Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 17 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / 80 Persen Pasien Baru Terdiagnosis Stadium Lanjut, Kenali Gejala Kanker Sebelum Terlambat
Kesehatan

80 Persen Pasien Baru Terdiagnosis Stadium Lanjut, Kenali Gejala Kanker Sebelum Terlambat

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Juli 16, 2026 2:44 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Ilustrasi penyakit Kanker
Ilustrasi penyakit Kanker (Foto: magnific.com)
SHARE

Kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia. Data GLOBOCAN mencatat terdapat 408.661 kasus baru kanker dengan 242.988 kematian setiap tahun.

Daftar isi Konten
  • Apa Itu Kanker?
  • Penyebab Kanker
  • Faktor Risiko Internal Kanker
  • Faktor Risiko Eksternal Kanker
  • Gejala Kanker
  • Pengobatan Kanker
  • Cara Mencegah Kanker
  • Pengendalian Kanker oleh Kementerian Kesehatan

Bahkan, lebih dari 80 persen pasien baru terdiagnosis saat penyakit telah memasuki stadium lanjut, sehingga peluang keberhasilan pengobatan menjadi lebih kecil.

Berdasarkan data GLOBOCAN, jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan adalah kanker payudara dan kanker serviks. Sementara pada laki-laki didominasi kanker paru dan kanker kolorektal.

Lantas apa sih penyakit kanker itu? Berikut penyebab, faktor risiko, dan cara mecegahnya seperti dilansir dari laman Rumah Sakit Siloam.

Apa Itu Kanker?

Kanoer merupakan penyakit yang terjadi karena sel
tumbuh secara abnormal dan tidak terkendali di dalam tubuh. Pertumbuhan sel kanker ini bisa terjadi di seluruh bagian tubuh, mulai dari kulit, mata, paru-paru, hingga organ intim.

Baca juga:
Jangan Kurang Tidur! Ini Durasi Tidur Ideal untuk Orang Dewasa Kesibukan pekerjaan, tugas kuliah, hingga aktivitas sehari-hari membuat banyak orang dewasa kerap…
Kaya Nutrisi, Ini Kandungan Gizi Buah Melon yang Baik untuk… Melon merupakan salah satu buah yang banyak digemari karena rasanya manis, segar,…
Ngerasa Sehat karena Nggak Ngerokok? Eits, Jangan Geer! Bahaya Asap… Pernah nggak waktu di tongkrongan kamu ngerasa paling sehat karena nggak pernah…
  • Jangan Kurang Tidur! Ini Durasi Tidur Ideal untuk Orang Dewasa
  • Kaya Nutrisi, Ini Kandungan Gizi Buah Melon yang Baik untuk Kesehatan
  • Ngerasa Sehat karena Nggak Ngerokok? Eits, Jangan Geer! Bahaya Asap Rokok Tetap…

Ada beberapa jenis kanker yang paling umum terjadi, yaitu kanker payudara, kanker paru-paru, kanker usus besar, dan kanker prostat.

Penyebab Kanker

Kanker disebabkan oleh mutasi genetik pada sel di dalam tubuh. Namun, masih belum diketahui secara pasti apa pemicu mutasi genetik tersebut.

Meski demikian, perlu diketahui faktor risiko yang membuat seseorang terserang kanker, yaitu faktor internal dan eksternal.

Faktor Risiko Internal Kanker

Kanker sering dikaitkan dengan penyakit genetik. Di mana ketika seseorang memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit kanker maka akan berisiko lebih tinggi untuk mengalami kanker dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki riwayat keluarga dengan penyakit kanker.

Faktor Risiko Eksternal Kanker

Sedangakn faktor eksternal biasanya disebabkan oleh lingkungan sekitar dan juga pola hidup. Faktor-faktornya antara lain:

  • Paparan sinar sinar ultraviolet dan radiasi pengion (gelombang elektromagnetik).
  • Paparan senyawa arsenik, kandungan tembakau dalam rokok, alkohol, nikotin, dan benzidin.
  • Infeksi bakteri atau virus tertentu, seperti virus HPV, hepatitis B, atau hepatitis C. Faktor Risiko Kanker Lainnya

Selain faktor internal dan eksternal, kanker juga bisa dipicu oleh penyakit tertentu seperti mengidap penyakit yang menyebabkan sistem imun tubuh melemah, seperti HIV/AIDS, sehingga mudah terkena infeksi virus yang dapat berujung kanker. Dan juga mengidap sindrom Lynch.

