Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 3 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Bukan dari Maluku, Tapi Namanya Bika Ambon? Ini Kisah Unik Kue Legendaris Kebanggaan Medan
Cari Tahu

Bukan dari Maluku, Tapi Namanya Bika Ambon? Ini Kisah Unik Kue Legendaris Kebanggaan Medan

Ani RatnasariRahmat Tunny OWRITE
Last updated: Juli 2, 2026 7:08 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
4 jam lalu
Share
Kue Bika Ambon.
Kue Bika Ambon. Doc: Monamibikery
SHARE

Kalau ada satu oleh-oleh yang hampir selalu diburu wisatawan saat berkunjung ke Medan, Sumater Utara jawabannya pasti Bika Ambon. Kue tradisional ini sudah lama menjadi ikon kuliner Kota Medan dan seolah wajib dibawa pulang setelah liburan.

Sekilas tampilannya memang sederhana. Namun, begitu dipotong, kamu akan menemukan tekstur yang khas dengan rongga-rongga menyerupai sarang lebah. Rasanya pun unik, kenyal, lembut, berpadu dengan aroma santan dan daun jeruk yang begitu menggoda. Nggak heran kalau sekali mencicipi, rasanya ingin tambah lagi.

Tapi, pernah nggak sih kamu bertanya-tanya, kenapa namanya Bika Ambon, padahal kue ini justru berasal dari Medan, bukan Ambon, Maluku? Nah, ternyata ada cerita menarik di balik nama legendaris tersebut.

Misteri di Balik Nama Bika Ambon

Dilansir dari Journal of Ethnic Foods, hingga kini belum ada penjelasan yang benar-benar pasti mengenai asal-usul nama Bika Ambon.

Fakta Menarik tentang Gipang, Kue Tradisional Khas Banten yang Tetap Eksis

Salah satu cerita yang paling populer menyebutkan bahwa kue ini pertama kali dibuat oleh seorang perempuan keturunan Tionghoa yang tinggal di kawasan Jalan Ambon, Medan. Karena dibuat dan dijual di daerah tersebut, masyarakat kemudian mengenalnya sebagai Bika Ambon.

Namun, ada teori lain yang tak kalah menarik. Sejumlah peneliti menduga kata “bika” berasal dari bahasa Belanda yang merujuk pada bentuk menyerupai sarang lebah. Jika diperhatikan, bagian dalam Bika Ambon memang dipenuhi rongga-rongga kecil yang sangat mirip honeycomb.

Meski berbagai teori terus bermunculan, hingga kini asal-usul nama Bika Ambon masih menjadi misteri yang justru membuat kue ini semakin menarik untuk dikenang.

Teksturnya Unik, Rasanya Sulit Dilupakan

Kalau belum pernah mencicipinya, mungkin kamu akan mengira Bika Ambon hanyalah kue biasa.

Padahal, keistimewaannya justru terletak pada teksturnya. Saat dipotong, bagian dalamnya dipenuhi rongga-rongga cantik yang terbentuk secara alami. Teksturnya kenyal, tetapi tetap lembut dan tidak membuat tenggorokan terasa seret.

Ditambah lagi aroma santan yang berpadu dengan daun jeruk menciptakan cita rasa khas yang sulit ditemukan pada kue lainnya. Sementara bagian atasnya yang sedikit kecokelatan menghadirkan sensasi renyah tipis yang membuat setiap gigitan terasa semakin nikmat.

Tak heran jika banyak orang mengatakan bahwa setiap Bika Ambon memiliki karakter rasa yang berbeda.

Ternyata Membuat Bika Ambon Tidak Semudah Kelihatannya

Di balik rasanya yang lezat, proses pembuatan Bika Ambon ternyata membutuhkan kesabaran ekstra.

Adonannya dibuat dari campuran tepung sagu atau tapioka, tepung terigu, santan, telur, gula, dan ragi. Setelah semua bahan tercampur, adonan tidak langsung dipanggang, melainkan harus melalui proses fermentasi selama beberapa jam.

Nah, di sinilah rahasia utama tekstur khas Bika Ambon. Jika waktu fermentasi terlalu singkat, rongga-rongga cantiknya tidak akan terbentuk sempurna. Sebaliknya, jika terlalu lama, rasa kue justru bisa berubah menjadi sedikit pahit.

Baca juga:
Inovasi Hukum Pengadilan Militer Medan: Tentara Hilangkan Nyawa Anak Cuma… Putusan Majelis Hakim Pengadilan Militer I-02 Medan yang menjatuhkan vonis 10 bulan…
Ini Penyebab Garuda GA4208 Jeddah-Medan Berputar 4,5 Jam di Atas… Sebuah laporan dari onemileatatime, mengungkapkan penerbangan pesawat Garuda Indonesia GA4208 yang beroperasi…
Minuman Nyeleneh Khas Purworejo Es Dawet Jembut Kecabut, Ini Asal… Beberapa minuman dan makanan khas Indonesia memiliki nama yang unik dan nyeleneh.…
  • Inovasi Hukum Pengadilan Militer Medan: Tentara Hilangkan Nyawa Anak Cuma 10 Bulan…
  • Ini Penyebab Garuda GA4208 Jeddah-Medan Berputar 4,5 Jam di Atas India
  • Minuman Nyeleneh Khas Purworejo Es Dawet Jembut Kecabut, Ini Asal Usulnya

Karena itu, membuat Bika Ambon membutuhkan ketelitian dan ketepatan agar menghasilkan tekstur serta cita rasa terbaik.

