Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 24 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Dampak Gadget Berlebihan pada Anak, Waspadai Risikonya bagi Tumbuh Kembang 
Hype

Dampak Gadget Berlebihan pada Anak, Waspadai Risikonya bagi Tumbuh Kembang 

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: Juli 23, 2026 10:43 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Ilustrasi anak menggunakan gadget
Ilustrasi anak menggunakan gadget (Foto: unsplash Richard R)
SHARE

Hari Anak Nasional (HAN) menjadi momentum untuk mengingat pentingnya memastikan setiap anak Indonesia tumbuh dan berkembang secara optimal.

Daftar isi Konten
  • Waktu Ideal Penggunaan Gadget
  • Dampak Kecanduan Gadget pada Anak
  • Tips Mengurangi Dampak Penggunaan Gadget

Namun, di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, penggunaan gadget pada anak usia dini semakin meningkat dan perlu mendapat perhatian.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Profil Anak Usia Dini 2022 menunjukkan bahwa 33,44% anak usia dini di Indonesia telah menggunakan telepon seluler (HP)/gadget, sementara 24,96% di antaranya telah mengakses internet.

Baca juga:
Sering Diabaikan, Padahal Validasi Perasaan Penting untuk Tumbuh Kembang Anak Setiap tanggal 23 Juli, Indonesia memperingati Hari Anak Nasional (HAN) sebagai momentum…
Miris! 5,9 Juta Anak Indonesia Sudah Merokok, IDAI Desak Pemerintah… Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum untuk menyoroti darurat perokok…
Kasus Bayi Hipotermia di Gunung Ungaran, Ahli Soroti Kelalaian Orang… Ahli kesehatan masyarakat, Dicky Budiman menyoroti bayi 1,5 tahun yang mengalami hipotermia…
  • Sering Diabaikan, Padahal Validasi Perasaan Penting untuk Tumbuh Kembang Anak
  • Miris! 5,9 Juta Anak Indonesia Sudah Merokok, IDAI Desak Pemerintah Bertindak
  • Kasus Bayi Hipotermia di Gunung Ungaran, Ahli Soroti Kelalaian Orang Tua

Angka tersebut menunjukkan bahwa perangkat digital kini semakin akrab dengan kehidupan anak-anak. Meski gadget dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan hiburan, penggunaannya yang berlebihan berisiko mengganggu tumbuh kembang anak.

Waktu Ideal Penggunaan Gadget

Melansir dari laman Halodoc (12 Agustus 2019), penelitian yang dipublikasikan dalam Humanistic Network for Science and Technology (2018) menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan gadget dengan gangguan kesehatan mata.

HAN 2026: Menteri PPPA Minta Orang Tua Gak Jadikan Gawai “Pengasuh” Anak

Untuk membantu mengurangi keluhan tersebut, American Academy of Ophthalmology (AAO) merekomendasikan penerapan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek yang berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.

Sebaliknya, apabila anak tetap menggunakan gadget dalam waktu yang lama tanpa istirahat, keluhan seperti mata lelah, mata kering, penglihatan kabur, hingga sakit kepala dapat semakin sering muncul dan berpotensi memengaruhi kesehatan mata dalam jangka panjang.

Dampak Kecanduan Gadget pada Anak

Kecanduan gadget dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap tumbuh kembang anak, antara lain:

  • Gangguan kesehatan fisik, seperti mata lelah, gangguan tidur, sakit kepala, obesitas, dan masalah postur tubuh akibat terlalu lama menatap layar.
  • Gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan, stres, perubahan suasana hati, hingga meningkatnya risiko depresi.
  • Menurunnya kemampuan bersosialisasi, karena anak lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget dibandingkan berinteraksi dengan keluarga atau teman sebaya.
  • Penurunan prestasi akademik, seperti sulit berkonsentrasi, mudah terdistraksi, berkurangnya motivasi belajar, dan menurunnya hasil belajar.
  • Gangguan perhatian dan hiperaktivitas, berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam Journal of Abnormal Psychology, anak dengan durasi penggunaan gadget yang lebih tinggi cenderung memiliki masalah perhatian dan gejala hiperaktivitas yang lebih besar.