36 Ribu Kasus per Tahun, Radioterapi Tangani Kanker Serviks

Gejala Kanker

Gejala kanker cukup bervariasi, tergantung pada jenis kanker serta bagian tubuh yang terdampak. Namun, beberapa gejala umum dari kanker adalah sebagai berikut:

  • Terdapat benjolan pada sekitar bagian tubuh yang terdampak.
  • Berat badan naik atau turun secara drastis.
  • Perubahan warna atau tekstur kulit.
  • Mudah lelah.
  • Kesulitan bernapas.
  • Nyeri otot dan sendi.
  • Luka yang tidak kunjung sembuh.
  • Keluarnya cairan tidak normal dari tubuh.

Pengobatan Kanker

Biasanya, metode pengobatan kanker akan disesuaikan dengan jenis kanker, tingkat keparahan, efek samping, serta kondisi pasien. Beberapa tindakan medis yang umum dilakukan untuk mengobati kanker di antaranya:

  • Operasi

Operasi dilakukan dengan membedah tubuh pasien untuk mengangkat jaringan kanker. Tindakan ini biasanya dipilih untuk mengatasi kanker stadium awal.

  • Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan dengan memasukkan obat-obatan ke dalam tubuh pasien melalui intravena atau oral. Perawatan kemoterapi ini bertujuan untuk mengecilkan ukuran serta membunuh sel kanker di dalam tubuh.

  • Radioterapi

Radioterapi merupakan tindakan medis yang menggunakan sinar X dan proton untuk menghancurkan sel kanker di dalam tubuh. Perawatan radioterapi biasanya dilakukan bersamaan dengan kemoterapi untuk meningkatkan efektivitasnya. Perawatan radioterapi ini juga sering dilakukan setelah tindakan operasi untuk membersihkan sisa-sisa sel kanker.

  • Terapi bertarget

Terapi bertarget (targeted therapy) adalah metode pengobatan dengan memberikan obat kanker yang berfokus pada kelemahan dari sel kanker secara spesifik tanpa merusak sel-sel sehat di sekitarnya.

  • Perawatan paliatif

Perawatan ini ditujukan kepada pasien dengan kondisi yang tidak memungkinkan untuk mengikuti pengobatan kanker yang ada.

Pada pasien dengan kondisi kanker stadium akhir atau kanker yang sudah menyebar ke jaringan atau organ tubuh lain. Tujuannya untuk memperbaiki kualitas hidup pasien.

Cara Mencegah Kanker

Kanker sendiri bisa dicegah dengan menghindari serta mengontrol faktor pemicunya. Adapun cara yang bisa dilakukan, seperti:

  • Menjaga berat badan ideal
  • Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang
  • Berhenti merokok
  • Membatasi konsumsi minuman beralkohol
  • Rutin berolahraga
  • Menggunakan tabir surya untuk menghindari paparan radiasi dari sinar matahari
  • Melakukan vaksinasi lengkap secara berkala

Pengendalian Kanker oleh Kementerian Kesehatan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kunci utama dalam pengendalian kanker adalah diagnosis dan pengobatan sedini mungkin.

Menurutnya, pasien yang terdeteksi pada stadium awal memiliki peluang sembuh yang jauh lebih tinggi dibandingkan mereka yang baru mengetahui penyakitnya saat sudah memasuki stadium tiga atau empat.

Kunci utama penanggulangan kanker adalah deteksi cepat dan pengobatan cepat. Jika diketahui pada stadium satu, peluang kesembuhan dengan teknologi yang ada saat ini sangat tinggi,”

ujar Budi dalam Indonesia-China Cancer Forum (ICCF) 2026 di Jakarta, Minggu (12/7).

