Keamanan Siber Dinilai Masih Punya 22 ‘Titik Buta’, DPR Diminta Jangan Buru-buru Sahkan
By Rika Pangesti
Fotokopi e-KTP
3
PSI Klaim Jokowi Effect Terbukti, Tokoh Politik Ramai-ramai Merapat Jelang Pemilu 2029
By Rahmat Tunny
Presiden ketujuh Joko Widodo (tengah) menyapa relawan saat menghadiri Rakorda DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di kota Bandar Lampung, Lampung, Sabtu (27/62026).
4
Mbappe dan Barcola Bersinar, Prancis Melenggang Mulus ke Babak 16 Besar
By Hadi Febriansyah
Kylian Mbappe menggila, pepet Messi di daftar top skor Piala Dunia 2026
5

BERITA LAINNYA

Pesawat A320 milik maskapai Citilink. (Sumber: Citilink)
Ekonomi Bisnis

Citilink Buka 5 Rute Baru Mulai Hari Ini, Yogyakarta Jadi Hub Penerbangan Baru

Maskapai penerbangan Citilink resmi membuka lima rute baru domestik yang mulai beroperasi…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 jam lalu
Suasana bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Ekonomi Bisnis

Kinerja Ekspor Mei 2026 Lesu Tapi Impor Melonjak 22,16%, Ada Apa dengan Ekonomi RI?

Kinerja ekspor Indonesia pada Mei 2026 mencapai US$23,20 miliar atau turun 5,73…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
Warga melihat barang dagangan melalui perangkat elektronik pada aplikasi platform niaga elektronik (e-commerce) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Harviyan Perdana Putra/nym)
Ekonomi Bisnis

Pajak Marketplace Berlaku 1 Agustus, Tokopedia hingga Shopee Ditunjuk Jadi Pemungut

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menunjuk empat marketplace sebagai pemungut Pajak…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
Penumpang berjalan untuk menaiki pesawat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur
Ekonomi Bisnis

Gegara Rupiah Melemah Warga RI Sedikit ke Luar Negeri, Tapi Wisman Melonjak

Wisatawan mancanegara (wisman) yang melancong ke Indonesia naik 10,69 persen secara bulanan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up