Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 2 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Olahraga / Piala Dunia 2026: Jari Netizen Makin Toxic, Kasus Rasisme Medsos Melonjak 13 Kali Lipat
Olahraga

Piala Dunia 2026: Jari Netizen Makin Toxic, Kasus Rasisme Medsos Melonjak 13 Kali Lipat

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
Last updated: Juli 2, 2026 8:26 am
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
3 jam lalu
Share
Timnas Belanda vs Maroko dalam Piala Dunia 2026.
Timnas Belanda vs Maroko dalam Piala Dunia 2026. (FIFA)
SHARE

Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan sengit di atas lapangan, tetapi juga diwarnai meningkatnya kasus pelecehan dan ujaran kebencian di media sosial.

Layanan Perlindungan Media Sosial atau The Social Media Protection Service (SMPS) FIFA melaporkan lonjakan signifikan terhadap unggahan yang mengandung unsur pelecehan sepanjang fase grup turnamen. Ada 89.000 unggahan bermuatan pelecehan yang terdeteksi.

Angka tersebut meningkat sekitar 13 kali lipat dibandingkan Piala Dunia 2022 yang hanya mencatat sekitar 6.700 komentar bernada serupa. Merujuk seluruh unggahan tersebut, sekitar 11 persen mengandung unsur rasisme. Persentase itu juga mengalami kenaikan tiga persen dibandingkan edisi sebelumnya.

“Tren data menunjukkan arah yang mengkhawatirkan terkait meningkatnya pelecehan bermotif rasis,”

demikian pernyataan SMPS, dikutip dari BBC, Kamis, 2 Juli 2026.
Baca juga:
Spanyol Belum Pernah Kebobolan! Austria Hadapi Ujian Berat di Babak… Timnas Spanyol akan menghadapi Austria pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.…
Main dengan 10 Pemain, Amerika Serikat Tetap Bungkam Bosnia 2-0… Timnas Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026…
Belgia Bangkit dari Mimpi Buruk! Senegal Dipaksa Menyerah Lewat Drama… Timnas Belgia memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah…
  • Spanyol Belum Pernah Kebobolan! Austria Hadapi Ujian Berat di Babak 32 Besar
  • Main dengan 10 Pemain, Amerika Serikat Tetap Bungkam Bosnia 2-0 dan Lolos…
  • Belgia Bangkit dari Mimpi Buruk! Senegal Dipaksa Menyerah Lewat Drama Extra Time

Dipantau Selama Turnamen

SMPS mengungkapkan bahwa lebih dari enam juta unggahan dan komentar telah dipantau sepanjang pelaksanaan Piala Dunia 2026, lalu sekitar 225.000 konten ditandai untuk menjalani proses peninjauan oleh moderator. 

Selain itu, hampir 1.000 akun masuk dalam penyelidikan lanjutan, sementara sekitar 181.000 komentar yang mengandung ujaran kebencian berhasil disembunyikan dari publik. Tak hanya itu, lebih dari 100 kasus dinilai telah memenuhi unsur hukum sehingga dapat diproses lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

Pemain Belanda Jadi Sasaran

Lonjakan kasus diskriminasi kembali menjadi sorotan setelah Timnas Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah adu penalti melawan Maroko pada babak 32 besar.

Tiga pemain De Oranje, yakni Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville, menjadi sasaran komentar bernada rasis, diskriminatif, dan penuh kebencian setelah gagal menjalankan tugas sebagai algojo penalti.

Federasi sepak bola Belanda, Koninklijke Nederlandse Voetbalbond (KNVB), bahkan mengecam keras aksi diskriminasi yang dialami para pemainnya. Pihak KNVB berpendapat kasus tersebut tidak bisa dibiarkan dan akan diproses melalui jalur hukum apabila memenuhi unsur pidana.

“Setelah sebuah laporan diajukan, tim hukum akan menilai apakah pernyataan tersebut memenuhi unsur tindak pidana. Hal ini dapat berujung pada pengajuan laporan resmi kepada Kejaksaan, yang kemudian dapat memulai penyelidikan pidana,”

kata KNVB.

KNVB juga menegaskan bahwa diskriminasi bertentangan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi dalam sepak bola.

“Sepak bola menyatukan jutaan orang dari berbagai latar belakang, sedangkan diskriminasi justru melakukan hal yang sebaliknya. Oleh karena itu, diskriminasi bertentangan dengan semua nilai yang dijunjung tinggi oleh sepak bola,”

ujar KNVB.

