Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 27 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Larung Kepala Kerbau di Pesisir: Menyelami Tradisi Sedekah Laut, Ritual Para Nelayan Jawa
Cari Tahu

Larung Kepala Kerbau di Pesisir: Menyelami Tradisi Sedekah Laut, Ritual Para Nelayan Jawa

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
Last updated: Juli 26, 2026 6:45 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 jam lalu
Share
Proses pelarungan sedekah laut di Cilacap.
Proses pelarungan sedekah laut di Cilacap. (Laman YouTube Sentot Brekel)
SHARE

Indonesia dikenal sebagai negara maritim yang memiliki kekayaan budaya pesisir yang beragam. Salah satu tradisi yang masih lestari hingga kini adalah sedekah laut.

Daftar isi Konten
  • Sejarah Tradisi
  • Labuh Saji
  • Sesajen

Tradisi ini diwariskan secara turun-temurun dan masih rutin diselenggarakan di berbagai daerah, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga beberapa wilayah pesisir lain. Meski tata cara pelaksanaan dapat berbeda di setiap daerah, sedekah laut tetap memiliki makna yang sama yakni mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya.

Merangkum dari berbagai sumber yang dikutip pada Minggu, 26 Juli 2026, berikut fakta-fakta terkait sedekah laut, tradisi yang masih dilestarikan hingga hari ini.

Baca juga:
Bukan Cuma Hunian Megah, Ini Rahasia Filosofi Rumah Joglo dan… Rumah Joglo merupakan salah satu rumah adat khas Jawa. Lebih dari sekadar…
Bentrokan Berdarah Adonara, Pigai Kerahkan Tim HAM dan Soroti Penyelesaian… Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengerahkan jajaran Kantor Wilayah Kementerian…
Fakta Festival Tabuik Pariaman, Tradisi Warisan 2 Abad yang Selalu… Setiap memasuki bulan Muharram, Kota Pariaman, Sumatra Barat, selalu dipenuhi ribuan orang…
  • Bukan Cuma Hunian Megah, Ini Rahasia Filosofi Rumah Joglo dan Konsep Manunggaling…
  • Bentrokan Berdarah Adonara, Pigai Kerahkan Tim HAM dan Soroti Penyelesaian Jalur Adat
  • Fakta Festival Tabuik Pariaman, Tradisi Warisan 2 Abad yang Selalu Dinanti Saat…

Sejarah Tradisi

Sedekah laut merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, sebagai bentuk rasa syukur atas hasil laut yang diperoleh. Tradisi ini umumnya diselenggarakan satu kali setiap tahun dan telah mendarah daging.

Karena sedekah laut tidak hanya terselenggara di satu daerah, waktu pelaksanaan pun berbeda di setiap daerah. Ada yang menggelarnya berdasarkan penanggalan Jawa, seperti bulan Suro atau Muharam, ada pula yang menyesuaikannya dengan kalender Masehi, Hari Nelayan, atau tradisi lokal.

Labuh Saji

Labuh saji berasal dari kata labuh yang berarti menjatuhkan atau melarungkan sesuatu ke laut. Dalam tradisi ini, sesaji, kepala kerbau, dan uang koin dilarungkan ke tengah laut sebagai bagian dari ritual yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Upacara ini dipimpin oleh sesepuh atau tokoh adat setempat. Sebelum pelarungan dilakukan, seorang putri nelayan diarak menggunakan kereta kuda menuju bibir pantai. Selanjutnya, putri tersebut bersama para dayang menaiki kapal utama yang kemudian berlayar ke tengah laut, diiringi oleh puluhan perahu nelayan lainnya.

Sesajen

Isi sesaji dalam tradisi sedekah laut tidak selalu sama karena bergantung pada adat dan kepercayaan masyarakat setempat. Namun, secara umum sesaji berisi hasil bumi, makanan, dan benda-benda yang melambangkan rasa syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan.

Di beberapa daerah, terutama di pesisir Jawa, sesaji juga dilarungkan ke laut sebagai bagian dari prosesi adat. Beberapa isi sesaji yang umum dijumpai antara lain:

  • Tumpeng lengkap dengan lauk-pauk sebagai simbol rasa syukur dan harapan untuk kemakmuran;
  • Kepala kerbau atau kepala kambing, yang di beberapa daerah menjadi sesaji utama dan dilarungkan ke laut;
  • Hasil bumi, seperti padi, jagung, kelapa, pisang, singkong, dan aneka buah-buahan sebagai lambang kesuburan;
  • Hasil laut, misalnya ikan, udang, atau hasil tangkapan nelayan sebagai simbol mata pencaharian masyarakat pesisir;
  • Jajanan pasar, seperti apem, jenang, wajik, lemper, dan kue tradisional lain;
  • Bunga setaman, yang biasanya terdiri atas mawar, melati, kenanga, dan kantil;
  • Daun sirih dan buah pinang, yang dalam tradisi Jawa sering digunakan sebagai pelengkap sesaji;
  • Air kendi atau air suci, sebagai lambang kesucian dan kehidupan;
  • Uang logam, yang di beberapa daerah ikut dilarungkan ke laut;
  • Kemenyan atau dupa, yang dalam sebagian tradisi digunakan saat doa adat berlangsung.