Budi juga mengapresiasi Program Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat berusia 40 tahun ke atas yang memiliki risiko tinggi sebagai salah satu langkah memperkuat deteksi dini kanker.

Untuk memperluas akses layanan, Kemenkes mulai mengurangi sentralisasi pelayanan kanker yang selama ini terkonsentrasi di kota-kota besar.

Sebanyak 10.000 Puskesmas kini dilengkapi mesin X-ray digital dan alat ultrasonografi (USG) berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membantu mendeteksi kanker paru dan benjolan pada payudara.

Selain itu, layanan tes HPV DNA juga disiapkan di fasilitas kesehatan primer untuk mendeteksi risiko kanker serviks.

Di tingkat rujukan, Kemenkes menargetkan seluruh 514 kabupaten/kota memiliki layanan CT scan. Pemerintah juga berencana menyediakan 60 alat PET scan pada 2028, memperluas layanan kemoterapi di 500 kabupaten/kota, serta membangun fasilitas terapi proton pertama di RS Kanker Dharmais.

Selain memperkuat infrastruktur, pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga medis. Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Arianti Anaya mengatakan kebutuhan dokter spesialis onkologi akan dipenuhi melalui program Fellowship dan Advanced Clinical Training sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada jalur pendidikan spesialis yang membutuhkan waktu lebih lama.

Sebagai strategi jangka panjang, Kemenkes telah menyusun Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker 2024–2034 dan tengah mengintegrasikan data registri kanker nasional ke dalam laporan global WHO.

Ke depan, layanan kanker di Indonesia juga akan mengarah pada penerapan precision medicine atau kedokteran genomik, sehingga tes genetik untuk mendeteksi risiko kanker dapat dilakukan lebih dini di layanan kesehatan.

Tag:Deteksi PenyakitKankerKesehatanPenyakit Kanker
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Tangis Inggris Pecah! Argentina Menang Dramatis 2-1 dan Tantang Spanyol di Final
By Hadi Febriansyah
Pemain Timnas Argentina melakukan comeback di menit akhir dengan mengalahkan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026.
1
PDIP Curiga Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun, Jawaban Menkop Bikin Kaget
By Natania Longdong
Menteri Koperasi Fery Juliantono saat Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR.
2
Prabowo Beri Ultimatum 1 Bulan ke BGN, MBG Wajib Berbenah dan Harus Tepat Sasaran
By Rika Pangesti
Petugas di SPPG saat menyiapkan menu MBG. (Sumber: Dok. BGN)
3
Tiga Sprindik Versi Kejagung, Eks Jampidsus Febrie Belum Lepas dari Status Tersangka
By Rahmat Baihaqi
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka baru kasus korupsi MBG di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
4
Mutasi Ratusan Pejabat Kementerian PU, Dody: Masa 38 Ribu Pegawai Enggak Boleh Dimutasi?
By Natania Longdong
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR
5

BERITA LAINNYA

Warga menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 pada babak semi final antara Spanyol melawan Prancis di kawasan Pasar Klandasan, Balikpapan, Kalimantan Timur
Kesehatan

Tiga Tips Begadang Nonton Final Piala Dunia 2026 ala Menkes Budi Gunadi Sadikin, Biar Tetap Fit

Gelaran final Piala Dunia 2026 akan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
12 jam lalu
Kesehatan

Jangan Kurang Tidur! Ini Durasi Tidur Ideal untuk Orang Dewasa

Kesibukan pekerjaan, tugas kuliah, hingga aktivitas sehari-hari membuat banyak orang dewasa kerap…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Buah Melon
Kesehatan

Kaya Nutrisi, Ini Kandungan Gizi Buah Melon yang Baik untuk Kesehatan

Melon merupakan salah satu buah yang banyak digemari karena rasanya manis, segar,…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Bahaya Asap Rokok
Kesehatan

Ngerasa Sehat karena Nggak Ngerokok? Eits, Jangan Geer! Bahaya Asap Rokok Tetap Mengintaimu

Pernah nggak waktu di tongkrongan kamu ngerasa paling sehat karena nggak pernah…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up