Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 2 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Surplus Dagang Sejak Era Jokowi Berakhir, Menteri Ekonomi Prabowo Ungkap Pemicunya
Ekonomi Bisnis

Surplus Dagang Sejak Era Jokowi Berakhir, Menteri Ekonomi Prabowo Ungkap Pemicunya

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juli 2, 2026 10:53 am
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Ilustrasi peti kemas dalam perdagangan global. (Sumber: Unsplash/Haris Illahi)
Ilustrasi peti kemas dalam perdagangan global. (Sumber: Unsplash/Haris Illahi)
SHARE

Neraca Perdagangan Indonesia memutus rantai surplus 72 beruntun sejak Mei 2020. Sebab pada Mei 2026. neraca perdagangan RI tercatat defisit sebesar US$1,61 miliar.

Daftar isi Konten
  • Hanya Sementara
  • Siapkan Langkah

Merespons hal ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menduga defisit neraca dagang ini didorong oleh kenaikan biaya impor minyak dan gas (migas) karena harga minyak dunia yang melonjak.

Dugaan saya itu karena kita impor migas harganya naik kan, minyak bumi saya pikir di situ yang membuat naik,”

ujar Purbaya di Jakarta Kamis, 2 Juli 2026.
Baca juga:
Dokter Tifa Didakwa Serang Kehormatan Jokowi: Isu Ijazah Palsu Coreng… Jaksa mengungkapkan bahwa eks Presiden ke-7 RI Jokowi tidak hanya mengalami kerugian…
Dakwaan Dokter Tifa: Jaksa Sebut Jokowi Merasa Dihina Sehina-hinanya Soal… Dokter Tifauzia Tyasumma alias dokter Tifa resmi didakwa melakukan pencemaran nama baik…
Ramai Isu Patriot Bond untuk Cuci Uang, Purbaya: Negara Lain… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons isu terkait penerbitan surat utang khusus,…
  • Dokter Tifa Didakwa Serang Kehormatan Jokowi: Isu Ijazah Palsu Coreng Riwayat Pemilu
  • Dakwaan Dokter Tifa: Jaksa Sebut Jokowi Merasa Dihina Sehina-hinanya Soal Ijazah Palsu
  • Ramai Isu Patriot Bond untuk Cuci Uang, Purbaya: Negara Lain Lakukan Ini…

Menurut Purbaya, kondisi tersebut masih terkendali bila dilihat akumulasi perdagangan sepanjang tahun berjalan. Ia meyakini, kondisi ini akan terkendali dalam beberapa waktu ke depan.

Kalau kita lihat year-to-date Januari sampai Mei, migasnya memang negatif US$12 miliar, nonmigas positif US$16, totalnya masih positif US$4 miliar. Jadi kenaikannya betul saya bilang tadi karena defisit migas membesar akibat harga minyak dunia yang tinggi. Jadi harusnya nanti akan terkendali ke depan,”

terangnya.

Hanya Sementara

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai defisit neraca perdagangan ini akan bersifat sementara. Dia berharap harga energi global akan stabil stabil seiring meredanya konflik di Timur Tengah.

Jadi akibat dari perubahan mungkin harga minyak, jadi ini ya langsung berdampak. Tentu kita berharap rencana mereka untuk ceasefire perdamaian itu kita lihat lagi, sebulan dua bulan,”

ujar Airlangga.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (sumber: Owrite/Anisa Aulia)

Airlangga menilai, fundamental perdagangan Indonesia masih cukup kuat. Hal ini tercermin dari neraca nonmigas yang masih surplus, yang ditopang oleh komoditas andalan RI.

Kalau kita lihat neraca non-migas kan masih positif, sekitar 2 jutaan ya. Kalau kita lihat angka yang lain, ekspor misalnya kita punya CPO, batu bara, dan ferro alloy relatif juga angkanya sama,”

jelasnya.

Siapkan Langkah

Adapun untuk mengurangi tekanan karena kenaikan impor, Airlangga mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi salah satunya memberikan insentif untuk industri petrokimia.

Ia menyebut, pemerintah sedang menyiapkan kebijakan pembebasan tarif masuk untuk sejumlah produk petrokimia. Hal ini dilakukan untuk menekan biaya produksi dan mengurangi dampaknya terhadap inflasi.