Bagi banyak komunitas saat ini, sesaji dipandang sebagai bagian dari warisan budaya dan simbol rasa syukur, bukan semata-mata praktik keagamaan. Sementara itu, komunitas lain masih mempertahankan makna spiritual sesuai tradisi.

Identitas Pesisir

Tradisi sedekah laut tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga mengandung nilai sosial dan spiritual. Semangat gotong royong terlihat dari keterlibatan masyarakat dalam mempersiapkan dan menyukseskan seluruh rangkaian acara.

Selain itu, tradisi ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antarwarga, melestarikan seni dan budaya daerah, serta menjaga identitas masyarakat pesisir. Melalui penyelenggaraan sedekah laut setiap tahun, masyarakat turut mewariskan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda

Tradisi sedekah laut menjadi bukti bahwa warisan budaya Indonesia masih terus hidup dan dijaga oleh masyarakat hingga saat ini. Di balik setiap prosesi yang dijalankan, tradisi ini tidak hanya mencerminkan rasa syukur tetapi juga mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, serta penghormatan terhadap alam sebagai sumber kehidupan.

Baca juga:
Rencana Tarif Baru B50 Nelayan: Kapal Kecil Rp6.800 per Liter,… Pemerintah memberlakukan dualisme harga untuk bahan bakar B50 bagi sektor perikanan. Nelayan…
Yogyakarta Diguyur Udara Dingin Saat Kemarau, Ternyata Ini Penyebab Fenomena… Fenomena bediding kembali dirasakan warga Yogyakarta dalam beberapa pekan terakhir. Suhu udara…
Soal BBM Harga Khusus untuk Nelayan 30GT+, Airlangga Pastikan Usai… Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto akan melapor ke Presiden Prabowo Subianto…
  • Rencana Tarif Baru B50 Nelayan: Kapal Kecil Rp6.800 per Liter, Subsidi Bukan…
  • Yogyakarta Diguyur Udara Dingin Saat Kemarau, Ternyata Ini Penyebab Fenomena Bediding
  • Soal BBM Harga Khusus untuk Nelayan 30GT+, Airlangga Pastikan Usai Lapor Prabowo
Tag:adatbudayaJawalautNelayanPesisirRitualSedekah LautTradisi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Rumor Badai Demo Agustus 2026: Perut Rakyat Masih Kenyang, Kepuasan Publik Jadi ‘Benteng’ Stabilitas Prabowo
By Rahmat Tunny
Demo di depan gedung DPR
1
Kisruh ‘Londo Ireng’, YLBHI Sentil Balik: Listrik Istana Dibayar Rakyat
By Adi Briantika
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
2
PPI Ingatkan Gibran Soal Pilpres 2029: Relawan Percuma Tanpa Perahu Partai
By Rahmat Tunny
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyapa pasien saat mengunjungi RSUD Raden Mattaher, Jambi, Kamis (16/7/2026).
3
Akbar Faizal Kritik Pedas: Kejagung Bikin Cemas, Perlakukan Febrie bak “Anak Emas”?
By Rahmat Tunny
Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
4
Cap ‘Londo Ireng’ Prabowo, YLBHI: Ciri Otoriter dan Fasis!
By Adi Briantika
Presiden Prabowo Subianto menyapa kader PKB saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi rumah Joglo di lereng gunung.
Cari Tahu

Bukan Cuma Hunian Megah, Ini Rahasia Filosofi Rumah Joglo dan Konsep Manunggaling Kawula Gusti

Rumah Joglo merupakan salah satu rumah adat khas Jawa. Lebih dari sekadar…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
13 jam lalu
Kebun Binatang Surabaya
Cari Tahu

Belum Banyak yang Tahu! Sejarah Kebun Binatang Surabaya, Ternyata Sudah Berdiri Lebih dari 100 Tahun

Kalau ngomongin wisata yang ramah anak, kebun binatang pasti masuk dalam daftar…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Kacamata
Cari Tahu

Jangan Sampai Keliru! Ini Perbedaan Mata Minus, Plus, dan Silinder

Mata minus, plus, dan silinder merupakan gangguan refraksi mata yang cukup umum…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Sosok geisha Jepang
Cari Tahu

Sering Disalahartikan Sebagai Wanita Penghibur, Ini Fakta Sebenarnya tentang Geisha Jepang 

Wanita dengan riasan wajah putih, kimono yang anggun, dan tata rambut khas,…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
5 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up