Argentina kembali menunjukkan dominasinya di panggung sepak bola dunia setelah memastikan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Keberhasilan tersebut membuat La Albiceleste kembali mencatat sejarah dengan menembus partai puncak dalam dua edisi Piala Dunia secara beruntun.
Setelah keluar sebagai juara pada edisi 2022 di Qatar, kini tim besutan Lionel Scaloni kembali memiliki peluang mempertahankan gelar usai mengalahkan Inggris 2-1 pada babak semifinal.
Pencapaian ini menjadi salah satu catatan langka yang hanya mampu diraih segelintir negara sepanjang sejarah Piala Dunia.
Era Diego Maradona Jadi Awal Rekor Argentina
Keberhasilan mencapai dua final secara beruntun sebenarnya bukan hal baru bagi Argentina. Generasi emas yang dipimpin Diego Maradona lebih dahulu menorehkannya pada Piala Dunia 1986 dan 1990.
Pada edisi 1986 di Meksiko, Maradona tampil luar biasa dan membawa Argentina menjadi juara dunia setelah mengalahkan Jerman Barat dengan skor 3-2 di partai final.
Empat tahun kemudian di Italia, Argentina kembali melaju hingga laga puncak. Meski performanya tidak sedominan empat tahun sebelumnya, La Albiceleste berhasil mencapai final berkat pertahanan yang solid serta aksi gemilang kiper Sergio Goycochea dalam babak adu penalti.
Namun, langkah mereka mempertahankan gelar harus terhenti setelah kalah 0-1 dari Jerman Barat melalui gol penalti Andreas Brehme pada penghujung pertandingan.
Final tersebut juga dikenang sebagai satu-satunya partai final Piala Dunia yang mempertemukan dua negara yang sama dalam dua edisi berturut-turut.
Generasi Lionel Messi Ulangi Prestasi Bersejarah
Setelah menunggu lebih dari tiga dekade, Argentina akhirnya kembali mengulang pencapaian tersebut melalui generasi Lionel Messi.
La Albiceleste sukses mengangkat trofi Piala Dunia 2022 setelah menaklukkan Prancis melalui drama adu penalti dalam salah satu final terbaik sepanjang sejarah turnamen.
Empat tahun berselang, status sebagai juara bertahan tidak membuat performa Argentina menurun. Tim asuhan Lionel Scaloni kembali melangkah ke final Piala Dunia 2026.
Pada semifinal, Argentina menunjukkan mental juara dengan bangkit dari ketertinggalan sebelum mengalahkan Inggris 2-1. Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez menjadi pencetak gol kemenangan, sementara Lionel Messi kembali berperan penting lewat dua assist.
Berpeluang Akhiri Penantian 64 Tahun
Di partai final, Argentina akan menghadapi Spanyol dalam perebutan trofi Piala Dunia 2026. Apabila mampu meraih kemenangan, Argentina akan menjadi negara pertama sejak Brasil pada edisi 1958 dan 1962 yang berhasil mempertahankan gelar juara Piala Dunia secara beruntun.
Rekor tersebut belum pernah terulang selama 64 tahun, sehingga peluang Argentina menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam sepak bola dunia.
Selain itu, kemenangan juga akan menjadi penutup sempurna bagi perjalanan internasional Lionel Messi dengan tambahan satu trofi Piala Dunia.
Lolos ke final Piala Dunia 2026 semakin mempertegas konsistensi Argentina sebagai salah satu kekuatan terbesar dalam sejarah sepak bola internasional.
Sepanjang sejarah turnamen, La Albiceleste telah tampil di partai final pada edisi 1930, 1978, 1986, 1990, 2014, 2022, dan 2026.
Dari enam final sebelumnya, Argentina berhasil meraih tiga gelar juara, yakni pada 1978, 1986, dan 2022. Kini, mereka memiliki kesempatan menambah koleksi trofi sekaligus mengukir sejarah baru dengan mempertahankan gelar juara dunia secara berturut-turut.


























