Perjalanan Timnas Portugal di Piala Dunia 2026 resmi berakhir setelah kalah tipis dari Spanyol pada babak 16 besar.
Kekalahan dramatis tersebut sekaligus menutup kiprah Cristiano Ronaldo di turnamen yang sebelumnya telah ia sebut sebagai Piala Dunia terakhir dalam kariernya.
Laga Portugal kontra Spanyol berlangsung di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Amerika Serikat, pada Selasa 7 Juli 2026 dini hari WIB.
Portugal harus mengakui keunggulan La Furia Roja dengan skor 0-1 setelah kebobolan pada masa injury time.
Gol semata wayang Spanyol dicetak oleh Mikel Merino pada menit ke-90+1. Gol telat tersebut memastikan langkah Spanyol ke babak perempat final sekaligus mengakhiri perjuangan Portugal di ajang Piala Dunia 2026.
Usai pertandingan, Cristiano Ronaldo mengaku kecewa dengan hasil yang diterima Portugal. Meski demikian, penyerang berusia 41 tahun itu menegaskan belum ingin mengambil keputusan mengenai masa depannya bersama tim nasional dalam waktu dekat.
Ronaldo merasa dirinya telah memberikan seluruh kemampuan terbaik selama membela Portugal di turnamen tersebut.
Saya sedih harus meninggalkan Piala Dunia seperti ini. Saya memberikan segalanya. Saya melakukan yang terbaik dan saya pergi dengan hati nurani yang bersih,”
ujar Ronaldo usai pertandingan.
Meski sebelumnya telah menyebut Piala Dunia 2026 sebagai turnamen terakhirnya, Ronaldo memilih untuk lebih dulu menenangkan diri sebelum menentukan langkah berikutnya.
Ini adalah Piala Dunia terakhir saya, ya, tetapi sekarang saya akan punya waktu untuk merenung dan bersama keluarga saya. Saya tidak akan membuat keputusan yang tergesa-gesa,”
lanjutnya.
Lebih lanjut mantan pemain Real Madrid ini juga menegaskan bahwa keputusan penting tidak boleh diambil ketika emosi masih memuncak.
Saya tidak membuat keputusan saat emosi sedang memuncak,”
tegas pemain kelahiran Funchal, Portugal, pada 5 Februari pada 1985 itu.
Bangga dengan Warisan Bersama Timnas Portugal
Terlepas dari kegagalan di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo tetap bangga dengan pencapaiannya selama memperkuat Timnas Portugal.
Selama karier internasionalnya, ia sukses membawa negaranya meraih tiga trofi bergengsi, yakni Euro 2016 serta UEFA Nations League edisi 2019 dan 2025.
Menurut Ronaldo, pencapaian tersebut memiliki arti yang sangat besar bagi sepak bola Portugal.
Saya telah memenangkan tiga gelar untuk Portugal; sebelum Cristiano Ronaldo, Portugal belum pernah memenangkan satu pun gelar,”
jelas Ronaldo.
Ia bahkan menilai keberhasilan menjuarai Euro 2016 memiliki makna yang sama besarnya dengan mengangkat trofi Piala Dunia.
Gelar terbesar yang pernah dimenangkan tim nasional adalah pada 2016, yaitu Kejuaraan Eropa, yang sejujurnya sama pentingnya bagi saya seperti Piala Dunia,”
ungkapnya.
Ronaldo Beri Apresiasi untuk Roberto Martinez
Pertandingan melawan Spanyol juga menjadi laga terakhir Roberto Martinez sebagai pelatih Timnas Portugal.
Ronaldo memberikan penghormatan kepada sang pelatih yang dinilainya telah memberikan kontribusi besar bagi tim.
Saya senang bekerja dengannya. Seorang pelatih hebat, pribadi yang luar biasa, dan apa yang telah ia lakukan untuk Portugal patut mendapat penghargaan,”
ujar Ronaldo.
Ia pun menyampaikan doa terbaik bagi Martinez untuk perjalanan karier selanjutnya.
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepadanya dan mendoakan segala kebahagiaan untuknya,”
katanya melanjutkan.
Portugal Tersingkir, Ronaldo Tetap Bangga
Meski harus mengakhiri perjalanan lebih cepat, Ronaldo menilai Portugal telah menunjukkan performa terbaik sepanjang turnamen. Menurutnya, hasil pertandingan bisa saja berpihak kepada siapa pun.
Selalu menyedihkan ketika tersingkir dari turnamen besar. Ini adalah Piala Dunia. Tim benar-benar sedang menunjukkan kemampuan terbaiknya,”
ungkap Ronaldo.
Ia menambahkan bahwa Portugal tampil kompetitif dan hanya kurang beruntung pada momen-momen akhir pertandingan.
Menurut saya, kami bermain dengan baik. Hasilnya bisa saja berpihak kepada siapa pun, tetapi begitulah sepak bola. Kami harus bangkit dan terus melangkah,”
sebutnya.
Di akhir pernyataannya, Ronaldo meminta seluruh skuad Portugal tetap menatap masa depan dengan kepala tegak meski harus mengakhiri perjuangan di Piala Dunia 2026.
Rasanya frustrasi tersingkir dengan cara seperti ini, tetapi kami tetap bisa mengangkat kepala dengan bangga,”
tambah Cristiano Ronaldo.




