Berbagai dampak tersebut menunjukkan bahwa penggunaan gadget pada anak perlu diawasi dan dibatasi agar tidak mengganggu kesehatan maupun tumbuh kembangnya.

Tips Mengurangi Dampak Penggunaan Gadget

Untuk mengurangi dampak paparan cahaya dari layar gadget, langkah sederhana yang dapat dilakukan bagi orang tua adalah mengurangi tingkat kecerahan layar agar mata tidak bekerja terlalu keras saat melihat layar dalam waktu lama.

Selain itu, biasakan anak untuk sering berkedip saat menggunakan gadget. Menatap layar terlalu lama dapat membuat frekuensi berkedip berkurang secara alami sehingga mata menjadi lebih kering. Berkedip membantu menjaga kelembapan mata.

Pengaturan tampilan layar juga dapat membantu meningkatkan kenyamanan mata. Misalnya, menggunakan latar belakang atau mode berwarna abu-abu maupun mode gelap (dark mode) pada kondisi tertentu dapat membuat mata terasa lebih nyaman.

Di era digital, gadget memang dapat menjadi sarana belajar dan hiburan yang bermanfaat, tetapi penggunaannya tetap memerlukan batasan dan pendampingan dari orang tua. Dengan begitu, anak dapat memanfaatkan teknologi secara sehat tanpa mengorbankan kesehatan, perkembangan, dan masa depannya.

Tag:Bahaya Gadget Pada AnakDampak GadgetKecanduan GadgetKesehatan AnakTumbuh Kembang Anak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
MBG Disorot! Pergantian Bos BGN Disebut Tak Cukup, Ada Masalah Besar yang Belum Beres
By Natania Longdong
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjawab pertanyaan wartawan usai rapat internal di Kantor BGN, Jakarta,
1
IHSG Hari Ini Loyo ke 6.237, Beda Nasib dari Bursa Asia
By Anisa Aulia
Pekerja membersihkan lantai di depan layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (28/6/2024).
2
Viral Dugaan Istri Menteri PU Naik Helikopter, Segini Tarif Sewa Wisata Udara di Indonesia
By Syifa Fauziah
Ilustrasi helikopter wisata.
3
Dear DPR dan Prabowo! Status Quo Revisi UU Pemilu Lebih Berbahaya, Jangan Ulangi Kesalahan
By Hardani Triyoga
Warga menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak di TPS 23 Talao Mundam, Padang Pariaman, Sumatera Barat. (ANTARA FOTO/Fitra Yogi).
4
Penunjukan Sudaryono Jadi Pertaruhan Prabowo dan Nasib Program MBG
By Rahmat Tunny
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono.
5

BERITA LAINNYA

Permainan congklak
Hype

Lima Permainan Tradisional Indonesia Baik untuk Perkembangan Anak

Bermain merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang anak. Melalui aktivitas bermain,…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
12 jam lalu
Sejumlah anak merakit purwarupa robot berjalan pada acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di kawasan Tugu Sirih, Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Hype

Sering Diabaikan, Padahal Validasi Perasaan Penting untuk Tumbuh Kembang Anak

Setiap tanggal 23 Juli, Indonesia memperingati Hari Anak Nasional (HAN) sebagai momentum…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
12 jam lalu
Ilustrasi Fenomena bediding
Hype

Malam Terasa Makin Dingin? Fenomena Bediding Bukan Dampak Perubahan Iklim, Ini Penjelasan Pakar

Belakangan ini banyak orang mengeluhkan suhu udara pada malam hingga pagi hari…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
Siswa Taman kanak-kanak saat bermain
Hype

Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Ajak Anak Lebih Banyak Bermain dan Batasi Penggunaan Gawai

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
17 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up