Penampilan luar biasa kiper Timnas Cape Verde, Vozinha, sepanjang Piala Dunia 2026 akhirnya mendapat pengakuan dunia.
Penjaga gawang berusia 40 tahun itu resmi masuk dalam FIFA 11 atau Tim Terbaik Piala Dunia 2026 yang dipilih langsung oleh para penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Terpilihnya Vozinha menjadi penutup sempurna atas perjalanan impresifnya bersama Cape Verde di turnamen terbesar sepak bola tersebut.
Singkirkan Unai Simon di Posisi Kiper
Vozinha dipercaya mengisi posisi penjaga gawang dalam FIFA 11, mengungguli sejumlah nama besar yang tampil sepanjang Piala Dunia 2026.
Salah satu pemain yang harus tersisih adalah Unai Simon, kiper Timnas Spanyol yang sebelumnya meraih penghargaan Golden Gloves sebagai penjaga gawang terbaik turnamen.
Pilihan tersebut menunjukkan besarnya apresiasi para penggemar terhadap performa Vozinha selama kompetisi berlangsung.
Sepanjang Piala Dunia 2026, Vozinha menjadi sosok penting di balik perjalanan mengejutkan Cape Verde.
Salah satu penampilan terbaiknya terjadi pada laga pembuka ketika berhasil membantu timnya menahan imbang juara dunia Spanyol dengan skor 0-0.
Penampilan solid tersebut menjadi awal dari kiprah mengesankan Cape Verde di turnamen.
Antar Cape Verde Lolos ke Babak 32 Besar
Cape Verde kemudian melanjutkan kejutan dengan berhasil melangkah ke babak 32 besar.
Di fase gugur, mereka harus menghadapi Argentina. Meski akhirnya tersingkir, Cape Verde baru menyerah setelah pertandingan berlangsung hingga babak tambahan waktu.
Dalam laga tersebut, Vozinha kembali menjadi sorotan berkat sederet penyelamatan penting yang membuat Argentina kesulitan membongkar pertahanan Cape Verde.
Kehebatan Vozinha tidak hanya mendapat pengakuan di atas lapangan, tetapi juga berdampak besar terhadap popularitasnya di media sosial.
Kiper veteran tersebut menjadi pesepak bola dengan pertumbuhan jumlah pengikut terbesar selama Piala Dunia 2026.
Vozinha memperoleh tambahan sekitar 29 juta pengikut sepanjang turnamen. Sebelum tampil di Piala Dunia 2026, akun media sosialnya hanya memiliki sekitar 50 ribu pengikut.
Lonjakan tersebut menunjukkan besarnya perhatian publik dunia terhadap penampilan luar biasa yang ia tunjukkan bersama Cape Verde.
Usia 40 Tahun Jadi Inspirasi
Salah satu alasan mengapa Vozinha begitu dikagumi adalah usianya yang telah menginjak 40 tahun. Di saat banyak pemain telah memasuki masa akhir karier, ia justru mampu tampil di level tertinggi dan menjadi salah satu kiper terbaik sepanjang turnamen.
Performa gemilangnya menjadi bukti bahwa kerja keras, dedikasi, dan semangat pantang menyerah tidak selalu dibatasi oleh faktor usia.
Masuknya Vozinha ke dalam FIFA 11 menjadi penghargaan yang pantas atas perjalanan luar biasanya di Piala Dunia 2026. Meski Cape Verde gagal melangkah lebih jauh setelah tersingkir dari Argentina, kiprah Vozinha sukses mencuri perhatian dunia.
Dari penyelamatan-penyelamatan krusial di lapangan hingga lonjakan popularitas di media sosial, Piala Dunia 2026 menjadi momen yang mengubah perjalanan karier sang kiper veteran sekaligus mengukuhkan namanya sebagai salah satu kisah paling inspiratif dalam turnamen tersebut.


