Fakta Menarik yang Belum Banyak Diketahui

Tahukah kamu? Pada masa lalu, proses fermentasi Bika Ambon dipercaya menggunakan tuak.

Namun seiring perkembangan zaman, sebagian besar produsen menggantinya dengan ragi. Selain menghasilkan kualitas yang baik, penggunaan ragi juga membuat produk lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam.

Kini, banyak produsen Bika Ambon bahkan telah mengantongi sertifikasi halal sehingga masyarakat bisa menikmatinya dengan lebih tenang.

Kalau dulu Bika Ambon identik dengan rasa original, sekarang pilihannya jauh lebih beragam.

Mulai dari pandan, cokelat, keju, vanila, stroberi, madu, hingga durian bisa kamu temukan dengan mudah. Meski begitu, rasa original tetap menjadi favorit banyak orang karena dianggap paling mempertahankan cita rasa autentik khas Medan.

Jalan Mojopahit, Surganya Pecinta Bika Ambon

Di tengah menjamurnya berbagai oleh-oleh modern, Bika Ambon tetap mempertahankan posisinya sebagai salah satu ikon kuliner Medan.

Salah satu tempat yang paling terkenal untuk berburu Bika Ambon adalah kawasan Jalan Mojopahit. Di sepanjang jalan ini berdiri deretan toko legendaris yang telah menjual Bika Ambon selama puluhan tahun.

Tak sedikit wisatawan yang sengaja mampir ke kawasan tersebut sebelum pulang demi membawa oleh-oleh khas Medan yang satu ini.

Bagi banyak orang, rasanya belum lengkap meninggalkan Medan tanpa membawa sekotak Bika Ambon.

Bukan hanya karena rasanya yang lezat, tetapi juga karena kue ini menyimpan cerita panjang tentang sejarah, budaya, hingga tradisi kuliner yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Menariknya lagi, meski kini Bika Ambon sudah bisa ditemukan di berbagai kota di Indonesia, banyak orang tetap rela mengantre untuk membeli langsung di Medan karena percaya cita rasanya jauh lebih autentik.

Jadi, kalau suatu hari nanti kamu berkesempatan berkunjung ke Medan, jangan lupa masukkan Bika Ambon ke dalam daftar oleh-oleh wajib. Siapa tahu, dari satu gigitan kamu juga ikut jatuh cinta pada cerita panjang yang tersimpan di balik kue legendaris ini.

Tag:Ambonasal usulKue Bika Ambonmedan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Benarkah Rokok Rasa Buah dan Mentol Dilarang Beredar? Ini Kata Kemenkes
By Syifa Fauziah
Ilustrasi seorang perokok
1
Mantan Istri Ridwan Kamil Semprot Bupati Purwakarta soal Lagu Viral ‘Lalaki Langit’: Mengapa Pilih Narasi Patriarkal?
By Hardani Triyoga
Anggota DPR RI Komisi VIII Atalia Praratya.
2
Megaproyek MBG: Jenderal Polisi Aktif Resmi Jadi Tersangka Ketujuh Kejagung
By Rahmat Baihaqi
Lalu Muhammad Iwan Mahardan ketika menjabat sebagai Plh Kabid Humas Polda NTB, 2023.
3
Ngotot Tak Bersalah Soal Ijazah Palsu, Dokter Tifa Tantang Jokowi Adu Bukti di Sidang
By Rahmat Baihaqi
Terdakwa kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
4
Baru 3 Bulan Jabat Dirut Pos Indonesia Daud Joseph Ajukan Resign, Ada Apa?
By Anisa Aulia
Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Daud Joseph. (Sumber: Dok. Pos Indonesia)
5

BERITA LAINNYA

Cek Kuota Smartfren
Cari Tahu

Pengguna SIMPATI Wajib Tahu! Sisa Kuota Kini Bisa Diakumulasi, Begini Caranya

Pernah kesal karena sisa kuota internet masih banyak, tapi hangus saat masa…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
1 hari lalu
Ilustrasi saat seseorang menahan rasa dingin
Cari Tahu

Mengenal Fenomena Bediding, Kok Bisa Musim Kemarau Malah Dingin Banget? Ternyata Ini Alasannya

Kalau akhir-akhir ini kalau kamu ngerasa bangun pagi terus mager karena udara…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
PLTU di Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Dari pusat Kota Cirebon
Cari Tahu

Lima Macam Pembangkit Listrik yang Perlu Diketahui Beserta Cara Kerjanya

Listrik menjadi kebutuhan penting yang menunjang hampir seluruh aktivitas sehari-hari, mulai dari…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Logo HUT Ke-81 RI 2026
Cari Tahu

Makna dan Filosofi Logo HUT Ke-81 RI 2026, Mengusung Semangat Kolektif, Sinergi, dan Bertumbuh

Pemerintah resmi meluncurkan logo dan identitas visual HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…

Ani RatnasariSyifa Fauziah
By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up