Pernah nggak sih ngerasa jerawatmu punya “tempat nongkrong” favorit? Bulan ini muncul di dagu, minggu depan pindah ke pipi, terus giliran dahi yang diserang. Rasanya kayak mereka udah punya jadwal sendiri.
Banyak orang percaya kalau letak jerawat bisa ngasih petunjuk soal penyebabnya. Walaupun letak jerawat nggak bisa dipakai buat mendiagnosis kondisi kesehatan secara pasti, lokasi munculnya jerawat memang bisa memberi clue tentang kebiasaan atau faktor yang memicunya.
Yuk, kenali satu-satu!
Jerawat di Dahi
Kalau jerawat sering muncul di dahi, penyebabnya bisa jadi karena produksi minyak berlebih. Area dahi memang termasuk bagian wajah yang lebih berminyak, jadi pori-porinya lebih gampang tersumbat.
Selain itu, poni, topi, helm, atau produk rambut seperti pomade dan hair spray juga bisa jadi penyebab kalau sering mengenai kulit wajah.
Tips: Rajin keramas, hindari produk rambut yang terlalu berminyak, dan jangan lupa bersihin wajah setelah banyak berkeringat.
Jerawat di Pipi
Jerawat di pipi sering dikaitkan dengan benda-benda yang nempel ke wajah setiap hari.
Misalnya layar HP yang jarang dibersihkan, sarung bantal yang sudah lama nggak diganti, atau kebiasaan menopang pipi pakai tangan.
Bakteri dan kotoran dari benda-benda itu bisa berpindah ke kulit dan memicu jerawat.
Tips: Bersihkan layar HP secara rutin, ganti sarung bantal minimal seminggu sekali, dan usahakan jangan sering pegang-pegang wajah.
Jerawat di Dagu dan Rahang
Nah, kalau jerawat langganan muncul di dagu atau sepanjang rahang, ini sering berhubungan dengan perubahan hormon.
Makanya banyak orang mengalami breakout menjelang menstruasi atau saat tubuh sedang mengalami perubahan hormon lainnya.
Menurut American Academy of Dermatology (AAD), jerawat hormonal memang lebih sering muncul di area dagu dan rahang, terutama pada remaja dan orang dewasa muda.
Tips: Tetap jaga skincare routine, tidur yang cukup, dan kalau jerawatnya parah atau terus muncul, jangan ragu konsultasi ke dokter kulit.
Jerawat di Hidung
Area hidung punya banyak kelenjar minyak. Nggak heran kalau pori-pori di sini lebih mudah tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati.
Selain jerawat, area hidung juga sering jadi tempat munculnya komedo.
Tips: Gunakan pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit dan jangan terlalu sering memencet komedo karena bisa bikin iritasi.
Kenali Kulitmu, Jangan Asal Ikut Tren
Kalau jerawatmu muncul sesekali, mungkin cukup diatasi dengan skincare yang sesuai dan kebiasaan hidup yang lebih sehat.
Tapi kalau jerawat terasa nyeri, jumlahnya banyak, atau nggak kunjung membaik, sebaiknya periksa ke dokter kulit supaya penyebabnya bisa diketahui dengan lebih jelas.
Ingat, nggak semua jerawat harus dilawan pakai skincare yang lagi viral. Kadang yang dibutuhkan justru tidur cukup, rajin ganti sarung bantal, dan berhenti pegang-pegang muka tiap lima menit.
Karena kulit yang sehat bukan soal punya rutinitas skincare 10 langkah, tapi soal konsisten merawatnya setiap hari.
Jangan lupa share artikel ini ke teman yang masih suka bingung kenapa jerawatnya selalu muncul di tempat yang sama. Dan pastinya, follow Instagram @sefruitmedia buat informasi seputar beauty, lifestyle, dan kesehatan yang fun, santai, dan pastinya relate banget!