Makanya kan pemerintah lagi siapin biar masuknya kita nol-kan dulu sebentar untuk enam bulan dan itu kan juga sundulannya ke inflasi,”

tuturnya.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS (sumber: Owrite/Anisa Aulia)

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indonesia mengalami defisit neraca perdagangan sebesar US$1,61 miliar pada Mei Juni 2026. Artinya RI telah memutus rantai surplus selama 72 bulan beruntun sejak Mei 2020 atau di masa pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Pada Mei 2026 neraca perdagangan barang mengalami defisit sebesar US$1,61 miliar,”

ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026.

Ateng menjelaskan penyebab defisit neraca dagang di Mei 2026 ini, utamanya berasal dari komoditas migas yang defisitnya minus US$3,76 miliar. Penyumbangnya berasal dari hasil minyak dan minyak mentah.

Defisit pada Mei disebabkan terutama pada komoditas migas sebesar defisitnya minus US$3,76 miliar, dengan penyumbang defisit komoditas migas yaitu hasil minyak dan minyak mentah,”

katanya.
Baca juga:
Sentil Komunikasi Publik Prabowo-Gibran, FWK: Pejabat Perlu Empati dan Paham… Dalam peringatan HUT ke-80 Polri, Presiden Prabowo meminta kepolisian hadir di tengah…
Deddy Sitorus Sebut Pemerintahan Era Jokowi Penuh Korupsi, Balasan Netizen… Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus, melontarkan kritik terhadap pemerintahan di…
Jadwal Padat Pidato Prabowo Juli 2026 Picu Reaksi Kocak Warganet:… Jadwal pidato Presiden RI Prabowo Subianto sepanjang Juli 2026 mendadak viral di…
  • Sentil Komunikasi Publik Prabowo-Gibran, FWK: Pejabat Perlu Empati dan Paham Kesulitan Rakyat
  • Deddy Sitorus Sebut Pemerintahan Era Jokowi Penuh Korupsi, Balasan Netizen Sangat Pedas
  • Jadwal Padat Pidato Prabowo Juli 2026 Picu Reaksi Kocak Warganet: Kencangkan Sabuk…
Tag:BPSDefisitHarga MinyakJokowimigasNeraca PerdaganganprabowoPurbaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Kalahkan Konser Coldplay, Tiket Termurah Ronaldo vs Modric di Piala Dunia 2026 Tembus Rp57 Juta!
By Hadi Febriansyah
Timnas Portugal vs RD Kongo pada Piala Dunia 2026.
1
Sentil Komunikasi Publik Prabowo-Gibran, FWK: Pejabat Perlu Empati dan Paham Kesulitan Rakyat
By Ani Ratnasari
Diskusi Kebangsaan FWK yang digelar di Jakarta, Rabu, 1 juni 2026.
2
Benarkah Rokok Rasa Buah dan Mentol Dilarang Beredar? Ini Kata Kemenkes
By Syifa Fauziah
Ilustrasi seorang perokok
3
Dosa Berlapis Bupati Kuansing: Sunat Duit Petani 50 Persen
By Rahmat Baihaqi
Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby (tengah) berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (1/7/2026).
4
Islah Bahrawi Sindir Raffi Ahmad: Tak Perlu Sekolah Tinggi, ‘Ngesot Sana-Sini’ Hidup Bisa Tentram
By Rahmat Tunny
Raffi Ahmad
5

BERITA LAINNYA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

PMI Manufaktur RI Terperosok ke Zona Kontraksi, Airlangga Ungkap Biang Keroknya

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membongkar penyebab PMI Manufaktur Indonesia terperosok…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Ramai Isu Patriot Bond untuk Cuci Uang, Purbaya: Negara Lain Lakukan Ini Sejak Dulu

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons isu terkait penerbitan surat utang khusus,…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Kereta Api Taksaka Jurusan Gambir-Yogyakarta saat melintas. (Sumber: Instagram/@kai121)
Ekonomi Bisnis

KAI Ganti Jajaran Direksi usai RUPST, Ini Susunan Pengurus Terbarunya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI merombak susunan pengurus perusahaan melalui…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 jam lalu
Gedung PT ANTAM Tbk. (Sumber: Dok. Antam)
Ekonomi Bisnis

ANTM Ganti Nama, Ini Identitas Baru Raksasa Tambang Pelat Merah

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) resmi menggunakan nama baru menjadi PT Aneka…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up