Lolosnya Argentina ke final Piala Dunia 2026 kembali menghidupkan kisah unik yang melibatkan Lionel Messi dan bintang muda Spanyol, Lamine Yamal.
Cerita yang sempat viral di media sosial pada 2024 itu kembali ramai diperbincangkan karena Messi dan Yamal kini akan saling berhadapan saat Argentina menghadapi Spanyol pada partai final Piala Dunia 2026.
Argentina memastikan tiket ke final usai menaklukkan Inggris dengan skor 2-1 melalui comeback dramatis pada laga semifinal yang berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Kamis 16 Juli 2026 dini hari WIB.
Di partai final, Lionel Messi dan rekan-rekannya akan menghadapi Spanyol yang lebih dulu memastikan tempat setelah menyingkirkan Prancis. Pertemuan dua negara tersebut sekaligus mempertemukan dua generasi Barcelona, yakni Lionel Messi dan Lamine Yamal.
Foto Messi Memandikan Bayi Lamine Yamal Kembali Viral
Menjelang final, publik kembali mengingat foto ikonik Lionel Messi saat memandikan Lamine Yamal yang masih berusia sekitar enam bulan.
Foto tersebut pertama kali menjadi perbincangan luas pada 2024 setelah diunggah oleh ayah Yamal, Mounir Nasraoui, melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahan itu, Mounir menuliskan keterangan yang menarik perhatian banyak orang. “awal dari dua legenda”.
Foto tersebut memperlihatkan Messi yang masih muda, mengenakan jaket putih dengan rambut panjang, sedang memandikan bayi Lamine Yamal di dalam bak mandi berwarna biru. Momen itu juga didampingi ibu Yamal, Sheila Ebana.
Momen langka tersebut terjadi saat Barcelona menggelar sesi pemotretan untuk kegiatan amal yang melibatkan para pemain tim utama bersama sejumlah keluarga.
Tanpa ada yang menyangka, bayi yang kala itu digendong dan dimandikan Messi kini tumbuh menjadi salah satu talenta terbaik dunia dan akan menjadi lawannya di final Piala Dunia.
Messi dan Yamal Punya Banyak Kesamaan
Meski terpaut usia sekitar 20 tahun, Lionel Messi dan Lamine Yamal memiliki sejumlah kesamaan dalam perjalanan karier mereka.
Keduanya merupakan lulusan akademi La Masia yang sukses menembus tim utama Barcelona dan menjadi pemain penting bagi klub asal Catalunya tersebut.
Messi telah mengukir status sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola melalui berbagai gelar dan rekor yang diraihnya bersama Barcelona maupun Argentina.
Sementara itu, Yamal perlahan mengikuti jejak sang legenda dengan tampil impresif bersama Barcelona dan Timnas Spanyol di usia yang masih sangat muda.
Partai final Piala Dunia 2026 tidak hanya mempertemukan dua negara besar, tetapi juga menghadirkan simbol pergantian generasi sepak bola dunia.
Di satu sisi ada Lionel Messi, ikon Barcelona dan Argentina yang telah memenangkan hampir seluruh gelar bergengsi.
Di sisi lain hadir Lamine Yamal, pemain muda yang digadang-gadang menjadi penerus tradisi besar Barcelona.
Kisah yang dimulai dari sebuah foto sederhana saat Yamal masih bayi kini mencapai babak baru. Kali ini, keduanya akan saling berhadapan dalam pertandingan paling bergengsi di dunia demi memperebutkan trofi Piala Dunia 2026.























