Siapa orang terkaya di Indonesia saat ini? Kalau mengacu pada data Real-Time Billionaires milik Forbes per Juli 2026, posisi puncak ini masih ditempati pengusaha batu bara Low Tuck Kwong dengan total kekayaan US$16,8 miliar atau setara dengan Rp302,4 triliun (1 US$ = Rp18.000).
Low Tuck Kwong adalah miliarder dan pengusaha besar Indonesia yang dikenal sebagai pendiri sekaligus pemegang saham mayoritas perusahaan pertambangan batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Karena bisnisnya menggurita, Low Tuck Kwong sering dijuluki sebagai “Raja Batu Bara” di Indonesia.
Tak hanya Low Tuck Kwong, sederet konglomerat Indonesia lainnya juga mengantongi kekayaan fantastis yang nilainya bahkan tembus di angka ratusan triliun rupiah.
Sumber kekayaan para miliarder ini pun beragam, mulai dari batu bara, petrokimia, perbankan, hingga industri pusat data atau data center yang tengah berkembang pesat seiring meningkatnya kebutuhan layanan digital dan AI.
Daftar terbaru Forbes juga menunjukkan bahwa sektor sumber daya alam masih menjadi penyumbang terbesar kekayaan para miliarder Indonesia. Namun, munculnya nama-nama dari industri teknologi menandakan adanya perubahan di lanskap bisnis nasional.
Lantas, siapa saja yang masuk dalam daftar 10 orang terkaya di Indonesia versi Forbes per Juli 2026? Berikut daftarnya:
- Low Tuck Kwong – dengan total kekayaan US$16,8 miliar (Rp302,4 triliun)
- Prajogo Pangestu – dengan total kekayaan US$16 miliar (Rp288 triliun)
- R. Budi Hartono – dengan total kekayaan US$15,6 miliar (Rp280,8 triliun)
- Anthoni Salim – dengan total kekayaan US$10,6 miliar (Rp190,8 triliun)
- Tahir and Family – dengan total kekayaan US$9 miliar (Rp162 triliun)
- Sri Prakash Lohia – dengan total kekayaan US$8,4 miliar (Rp151,2 triliun)
- Otto Toto Sugiri – dengan total kekayaan US$7,8 miliar (Rp140,4 triliun)
- Marina Budiman – dengan total kekayaan US$5,6 miliar (Rp100,8 triliun)
- Lim Hariyanto Wijaya Sarwono – dengan total kekayaan US$4,3 miliar (Rp77,4 triliun)
- Theodore Rachmat – dengan total kekayaan US$4,3 miliar (Rp77,4 triliun)
Daftar ini memperlihatkan pengusaha dari sektor batu bara, energi, petrokimia, dan perbankan masih mendominasi jajaran orang terkaya di Indonesia.
Tapi masuknya pelaku usaha dari industri data center menunjukkan semakin besarnya peran ekonomi digital dalam menciptakan nilai bisnis di Tanah Air.
























