Timnas Spanyol akan menghadapi Austria pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Los Angeles Stadium pada Jumat 3 Juli 2026.
Pertemuan dua wakil Eropa tersebut diprediksi berlangsung sengit karena sama-sama mengincar tiket menuju babak 16 besar.
Skuad asuhan Luis de la Fuente datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah melewati fase grup tanpa kekalahan.
La Roja berhasil menjaga rekor sempurna di sektor pertahanan dengan tidak kebobolan satu gol pun sepanjang tiga pertandingan Grup H.
Konsistensi tersebut menjadi modal penting bagi Rodri dan kolega untuk menghadapi Austria di fase gugur.
Sebaliknya, Austria lolos ke babak 32 besar dengan catatan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan selama penyisihan grup.
Rekor Pertemuan Lebih Memihak La Roja
Secara statistik, Spanyol memiliki rekor yang lebih baik saat menghadapi Austria. Dari total 16 pertemuan di berbagai ajang, La Roja mengoleksi sembilan kemenangan, sementara Austria hanya mampu meraih empat kemenangan dan tiga laga lainnya berakhir imbang.
Kedua negara juga pernah bertemu di Piala Dunia 1978, yang menjadi satu-satunya pertemuan mereka di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut.
Spanyol diperkirakan belum bisa menurunkan kekuatan penuh karena Nico Williams dan Yeremy Pino masih dibekap cedera setelah pertandingan terakhir melawan Uruguay.
Sebagai gantinya, Alex Baena yang tampil impresif dan mencetak gol pada laga sebelumnya berpeluang kembali mengisi posisi sayap kiri.
Lamine Yamal diprediksi tetap menjadi andalan di sisi kanan, sementara Dani Olmo dan Victor Munoz juga berpotensi memperoleh peran penting.
Di kubu Austria, Ralf Rangnick mendapat kabar lebih baik. Seluruh pemain berada dalam kondisi siap tampil setelah tidak ada tambahan cedera usai bermain imbang 3-3 melawan Aljazair.
Pertahanan Solid Spanyol vs Permainan Agresif Austria
Pertandingan ini diperkirakan menghadirkan benturan dua gaya bermain yang berbeda. Spanyol tampil dengan organisasi pertahanan yang sangat disiplin sepanjang Piala Dunia 2026, sedangkan Austria lebih mengandalkan pressing tinggi dan permainan menyerang yang menjadi ciri khas Ralf Rangnick.
Namun, pendekatan agresif tersebut juga membuat Austria beberapa kali meninggalkan ruang di lini belakang. Hal itu terlihat ketika mereka kebobolan tiga gol saat menghadapi Aljazair.
Situasi tersebut berpotensi dimanfaatkan oleh Spanyol, terutama melalui kecepatan dan kemampuan individu Lamine Yamal.
Performa Lamine Yamal diprediksi menjadi salah satu faktor penentu dalam pertandingan ini. Pemain muda Spanyol itu kemungkinan besar akan berhadapan langsung dengan bek kiri Austria, Philipp Mwene.
Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta kreativitas Yamal dalam membuka ruang diyakini menjadi senjata utama La Roja untuk membongkar pertahanan Austria.
Adu Penalti Bisa Jadi Penentu
Jika pertandingan berlangsung ketat hingga waktu normal dan perpanjangan waktu berakhir tanpa pemenang, adu penalti berpeluang menjadi penentu.
Dalam situasi tersebut, Spanyol memiliki keunggulan berkat kehadiran Mikel Oyarzabal yang dikenal sebagai salah satu eksekutor penalti paling konsisten.
Sepanjang kariernya, penyerang Real Sociedad tersebut telah sukses mencetak 51 gol dari 57 kesempatan penalti.
Luis de la Fuente diperkirakan tetap mengandalkan formasi 4-3-3. Unai Simon akan dipercaya menjaga gawang, didukung Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella di lini pertahanan.
Lini tengah akan dihuni Rodri, Pedri, serta Dani Olmo yang bertugas mengatur ritme permainan sekaligus menyuplai bola ke lini depan.
Sementara itu, trio Lamine Yamal, Mikel Oyarzabal, dan Alex Baena diproyeksikan menjadi ujung tombak serangan La Roja.
Meski lebih diunggulkan di atas kertas, Spanyol tetap harus mewaspadai ancaman Austria. Marko Arnautovic menjadi pemain yang paling berbahaya setelah mencetak dua gol sepanjang Piala Dunia 2026.
Selain itu, Austria juga masih memiliki sejumlah pemain kreatif seperti Marcel Sabitzer, Sasa Kalajdzic, dan Romano Schmid yang mampu memberikan kejutan kapan saja.
Melihat performa kedua tim sepanjang fase grup, Spanyol memiliki peluang lebih besar untuk melangkah ke babak 16 besar.
Solidnya lini pertahanan, kualitas individu para pemain, serta pengalaman bermain di pertandingan besar menjadi keunggulan La Roja.
Namun, Austria dipastikan tidak akan menyerah begitu saja. Gaya bermain agresif dan transisi cepat mereka berpotensi menghadirkan kesulitan apabila Spanyol gagal memanfaatkan peluang yang tercipta.
Perkiraan Susunan Pemain
- Spanyol (4-3-3): 23-Unai Simon; 12-Pedro Porro, 14-Aymeric Laporte, 22-Pau Cubarsi, 24-Marc Cucurella; 10-Dani Olmo, 16-Rodri, 20-Pedri; 19-Lamine Yamal, 21-Mikel Oyarzabal, 15-Alex Baena.
- Pelatih: Luis de La Fuente
- Austria (4-2-3-1): 1-Alexander Schlager; 16-Phillipp Mwene, 15-Philipp Lienhart, 8-David Alaba, 5-Stefan Posch; 4-Xaver Schlager, 6-Nicolas Seiwald; 9-Marcel Sabitzer, 18-Romano Schmid, 20-Konrad Laimer; 7-Marko Arnautovic.
- Pelatih: Ralf Rangnick
Lima Pertandingan Terakhir Spanyol
- 26/06/2026 Uruguai 0-1 Spanyol – Piala Dunia
- 21/06/2026 Spanyol 4-0 Arab Saudi – Piala Dunia
- 15/06/2026 Spanyol 0-0 Tanjung Hijau – Piala Dunia
- 08/06/2026 Peru 1-3 Spanyol – Persahabatan
- 04/06/2026 Spanyol 1-1 Irak – Persahabatan
Lima Pertandingan Terakhir Austria
- 27/06/2026 Aljazair 3-3 Austria – Piala Dunia
- 22/06/2026 Argentina 2-0 Austria – Piala Dunia
- 16/06/2026 Austria 3-1 Yordania – Piala Dunia
- 01/06/2026 Austria 1-0 Tunisia – Persahabatan
- 31/03/2026 Austria 1-0 Korea Selatan – Persahabatan





















