Presiden Prabowo Subianto menyinggung “tamu yang tidak tahu diri” saat datang untuk berdagang di Indonesia.
Mulanya, Prabowo menilai bangsa Indonesia memiliki karakter yang sangat baik dan terbuka terhadap tamu. Namun, sifat tersebut kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, yang disiarkan melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Minggu, 12 Juli 2026.
“Kita (Indonesia) ini lugu. Itu sifat bangsa (Indonesia). Kalau ada tamu datang ke rumah, walaupun kita (rakyat) tidak punya minuman, tidak punya kopi, tidak punya gula, kita persilakan (masuk). Kalau perlu kita ke tetangga pinjam gula dan kopi. Ini sifat kita. Kita suka dengan tamu, kita hormati tamu,”
kata Prabowo.
Tak Sopan
Prabowo kemudian menyindir pihak lain yang dinilai sering memanfaatkan keramahan bangsa Indonesia. Menurutnya, ada “tamu” yang awalnya datang untuk berdagang, tetapi kemudian justru mengambil keuntungan secara berlebihan.
“Hanya kadang-kadang ada tamu yang tidak tahu diri. Tidak diundang, datang ke sini katanya mau dagang, lama-lama merampok,”
ujar Prabowo.
Dia pun memperingatkan bahwa sikap ramah tersebut tetap harus diimbangi dengan kewaspadaan terhadap pihak-pihak yang berpotensi merugikan kepentingan nasional.






