Rasisme Masih Jadi Masalah

Kasus yang menimpa para pemain Belanda menambah daftar panjang praktik rasisme dalam sepak bola internasional. Ditarik 6 tahun silam, tiga pemain Timnas Inggris, Marcus Rashford, Bukayo Saka, dan Jadon Sancho, juga menjadi korban ujaran kebencian di media sosial setelah gagal mengeksekusi penalti pada final Euro 2020.

Dalam kasus tersebut, sejumlah pelaku akhirnya diproses secara hukum dan dijatuhi hukuman pidana. Lonjakan kasus selama Piala Dunia 2026 menjadi pengingat bahwa perjuangan memberantas rasisme di sepak bola belum berakhir. 

FIFA bersama federasi-federasi sepak bola di berbagai negara kini menghadapi tantangan besar untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman, inklusif, dan bebas dari diskriminasi, baik di dalam stadion maupun di dunia digital.

Baca juga:
Ronaldo vs Modric Kembali Bertemu! Siapa yang Akan Bertahan di… Portugal akan menghadapi Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di…
Kalahkan Konser Coldplay, Tiket Termurah Ronaldo vs Modric di Piala… Laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Kroasia menjadi…
Inggris vs RD Kongo 2-1: Three Lions Jinakkan Leopards, God… Timnas Inggris memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah…
  • Ronaldo vs Modric Kembali Bertemu! Siapa yang Akan Bertahan di Piala Dunia…
  • Kalahkan Konser Coldplay, Tiket Termurah Ronaldo vs Modric di Piala Dunia 2026…
  • Inggris vs RD Kongo 2-1: Three Lions Jinakkan Leopards, God Save Harry…
Tag:DiskriminasiFIFAPiala Dunia 2026RasismeUjaran Kebencian
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Sentil Komunikasi Publik Prabowo-Gibran, FWK: Pejabat Perlu Empati dan Paham Kesulitan Rakyat
By Ani Ratnasari
Diskusi Kebangsaan FWK yang digelar di Jakarta, Rabu, 1 juni 2026.
1
Kalahkan Konser Coldplay, Tiket Termurah Ronaldo vs Modric di Piala Dunia 2026 Tembus Rp57 Juta!
By Hadi Febriansyah
Timnas Portugal vs RD Kongo pada Piala Dunia 2026.
2
Feri Amsari Soroti Vonis 10 Tahun Nadiem: Perkara Ini dari Awal Unik dan Agak Aneh
By Hardani Triyoga
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek Nadiem Anwar Makarim (tengah) menemui pengemudi gojek seusai mengikuti sidang pembacaan putusan (vonis) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
3
Jadwal Padat Pidato Prabowo Juli 2026 Picu Reaksi Kocak Warganet: Kencangkan Sabuk Pengaman!
By Ani Ratnasari
Presiden Prabowo Subianto saat upacara HUT Ke-80 Bhayangkara di Pusat Latihan Brimob Polri, Cikeas, Bogor.
4
PSI Klaim Jokowi Effect Terbukti, Tokoh Politik Ramai-ramai Merapat Jelang Pemilu 2029
By Rahmat Tunny
Presiden ketujuh Joko Widodo (tengah) menyapa relawan saat menghadiri Rakorda DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di kota Bandar Lampung, Lampung, Sabtu (27/62026).
5

BERITA LAINNYA

Lamine Yamal akan menjadi tumpuan Spanyol saat menghadapi Austria di babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Olahraga

Spanyol Belum Pernah Kebobolan! Austria Hadapi Ujian Berat di Babak 32 Besar

Timnas Spanyol akan menghadapi Austria pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
1 jam lalu
Timnas Amerika Serikat saat bertanding dengan Bosnia dan Herzegovina
Olahraga

Main dengan 10 Pemain, Amerika Serikat Tetap Bungkam Bosnia 2-0 dan Lolos ke 16 Besar

Timnas Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
2 jam lalu
Timnas Belgia menang atas Senegal
Olahraga

Belgia Bangkit dari Mimpi Buruk! Senegal Dipaksa Menyerah Lewat Drama Extra Time

Timnas Belgia memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
2 jam lalu
Cristiano Ronaldo tak berdaya saat Timnas Portugal imbang melawan RD Kongo
Olahraga

Ronaldo vs Modric Kembali Bertemu! Siapa yang Akan Bertahan di Piala Dunia 2026?

Portugal akan menghadapi Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up